Selasa, 20 Oktober 2026 Cari

Buruh Bongkar Muat Kapal Asing Diisolasi RSUD Dumai

Reporter : Maulana Kautsar
Kamis, 5 Maret 2020 10:01
Buruh Bongkar Muat Kapal Asing Diisolasi RSUD Dumai
Demam yang tak kunjung hilang menjadi alasan pemeriksaan.

Dream - Petugas Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kota Dumai, Provinsi Riau, mengisolasi seorang pekerja bongkar muat di kapal asing dan baru saja pulang dari Singapura.

Dinas Kesehatan Provinsi Riau sudah berkoordinasi dengan laboratorium untuk mengetahui pasien tadi positif atau negatif terjangkit virus.

Sekretaris Dinas Kesehatan Kota Dumai, dr Syaiful mengatakan, pasien itu melakukan bongkar muat di kapal asing Hongkong pada 26 Januari 2020.

Pada 12 Februari 2020, dia juga melakukan bongkar muat di kapal Filipina. Kapal ini pernah singgah di Singapura. 

Lalu pada 17 Februari 2020, dia kembali melakukan bongkar muat kapal Rusia yang juga kapal tersebut pernah ke Singapura.

" Sebagaimana diketahui, Singapura dan Hongkong merupakan negara terjangkit virus corona," kata Syaiful, Rabu, 4 Februari 2020.

 

1 dari 5 halaman

Demam yang Tak Kunjung Hilang

Pasien mulai mengalami demam tinggi dan berobat di klinik swasta di Kota Dumai pada 20 Februari 2020. Demam yang tak kunjung hilang membuat pasien kembali berobat di Puskesmas Jaya Mukti pada 26 Februari 2020.

" Saat menjalani perawatan di Puskesmas Jaya Mukti dia menceritakan kontak langsung dengan kru kapal asing. Puskesmas lalu melaporkan ke kami," kata dia.

Mengetahui hal itu, tim medis dari Dinas Kesehatan dan RSUD Dumai berkonsultasi dengan dokter spesialis paru-paru terkait penyakit yang dialami pasien tersebut pada 28 Februari hingga 2 Maret 2020.

Tim medis memutuskan menjemput pria tadi ke rumahnya untuk diisolasi pada 3 Maret 2020. Salah satu pertimbangan adalah demam tinggi yang dialami pasien tak kunjung turun.

" Tim menyatakan pasien sebagai suspect virus corona dan kami jemput ke rumahnya dengan ambulans khusus, saat ini dirawat di ruang isolasi RSUD Dumai," kata dia.

Sumber: Liputan6.com/M. Syukur

2 dari 5 halaman

Wahai Kepala Daerah, Informasi Soal Corona Satu Pintu Ya...

Dream - Kementerian Dalam Negeri meminta seluruh kepala daerah berkoordinasi dengan pemerintah pusat mengenai penyampaian penyebaran virus corona (Covid-19).

" Informasi terkait dengan novel corona virus dilakukan lewat pintu pusat informasi yang dipimpin oleh Kemenkes. Sistem satu pintu informasi ini untuk mencegah kesimpangsiuran informasi yang dapat muncul di masyarakat," kata Staf Khusus Menteri Dalam Negeri, Kastorius Sinaga, Rabu, 4 Maret 2020.

Kastorius mengatakan, Menteri Dalam Negeri, Tito Karnavian, meminta pemerintah daerah (pemda) bersama instansi vertikal di daerah melakukan upaya pencegahan.

" Mitigasi, dan kesiapsiagaan sesuai prosedur yang ditetapkan oleh Menteri Kesehatan," ucap dia.

Dia mengatakan, pemda diminta berkoordinasi dengan instansi terkait. " Dengan tetap menjaga iklim kondusif di daerah dan tetap melaporkan setiap perkembangan di daerah masing-masing atas virus corona secara cepat dan akurat," kata dia.

3 dari 5 halaman

Flu Biasa dan Virus Corona

Sebelumnya, Menteri Koordinator bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Menkopolhukam) Mahfud Md, mengatakan, informasi soal penanganan virus corona, Covid-19 yang terpusat di Kementerian Kesehatan. Dia meminta jangan sampai pemerintah daerah mendramitisir masalah.

" Diharapkan juga pemerintah jangan terlalu mendramatisir persoalan. Terutama pemerintah-pemerintah daerah itu. Ada sesuatu yang belum jelas, sudah konferensi pers Corona," kata Mahfud.

Dia mengatakan, seperti yang disampaikan Menteri Kesehatan Terawan Agus Putranto, bahwa flu biasa yang lebih banyak membunuh manusia. Bukan hanya virus corona.

Dia pun menuturkan, jangan ada pemerintah daerah mencari panggung akan hal ini.

" Oleh sebab itu masalah-masalah teknis penanganan sekarang. Jangan bicara sendiri-sendiri, termasuk saya. Saya hanya menyampaikan itu sudah terpusat, itu yang sifatnya politis bukan teknis penanganannya supaya berhati-hati memberi keterangan itu, jangan terkesan ingin mendramatisir, mencari panggung, jangan terkesan itu," ucap dia.

Sumber: Liputan6.com/Putu Merta Surya

4 dari 5 halaman

Foto dari Langit, Polusi Udara di China Turun Drastis Sejak Wabah Virus Corona

Dream - Badan Antariksa dan Penerbangan Amerika Serikat (NASA) membagikan citra udara di wilayah China pasca mewabahnya virus corona, Covid-19. Dari citra satelit terlihat penurunan drastis tingkat polusi di China.

NASA menunjukkan penurunan level nitrogen dioksida. Kondisi ini diduga terjadi karena aktivitas pabrik di China berhenti sementara waktu.

Sebagai perbandingan, NASA melihat foto satelit yang sama dua bulan pertama 2019 dengan periode yang sama di tahun 2020. NASA mencatat penurunan tingkat polusi udara bertepatan dengan pembatasan aktivitas transportasi dan kegiatan bisnis di saat masyarakat China banyak menjalani karantina.

" Ini adalah pertama kalinya saya melihat penurunan dramatis di area seluas itu untuk waktu tertentu," Fei Liu, seorang peneliti kualitas udara di Goddard Space Flight Center NASA, dilaporkan BBC.

Perbedaan kondisi udara di China

Perbedaan kondisi udara di China

Dia mengatakan, telah mengamati penurunan kadar nitrogen dioksida selama resesi ekonomi pada 2008. Tetapi, penurunan itu terjadi secara bertahap.

5 dari 5 halaman

Kondisi Berbeda

Citra satelit kualitas udara di China

Citra satelit kualitas udara di China

NASA mencatat, perayaan Tahun Baru Imlek pada akhir Januari dan awal Februari biasanya ditandai dengan peningkatan polusi udara. Tapi, kondisi tersebut tak berlaku di tahun ini.

" Tahun ini, tingkat pengurangan lebih signifikan daripada tahun-tahun terakhir dan itu telah berlangsung lebih lama," kata Liu.

" Saya tidak terkejut karena banyak kota di seluruh negeri telah mengambil tindakan untuk meminimalkan penyebaran virus," ucap dia.

Beri Komentar