Prabowo: Tukang Pijit Saya Sekarang Jadi Menteri

Reporter : Razdkanya Ramadhanty
Selasa, 4 Agustus 2020 14:01
Prabowo: Tukang Pijit Saya Sekarang Jadi Menteri
Siapa yang dimaksud Prabowo?

Dream - Banyak kisah menarik antara Menteri Pertahanan, Prabowo Subianto dengan Menteri Kelautan dan Perikanan, Edhy Prabowo. Kedua pejabat tinggi negara ini memang diketahui sudah dekat sejak dahulu.

Kisah inspiratif antara keduanya dibeberkan oleh ajudan Prabowo, Rizky Irmansyah melalui akun Instagram pribadinya @rizky_irmansyah pada Senin, 3 Agustus 2020.

Rizky dalam unggahan Instagramnya menceritakan bagaimana Prabowo sangat kagum dengan sosok Edhy. Sebab Edhy sangat merupakan pekerja keras sejak dulu hingga sekarang tanpa ada perubahan.

" Siapa yang menyangka dulu dia adalah ajudan saya, supir saya, tukang pijit saya, tukang masak saya, tukang cuci baju saya, tukang bersih-bersih rumah saya, dan mengerjakan seluruh pekerjaan rumah tangga. Tapi saat ini ia duduk sejajar dengan jabatan yang sama dengan saya, sama-sama sebagai menteri," tulis Rizky mengutip pernyataan Menteri Pertahanan, Selasa 4 Juli 2020.

1 dari 6 halaman

Kamu Bisa Seperti Beliau

Edhy Prabowo dan Prabowo Subianto© Instagram @rizky_ilhamsyah

Prabowo juga berpesan pada Rizky untuk belajar dari Edhy. Sebab Edhy mampu bersaing melawan penderitaan hingga ditempa keadaan yang sulit. Rizky juga diminta Prabowo menjadikan nilai-nilai yang dipegang Edhy sebagai pedoman hidup sejak dini.

" Suatu saat kamu bisa seperti beliau. Semua tergantung pada apa yang kamu lakukan hari ini," katanya.

2 dari 6 halaman

Selalu Tumbuh Walaupun Ditebang

Dari ucapan Prabowo tersebut, ia melihat raut bahagia seorang guru yang berhasil mendidik dan menempa anak buahnya hingga terbentuk. Itu dianggap sebagai ukuran sukses yang sebenarnya.

" Kita menanam dan merawat sebuah benih, hingga ia tumbuh kokoh memberi keteduhan kepada sesamanya, tidak patah walau diterpa angin dan akan selalu tumbuh walaupun ditebang," ujar Rizky.

 

3 dari 6 halaman
4 dari 6 halaman

Ajudan Ungkap Ucapan Prabowo Sakti: 'Hati-Hati dengan Mulut Saya'

Dream - Prabowo Subianto memang menjadi sosok yang selalu menarik untuk dibahas. Tak hanya di panggung politik, kiprahnya sebagai tentara juga banyak mencuri perhatian.

Seperti diungkapkan oleh sang ajudan melalui akun Instagram @rizky_irmansyah, yang menceritakan bahwa perkataan Menteri Pertahanan itu kerap kali menjadi kenyataan.

Sang ajudan mengatakan bahwa Prabowo kerap berpesan agar anak buahnya berhati-hati pada ucapan mangtan Danjen Kopassus tersebut.

Lewat unggahan Instagram itu, Rizky Irmansyah berkisah tentang pengalamannya ketika bersama Prabowo pada saat operasi pembebasan sandera di Papua pada 1996.

Berikut kisahnya:

5 dari 6 halaman

Awal Kisah

" Hati hati sama mulut saya"

Ya, itu adalah kalimat yang seringkali saya dengar dan sering kali juga terbukti kepada hal-hal yang diucap oleh Pak Prabowo.

Pernah pada sekitar tahun 1996 yang pada saat itu Brigjen Prabowo Subianto sebagai Danjen Kopassus memimpin langsung operasi pembebasan sandera di Mapenduma - Papua, dari 26 sandera 7 orang diantaranya adalah warga negara asing.

Pada saat itu ada dua helikopter yang disiapkan utk mengangkut prajurit Kopassus.

Prabowo© Merdeka.com

Helikopter pertama berisi beberapa personel kopasus yang dua di antaranya adalah Kapten Teguh Arief dan Lettu Rudy Adolf Parengkuan.

Helikopter ke dua berisi Danjen Kopassus Brigjen Prabowo Subianto beserta pasukan pemukul Kopassus.

Ketika dua helikopter tersebut sedang bersiap untuk lepas landas, tiba-tiba Brigjen Prabowo Subianto memanggil dua personel yang ada di helikopter pertama, Kapten Teguh Arief diperintahkan untuk tidak ikut pada heli tersebut dan diminta standby sebagai perwira lapangan, lalu Lettu Rudy Parengkuan diperintahkan untuk ikut di helikopter ke dua bersama Danjen Kopasus dan pasukan pemukul

6 dari 6 halaman

Siapkan Dua Helikopter

Setelah dua helikopter lepas landas, beberapa saat kemudian helikopter pertama jatuh, seluruh penumpang dan pilot tewas.

Bayangkan, jika Brigjen Prabowo Subianto tidak memerintahkan Kapten Teguh Arif dan Lettu Rudy untuk turun dari helikopter, maka dadapt saya katakan bahwa mungkin saja mereka bisa menjadi korban. Saat ini Kapten Teguh Arief berpangkat Mayor Jendral dan berdinas sebagai Asintel Kasad. Kemudian Lettu Rudy Parengkuan saat ini sudah purnawirawan berpangkat mayor yang saat ini masih setia mengabdi kepada Pak Prabowo Subianto.

Sama ketika saya sedang memasangkan Pin Menteri di baju Pak Prabowo, beliau berucap (lagi) kepada saya sambil tersenyum dan mengatakan: “ Calon pemimpin di masa yang akan datang, asal kamu belajar dengan giat, patuh pada pimpinan dan terus mengembangkan diri,” ucap Pak Prabowo kepada saya.

Tampaknya, saya juga harus hati-hati dengan ucapan Pak Prabowo, karena hampir setiap ucap Pak Prabowo itu terjadi. Semoga diaminkan.

Beri Komentar