Limbah Makanan di Indonesia Sangat Tinggi, Pastikan Lakukan 5 Hal Ini di Rumah
Berhenti Makan Gula Bikin Pusing dan Mudah Marah? Ini Cara Meredakan Gejalanya
Mengapa Sulawesi Dikenal dengan Nama Celebes? Begini Asal-usul Nama yang Dipakai Bangsa Eropa
Kebiasaan Sederhana Ini Disebut Bisa Bikin Pernikahan Lebih Kuat, Tak Perlu ke Gym
IHSG Dibuka Menguat ke Level 5.940 di Tengah Aksi Hati-Hati Investor
8 Tanda Tubuh Kebanyakan Kafein, dari Jantung Berdebar hingga Sulit Tidur
Jalan Kaki Bisa Bantu Turunkan Berat Badan, Ini 5 Cara Membuatnya Lebih Efektif
Apa yang Masih Bisa Dilakukan Manusia yang Tak Bisa Dilakukan AI?
Rpoix, Bekas Penambang Yang Mampu Tiga Bahasa Asing (Foto: Merdeka.com)
Dream - Menjadi pramuwisata menuntut seseorang bisa berbahasa asing dengan baik. Kemampuan itu akan berguna untuk memandu para wisatawan asing yang berlibur ke suatu tempat.
Pentingnya menguasai bahasa asing disadari betul oleh Ropix, 40 tahun. Pria yang dulunya merupakan penambang belerang di Kawah Ijen, Banyuwangi, Jawa Timur ini menguasai tiga bahasa asing yaitu Inggris, Perancis, dan Spanyol.
Semua dia kuasai secara otodidak. Hanya bermodal kamus, dia berani menyapa para wisatawan asing dan kini kemampuannya dalam menguasai kosa kata mencapai 50 persen.
Yang paling keren yaitu ketika dia belajar Bahasa Perancis. Meski tahu Bahasa Perancis cukup sukar dikuasai, niat Ropix sudah bulat.
“ Saya memang berkemauan, sekalipun tahu bahasa Perancis itu sangat sukar”, ujar Ropix kepada Merdeka.com.
Kemampuan berbahasa asing seperti inilah yang diharapkan Bupati Banyuwangi Abdullah Azwar Anas. Saat berkunjung di Pesantren Gontor, Anas mengajak para santri berkolaborasi mengajari warga Banyuwangi berbahasa Asing.
" Gontor ini kan dikenal dengan kemampuan bahasa asingnya. Ini potensi bagus untuk bisa disinergikan dengan program Pemkab yang mengajarkan bahasa asing kepada masyarakat," kata Anas, beberapa waktu yang lalu.
Pengajaran bahasa Asing yang dilaksanakan di desa-desa, lanjut Anas, bisa dioptimalkan dengan memanfaatkan program pengabdian masyarakat para santri Gontor.
" Di Gontor itu kan ada praktik pengabdian yang turun langsung ke masyarakat, ini bisa dioptimalkan dengan memberikan pengajaran bahasa asing kepada pemuda-pemuda di desa," ucap dia. (ism)
Advertisement
Limbah Makanan di Indonesia Sangat Tinggi, Pastikan Lakukan 5 Hal Ini di Rumah

IHSG Dibuka Menguat ke Level 5.940 di Tengah Aksi Hati-Hati Investor


Pertamina dan MedcoEnergi Ambil 10% Hak Partisipasi Sumur Gas di Kaltim Milik Eni S.p.A

Dibuka Menguat ke Level 6.109,32, IHSG Bergerak di 2 Zona pada Awal Perdagangan


Sering Merasa Orang Lain Tidak Menyukai Anda? Bisa Jadi Ini Hanya ‘Liking Gap’

Jika Guru Digaji Lebih Layak, Apakah Kualitas Pendidikan Indonesia Akan Meningkat?

Sudah Tidur 8 Jam tapi Tetap Lelah? Bisa Jadi Anda Kekurangan 7 Jenis Istirahat Ini


Limbah Makanan di Indonesia Sangat Tinggi, Pastikan Lakukan 5 Hal Ini di Rumah

Berhenti Makan Gula Bikin Pusing dan Mudah Marah? Ini Cara Meredakan Gejalanya

Mengapa Sulawesi Dikenal dengan Nama Celebes? Begini Asal-usul Nama yang Dipakai Bangsa Eropa