Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?
Anggota Pramuka Michigan Kampanyekan Hijab (Facebook)
Dream - Bagi orang Barat, hijab dianggap aneh. Busana muslimah ini bahkan dianggap sebagai simbol penindasan. Sebuah persepsi yang tentunya tidak mengenakkan.
Oleh sebab itulah sekelompok anggota pramuka di Michigan, Amerika Serikat, ingin mengubah pandangan itu. Merekalah kelompok pramuka 48050, kelompok pramuka putri yang diklaim terbesar di AS.
Kelompok pramuka yang terdiri dari 300 gadis muslim itu ingin mengadakan acara. Namun dengan menggunakan lencana-lencana pramuka yang mereka buat sendiri.
Pada akhirnya, kelompok yang diketuai Fatima Dahoui ini memutuskan menggelar walkathon atau berjalan maraton dengan tema " Berjalan dengan Kesederhanaan" .
Acara itu akan dilakukan pada pukul dua siang hingga lima sore pada hari Minggu 4 Mei mendatang. Bertempat di Pusat Pertunjukan Seni dan Komunitas Ford di Dearborn, Jalan 15801 Michigan.
" Kesederhanaan adalah sesuatu yang universal. Kami semua ingin mengekspresikan ini dengan cara berbeda," kata Dahoui seperti dikutip Dream dari pressandguide.com, Rabu 30 April 2014.
Dahoui mengatakan, gadis-gadis pramuka telah melihat video bagaimana muslimah lain menunjukkan kepada orang lain bagaimana cara mengenakan hijab untuk memberi pemahaman.
" Kemudian mereka berfikir bagaimana membuatnya selangkah lebih maju dan mengenakan hijab sambil mengenakan sepatu dan berjalan-jalan seharian?" kata dia.
Acara ini dipersiapkan kurang dalam tiga bulan. Jalan maraton, foto booth, pusat pemakaian hijab, pembacaan puisi, pembagian hadiah, dan minum limun bersama, akan menjadi rangkaian acara ini.
Masing-masing anggota pramuka yang masih berusia antara 14 hingga 15 tahun itu punya peran masing-masing untuk menyukseskan acara itu.
" Ini cara untuk memberikan rasa percaya diri dan prestasi kepada gadis-gadis itu. Tujuan utama acara ini adalah membuat orang-orang tidak takut terhadap hijab," ujar Dahoui.
Dengan cara itu, para anggota pramuka itu berharap orang-orang di sekitar acara akan berduyun-duyun datang melihat. Dan jika suka akan mencoba hijab yang mereka bawa.
" Saya kagum dengan kekompakan mereka, bekerja sebagai tim untuk merencanakan acara ini," ujar Dahoui.
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya

7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam