Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Ledakan Di Sarinah Yang Diduga Terkait ISIS.
Dream - Pimpinan ISIS untuk wilayah Indonesia di Suriah, Bahrum Naim, dikabarkan tewas usai serangan drone di Suriah.
" Bahrum Naim telah tewas karena serangan drone AS di Suriah sebelum Ramadan," kata seorang sumber keamanan kepada Channel News Asia, diakses Kamis, 5 Juli 2018.
Umat Muslim menjalankan bulan suci Ramadan sejak pertengahan Mei 2018.
Bahrum pernah dikabarkan tewas pada November tahun lalu. Tetapi, otoritas terkait tidak dapat memverifikasi kabar kematian itu.
Petugas keamanan percaya kematian Bahrum dapat melemahkan propaganda ISIS dan pendanaannya.
" Naim sangat berpengaruh. Dia mempengaruhi banyak orang untuk bergabung dengan ISIS. Dia mengajarkan orang-orang membuat bom melalui aplikasi Telegram," kata sumber tadi.

Bahrun Naim (Foto: liputan6.com)
" Dengan kematiannya, paling tidak, dapat mengurangi (laju) propaganda ISIS, perekrutan, tutorial pembuatan bom dan pendanaanya di Indonesia," ucap sumber tadi.
Bahrum dikenal dengan propaganda radikal melalui internet. Upaya Bahrum membuat banyak warga Indonesia bergabung dengan ISIS di Suriah.
Sosok Bahrum juga dikenal merekrut `pengantin` untuk bom bunuh diri. Dia turut menggalang dana untuk serangan teror, termasuk serangan bom di Sarinah, 2016 silam.
" Diperkirakan dia merekrut setidak 10 orang untuk merakit bom dan menjadi pelaku bom bunuh diri," ucap sumber tadi.
Bahrum ditempatkan dalam daftar orang-orang berbahaya oleh Dewan Keamanan Perserikatan Bangsa-Bangsa pada Juli 2017. Alasan PBB karena " Bahrum berpartisipasi dalam pembiayaan, perencanaan, memfasilitasi, mempersiapkan, atau melakukan tindakan teror atau kegiatan" untuk mendukung ISIS. (ism)
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya