Di Balik 8 Kali Reshuffle Kabinet Prabowo
Kepuasan Publik Setelah Dua Tahun Prabowo-Gibran
Jalan Ekonomi Hijau Indofood
Orang Pintar Juga Bisa Luput Melihat dan Memahami Hal Sepele, Ini Penjelasan Ilmiahnya
JK di NIU: Transisi Energi Hijau Tak Mudah, Butuh Koloborasi Pemerintah dan Dunia Usaha
Jarang Minum Air Putih Setelah Bangun Tidur? Ini 6 Dampaknya bagi Tubuh
Cara Menyiapkan Mental Sebelum Melakukan Downsizing atau Downgrading, Hal Apa yang Harus Jadi Prioritas?
5 Latihan Tanpa Beban yang Bisa Membantu Membentuk Otot Setelah Usia 50 Tahun
Ravi Rai (Youtube - Dilli Aajtak)
Dream - Kasus operasi aneh terjadi di rumah sakit Fortis di Shalimar Bagh, India, pada Rabu yang lalu. Seorang pemuda mengalami kecelakaan dan kaki kanannya patah. Tapi oleh dokter di rumah sakit itu, yang diperasi malah kaki kirinya.
Lah, kok bisa?
Itulah yang menimpa Ravi Rai. Kaki kanan pemuda 24 tahun tersebut patah setelah tergelincir dari tangga. Tapi di rumah sakit, malah kaki kirinya yang dioperasi oleh dokter. “ Dokter mengatakan perlu dilakukan operasi untuk membenarkan tulang,” tutur Ram Karan, ayah Ravi, sebagaimana dikutip Dream dari India Times.
Karena ingin anaknya sembuh, maka keluarga setuju dengan saran dokter. Tapi mereka ingin mengurus asuransi dulu agar seluruh biaya operasi ini ditanggung. Sambil menunggu asuransi, ternyata operasi dilakukan.
Celakanya, bukan kaki kanan yang dioperasi, para dokter justru menggarap kaki kiri Ravi yang tidak patah. Dan keluarga tak bisa mengerti dengan tindakan para dokter ini. “ Ini kasus kelalaian medis dan dokter harus dihukum setimpal,” tambah Ram Karan.
© Dream
Dia menambahkan, saat kaki kiri yang tidak patah dioperasi, Ravi berteriak kesakitan. Dan saat itulah, kara Ram Karan, dokter yang melakukan operasi kaki Ravi menyadari kesalahannya.
Setelah insiden ini, rumah sakit Fortis mengeluarkan pernyataan. Tim ahli dibentuk untuk mengusut kasus fatal ini. “ Laporan awal mereka menunjukkan bahwa kelalaian paling langka, tim operasi pasti mengabaikan prosedur,” demikian pernyataan manajemen rumah sakit itu.
Rumah sakit tersebut mengambil tindakan tegas. “ Karena tak ada toleransi bagi kami, dokter dan tim medis (5 orang) telah diberhentikan,” tambah pengumuman tersebut.
Ravi kemudian dipindah ke rumah sakit Max, yang juga berada di wilayah tersebut. Dia mendapat perawatan lebih lanjut, termasuk melepas skrup-skrup yang telah dipasang di kaki kirinya, yang tidak patah.
© Dream
Advertisement

Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?

4 Tanda Awal Penyakit Jantung pada Perempuan yang Sering Dianggap Sepele


Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia



Orang Pintar Juga Bisa Luput Melihat dan Memahami Hal Sepele, Ini Penjelasan Ilmiahnya