Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Ilustrasi (Foto: Shutterstock)
Dream - Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) bekerjasama dengan United Nations Relief and Works Agency for Palestine Refugees in the Near East (UNRWA), untuk membantu meringankan beban masyarakat Palestina yang masih dijajah Israel.
Kerjasama itu ditandai dengan penandatanganan perjanjian kerjasama, yang disaksikan oleh Menteri Luar Negeri, Retno Marsudi.
Wakil Ketua Baznas, Zainulbahar Noor mengatakan, kerjasama ini akan berfokus pada pengungsi Palestina yang rentan dan akan berlangsung selama dua tahun.
" Baznas berkomitmen untuk membantu rakyat Palestina, seperti para pengungsi yang saat ini berada dalam perlindungan UNRWA. Jumlah pengungsi yang terdaftar sekitar lima juta jiwa tersebar di daerah Jordan, Lebanon, Suriah, Tepi Barat dan Jalur Gaza," kata Noor dalam keterangan tertulis yang diterima Dream, Selasa 16 Oktober 2018.
Dalam kurun waktu dua tahun itu, Baznas akan melakukan penggalangan dana di Indonesia untuk rakyat Palestina. Setiap enam bulan sekali dana yang terkumpul akan disalurkan ke UNRWA untuk dibagikan ke masyarakat Palestina.
" Bentuk dukungan dari Baznas terdiri dalam bentuk promosi kampanye di Indonesia," ucap dia.
Selain itu, BAZNAS juga memiliki berbagai program lain untuk mendukung kehidupan rakyat Palestina, melalui lembaga-lembaga lokal dan internasional dengan menyalurkan bantuan seperti kebutuhan pokok, bantuan pembangunan gedung sekolah dan perawatan medis.
Dream - Komitmen negara berkembang untuk kemerdekaan Palestina tak pernah surut. Sebagai perlawanan simbolis terhadap Amerika Serikat dan Israel, Kelompok 77 menunjuk Palestina sebagai pimpinan di Perserikat Bangsa-bangsa (PBB).
Komunitas Kelompok 77 dibentuk pada 1964 silam dengan tujuan mempromosikan ekonomi kolektif dan meningkatkan kapasitas negosiasi antar anggotanya. Saat ini, kelompok yang banyak dihuni negara berkembang itu telah memiliki anggota 135 negara.
Posisi kelompok ini di PBB memag tak biasa diabaikan. Ruang lingkup pembahasan agenda kolektif Kelompok 77 disebut mewakili total hampir 80 persne populasi dunia
Terpilihnya Palestina sebagai ketua kelompok untuk kepemimpinan 2019, oleh beberapa pengamat, disebut sebagai kemenangan diplomatik bagi Ramallah.
Duta Besar Palestina untuk PBB, Riyad Mansour, membenarkan kabar keputusan Kelompok 77 sebagai misi pemenuhan syarat untuk bergabung dengan badan-badan penting dunia, seperti Pengadilan Kriminal Internasional dan Unesco.
Rakyat Palestina menggunakan keanggotaan dari kedua lembaga itu untuk meningkatkan dukungan terhadap cita-cita kemerdekaan, menjadi medium untuk melaporkan keluhan tentang dugaan pelanggaran HAM oleh Israel, serta aksi advokasi untuk protes terhadap perluasan pemukiman di Tepi Barat.
" (AS dan Israel) masih menyangkal kami adalah sebuah negara," kata Mansour kepada The New York Times.
" Kami berjalan seperti sebuah negara. Kami berbicara seperti negara. Karena itu kami adalah sebuah negara berdaulat," lanjutnya percaya diri.
(Sah, Sumber: Independent. co.uk)
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya