Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Peristiwa Perampokan Di Berastagi, Sumatera Utara Terekam Kamera Keamanan (Foto: Instagram)
Dream - Aksi perampokan di depan sebuah rumah makan di Berastagi, Sumatera Utara, terekam kamera keamanan. Rekaman video tersebut diunggah akun Instagram @infosigap.
Dari keterangan yang dia bagikan, peristiwa perampokan tersebut terjadi pada Selasa, 3 Maret 2020 pukul 14.00 WIB.
Dilaporkan Radar Medan, perampokan itu sudah ditangani Polsekta Berastagi. Pelaku yang membawa lari mobil Toyota Ayla bernomor polisi BK1075SR sudah diamankan beberapa jam setelah aksi perampokan.
Kapolsekta Berastagi, Kompol Pawang Ternalem Sembiring mengatakan, pelaku diamankan di depan Bank Logo, Jalan Veteran, Berastagi.
" Pelaku ditangkap warga di perladangan kopi desa Gurisen, Kecamatan Barusjahe," ujar Pawang, Selasa, 3 Maret 2020.
View this post on Instagram03 maret 2020 - Perampokan mobil di kawasan wisata Berastagi depan salah satu rumah makan - Sumut.
Pelaku berinisial S, kata Pawang, sempat membawa pengemudi mobil, berinisial ES, warga Desa Gurukinayan. Pengendara mobil lain, Raksami berhasil lompat keluar mobil sebelum pelaku tancap gas.
ES sempat meminta pelaku menurunkannya. " Apapun mau kau ambil dari mobil dan tasku ini silakan, tapi tolong turunkan aku," kata ES.
ES mengatakan, pelaku tidak dapat mengendalikan mobil dan masuk ke kebun kopi di Desa Gurisen. Pelaku sempat berganti pakaian milik petani sambil berjalan menenteng ember.
Kamuflase aneh ini justru mendorong warga curiga. Warga menangkap dan memukuli pelaku. Pelaku kemudian dibawa ke Polsekta Berastagi.
Dream - Perampok bersenjata mencuri ratusan gulungan toilet pada Senin, 17 Februari 2020. Perampokan ini berbarengan dengan pembelian besar-besaran peralatan kebersihan karena kelangkaan saat wabah virus corona, Covid-19, menyebar.
Polisi mengatakan seorang sopir truk ditahan tiga orang pria di luar sebuah supermarket di Mong Kok, distrik kelas pekerja dengan sejarah " Triad" geng kejahatan terorganisir Hong Kong.
" Seorang pengantar barang diancam oleh tiga pria yang memegang pisau yang mengambil tisu toilet senilai lebih dari dollar Hong Kong 1.000 (Rp1,75 juta)," kata seorang juru bicara kepolisian.
Cuplikan dari Now TV menunjukkan simpatisan polisi berdiri di sekitar beberapa krat tisu toilet di luar supermarket Wellcome. Salah satu peti hanya setengah ditumpuk.
Warga Hong Kong bereaksi dengan campuran kebingungan dan kegembiraan terhadap pencurian tersebut.
Dilaporkan Channel News Asia, tisu toilet menjadi salah satu properti `panas` bisnis. Meski ada jaminan dari pemerintah bahwa persediaan tisu toilet tersedia, masyarakat rupanya tidak terpengaruh.
Supermarket telah berusaha mengisi rak peralatan kesehatan yang kadang menyebabkan antrean panjang.
Di samping tisu toilet, bahan makanan pokok seperti nasi dan pasta serta sanitiser tangan dan barang pembersih turut menjadi buruan.
Kasus virus corona di Hong Kong, dilaporkan telah menjangkiti 57 orang. Warga saat ini mengalami kekurangan masker wajah.
Dream - Taiwan mengumumkan kasus kematian pertama akibat virus corona atau Covid-19 pada Minggu malam, 16 Februari 2020 waktu setempat. Pasien yang meninggal diidentifikasi sebagai pria berusia 61 tahun.
Pasien tersebut meninggal di rumah sakit pada Sabtu pekan lalu dan dinyatakan positif terjangkit virus corona. Pria itu memang mengalami masalah kesehatan namun tidak ditemukan riwayat dia bepergian ke luar negeri, menurut pernyataan resmi pejabat setempat.
Kematian pria Taiwan ini menjadi korban kelima virus corona yang meninggal di luar Tiongkok. Empat kasus sebelumnya terjadi di Filipina, Hong Kong, Jepang, dan Prancis.
" Kasus terakhir ini adalah seorang sopir taksi tidak berlisensi. Klien utamanya adalah orang-orang yang pernah ke Tiongkok, Hong Kong dan Makau," ujar Menteri Kesehatan dan Kesejahteraan Taiwan, Chen Shih-cung, dilaporkan Channel News Asia.
Chen mengatakan pihak otoritas setempat tengah mempelajari daftar klien si sopir taksi dan riwayat perjalanan mereka. Langkah ini untuk melacak kemungkinan sumber infeksi.
Seorang kerabat pria dari pasien ini berusia 50 tahun dikonfirmasi turut tertular, kata Chen. Meskipun kerabat pasien tersebut tidak menunjukkan tanda-tanda terjangkiti.
Taiwan mengkonfirmasi saat ini ada 20 kasus infeksi corona di negara tersebut.
Sebelumnya, Prancis mengumumkan kasus kematian akibat corona pada Sabtu lalu. Ini merupakan kasus kematian pertama di luar Asia dan di Eropa.
Hampir 1.000 warga Taiwan masih menunggu langkah retapriasi di Prrovinsi Hubei setelah Beijing dan Taipei saling tuding kasus ini adalah manipulasi politik.
Sejauh ini, jumlah kematian di seluruh akibat virus corona tercatat mencapai 1.775 jiwa. Jumlah terbanyak masih terjadi di Provinsi Hubei dengan total mencapai 1.696 jiwa.
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya