Astaga! Album Foto Perang Dunia II Terbuat dari Kulit Manusia

Reporter : Maulana Kautsar
Jumat, 6 Maret 2020 19:00
Astaga! Album Foto Perang Dunia II Terbuat dari Kulit Manusia
Sampul kulit tersebut diduga berasal dari seorang narapidana yang terbunuh di kamp konsentrasi Buchenwald, Jerman.

Dream - Holokaus yang terjadi saat Perang Dunia II menyisakan sejarah kelam kehidupan manusia. Menurut data, sebanyak lima juta orang tewas akibat pembunuhan sistematis oleh Nazi pimpinan Adolf Hitler.

Baru-baru ini, album foto, yang ditemukan dari toko barang antik di Polandia, menguak kekejian holokaus. Sampul buku tersebut menggunakan kulit manusia korban holokaus.

Menurut The Sun, temuan mengejutkan ini terjadi setelah pembeli memperhatikan sampul buku tesebut. Sampul tersebut punya tato, bulu manusia, dan berbau busuk.

Khawatir dengan benda itu, pembeli menyerahkan album foto dan buku catatan tersebut ke staf di Aushwitz Memorial Museum.

Para ahli yang menganalisis sampul dan ikatan album. Mereka menyimpulkan bahwa kemungkinan kulit itu berasal dari seorang narapidana yang terbunuh di kamp konsentrasi Buchenwald, Jerman.

Sampul dari kulit manusia juga ditemukan milik keluarga Bavaria yang menjalankan wisma di kota resor kesehatan selama perang. Sampul itu kemungkinan adalah hadiah dari seorang Nazi yang bekerja di kamp.

 Sambul album foto (Foto: Auschwitz.org)© Auschwitz.org

Sambul album foto (Foto: Auschwitz.org)

1 dari 4 halaman

Diduga Hadiah

Kepala Koleksi Museum Auschwitz, Elzbieta Cajzer, mengatakan, " Penelitian menunjukkan bahwa sangat mungkin bahwa kedua sampul, karena teknologi dan komposisi mereka, berasal dari bengkel penjilidan buku yang sama."

" Penggunaan kulit manusia sebagai bahan produksi secara langsung dikaitkan dengan sosok Ilse Koch, yang, bersama dengan suaminya, menuliskan namanya dalam sejarah sebagai pembunuh dari kamp di Buchenwald."

Analisis komparatif mengungkapkan kandungan kulit manusia dan itu dibuat selama Perang Dunia II.

Cajzer berkata, " Tentu saja, seperti yang dapat dengan mudah ditebak, sampulnya terbuat dari kulit manusia, yang berasal dari 'sumber daya' SS (Schutzstaffel)."

SS merupakan organisasi keamanan dan militer besar milik Partai Nazi Jerman.

2 dari 4 halaman

Dibeli Rp1 Juta, Ternyata Mesin Rongsok Langka Bekas Nazi

Dream – Sebuah mesin tik tua dijual di pasar loak seharga 100 euro atau sekitar Rp1,5 juta. Namun saat dilelang, mesin tik ini justru laku dengan harga 450 kali lipat dari harga belinya.

Dilansir laman BBC, Kamis 13 Juli 2017, manajer konsinyasi koleksi di pusat lelang Artmar, Christine Gavrilam, mengatakan mesin tik ini sebenarnya adalah sebuah mesin chipher alias mesin enskripsi sandi milik tentara Nazi. Mesin in bernama German Wehrmacht Enigma I.

Enigma ini digunakan untuk menerjemahkan dan mengirim kode rahasia kepada tentara Nazi selama Perang Dunia II. Mesin tersebut dibuat di Jerman dan kodenya dibuat dengan enskripsi elektromagetik.

Nah, mesin enskripsi ini pernah dibajak oleh seorang matematikawan bernama Alan Turing dan timnya di Taman Bletchley.

“ Seorang kolektor membelinya di pasar loak. Dia adalah seorang profesor kriptografi dan dia tahu baik ketika membeli mesin ini,” kata Gavrilam.

Dia mengatakan, Artmark melelang mesin ini secara online. Harga lelangnya dimulai dari 9 ribu poundsterling atau sekitar Rp154,77 juta. Tapi, mesin ini justru laku terjual seharga 45 ribu poundstering atau sekitar Rp486,17 juta.

[crosslink_1]

3 dari 4 halaman

Bunker Rahasia Nazi Ditemukan di Kutub Utara, Astaga Isinya...

Dream - Lebih dari tujuh dekade setelah ditinggalkan, bunker rahasia yang dibangun Adolf Hitler di Arktik akhirnya ditemukan oleh para ilmuwan Rusia.

Bunker bernama 'Schatzgraber' atau 'Treasure Hunter' itu diperkirakan dibangun pada 1942. Markas rahasia itu dibangun hanya setelah satu tahun Hitler menyerang Rusia.

Nazi Jerman, juga dikenal sebagai Third Reich, dilaporkan menggunakan kapal selam U-boat untuk mengevakuasi para ilmuwan setelah mereka makan daging beruang kutub yang terinfeksi.

Ada beberapa teori yang menjadi alasan bunker rahasia itu ditinggalkan oleh ilmuwan Hitler. Salah satu teori menyatakan, daging beruang kutub sudah terinfeksi dan kemudian menular ke anak buah Hitler yang bekerja di bunker.

Sementara teori lain mengatakan, seseorang telah sengaja meracuni daging beruang kutub untuk membunuh para ilmuwan.

 

4 dari 4 halaman

 Ilustrasi© Istimewa

Namun, dalam kenyataannya, daging beruang kutub tersebut mengandung parasit berbentuk cacing yang disebut trichinella yang menginfeksi para ilmuwan Nazi setelah mereka memakannya.

Sekarang, 70 tahun kemudian, tim ilmuwan Rusia menemukan bunker yang berisi penuh itu.

Apa saja barang-barang yang memenuhi bunker? Diketahui terdapat banyak peluru, sisa-sisa tenda, dan barang-barang pribadi yang sebagian besar ditandai dengan simbol swastika milik Nazi.

Bahkan sebuah dokumen kertas ditemukan tetap awet karena kondisi cuaca yang dingin dari Kutub Utara.

(Ism, Sumber: indiatimes.com)

Beri Komentar