Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Bupati Banyuwangi Abdullah Azwar Anas Membuka Banyuwangi Ijen Green Run (Foto: Merdeka)
Dream - Sebanyak 550 peserta lomba Banyuwangi Ijen Green Run beradu lari untuk menjadi yang tercepat pada Minggu, 23 Juli 2017. Para peserta tak hanya berlomba menaklukkan lereng Gunung Ijen, mereka juga dapat menikmati keindahan pemandangannya.
Lomba lari yang diikuti oleh peserta dari dalam dan luar negeri. Peserta dari negeri manca berasal dari Jerman, Prancis, Denmark, Jepang, dan Kenya. Mereka sangat terkesan dengan keindahan alam Gunung Ijen.
" Saya sangat senang ikut lomba ini. Pemandangan alam Ijen sangat indah. Tidak hanya ikut kompetisi tapi saya ingin kembali melihat berbagai pepohonan, hewan dan menikmati udara di alam," kata peserta asal Denmark, Malene, yang pernah bekerja sebagai peneliti Gunung Ijen.
Sejumlah pelari trail profesional juga turut ambil bagian di kompetisi ini. Salah satunya adalah Ruth Threresia asal Bandung. Ruth merupakan pelari profesional yang merupakan pemenang Ijen Green Run tahun lalu.
Tahun ini, Ruth mengikuti lomba di lintasan 27 K. " Rute Ijen green run tahun lalu cenderung mudah untuk ditempuh. Kalau tahun ini, menurut saya elevasinya lebih menantang tapi tetap optimis akan menang lagi," kata Ruth, dikutip Dream dari Merdeka.com.
Bupati Banyuwangi, Abdullah Azwar Anas, saat membuka ajang Banyuwangi Ijen Green Run mengatakan lomba lari ini bukan hanya kompetisi olah raga.
" Even ini tidak hanya kompetisi olah raga, tapi juga sebuah even turisme di mana pelari bisa menikmati pemandangan alam Ijen yang indah di sepanjang lintasan. Selamat berlomba," kata Anas.
Banyuwangi Ijen Green Run 2017 ini dimulai dari rest area Jambu Desa Tamansari, Kecamatan Licin, Banyuwangi. Tahun ini terdapat tiga kategori lomba, lima kilometer, 15 kilometer, dan 27 kilometer.
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya