Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?
Peserta Yang Masih Bertahan Itu Kini Segera Akan Menjalani Pemeriksanaan Medis (foto Ilustrasi)
Dream - Mencari Kehidupan baru planet Mars ternyata menyedot perhatian banyak orang. Terbukti pendaftar membludak sejak project Mars One ini pertama dibuka.
Mars One merupakan sebuah perusahaan asal Belanda yang berencana mengirimkan empat astronot ke Planet Merah pada 2023. Yang menarik, pendaftaran ini mendapat respon dari sejumlah negara dengan mayoritas penduduk muslim.
Mars One mengaku belum merinci lagi berapa banyak kaum muslim di dalam peserta yang lolos pada putaran ke dua. Kami selalu berharap umat Islam ikut ambil bagian dari misi ini. " Dalam misi ini harus ada Ibn Battuta baru, salah satu penjelajah muslim asal Maroko," tulis Mars One dalam situs resmi mereka.
Saat pendaftaran tahap pertama dibuka, tercatat 200 ribu orang melamar. Termasuk diantaranya 500 penduduk Uni Emirat Arab (UAE) yang sebagian besar muslim. Setelah melalui saringan, peserta tersisa 1058 orang saja. Dengan rincian; 586 laki-laki dan 472 perempuan. Dilihat dari asal negara, 297 warga AS, Kanada (75), India (62), Rusia (52) dan sisanya beberapa negara lain.
Dari sisi pendidikan, 347 orang jebolan sarjana, 159 master, 29 diantaranya bergelar MD (doktor kesehatan). Sedangkan sebagian besar, 813 orang sudah memiliki pekerjaan dan 164 diantaranya masih menjalani menjalani studi. Sebagain besar pemohon berumur di bawah 36.
Menurut Kepala Medis Mars One, Norbert Kraft, peserta yang masih bertahan itu kini segera akan menjalani pemeriksanaan medis dan menjalani simulasi ketat, kerja sama tim dan uji kemampuan fisik serta emosional.
Mars One akan mencampur para peserta dan akan menjalani pelatihan keterampilan hidup selama 8 bulan lebih ke depan.
(Sumber: Dailymail, Mashable)
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya

7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam