Detik-detik Perampokan di Berastagi Terekam CCTV

Reporter : Maulana Kautsar
Kamis, 5 Maret 2020 09:02
Detik-detik Perampokan di Berastagi Terekam CCTV
Pelaku panik dan masuk perkebunan kopi.

Dream - Aksi perampokan di depan sebuah rumah makan di Berastagi, Sumatera Utara, terekam kamera keamanan. Rekaman video tersebut diunggah akun Instagram @infosigap.

Dari keterangan yang dia bagikan, peristiwa perampokan tersebut terjadi pada Selasa, 3 Maret 2020 pukul 14.00 WIB.

Dilaporkan Radar Medan, perampokan itu sudah ditangani Polsekta Berastagi. Pelaku yang membawa lari mobil Toyota Ayla bernomor polisi BK1075SR sudah diamankan beberapa jam setelah aksi perampokan.

Kapolsekta Berastagi, Kompol Pawang Ternalem Sembiring mengatakan, pelaku diamankan di depan Bank Logo, Jalan Veteran, Berastagi.

" Pelaku ditangkap warga di perladangan kopi desa Gurisen, Kecamatan Barusjahe," ujar Pawang, Selasa, 3 Maret 2020.

 
 
 
View this post on Instagram

03 maret 2020 - Perampokan mobil di kawasan wisata Berastagi depan salah satu rumah makan - Sumut.

A post shared by infosigap (@infosigap) on Mar 4, 2020 at 2:43am PST

1 dari 5 halaman

Kamuflase Aneh

Pelaku berinisial S, kata Pawang, sempat membawa pengemudi mobil, berinisial ES, warga Desa Gurukinayan. Pengendara mobil lain, Raksami berhasil lompat keluar mobil sebelum pelaku tancap gas.

ES sempat meminta pelaku menurunkannya. " Apapun mau kau ambil dari mobil dan tasku ini silakan, tapi tolong turunkan aku," kata ES.

ES mengatakan, pelaku tidak dapat mengendalikan mobil dan masuk ke kebun kopi di Desa Gurisen. Pelaku sempat berganti pakaian milik petani sambil berjalan menenteng ember.

Kamuflase aneh ini justru mendorong warga curiga. Warga menangkap dan memukuli pelaku. Pelaku kemudian dibawa ke Polsekta Berastagi.

2 dari 5 halaman

Setelah Masker, Tisu Toilet Jadi Target Perampokan Akibat Wabah Virus Corona

Dream - Perampok bersenjata mencuri ratusan gulungan toilet pada Senin, 17 Februari 2020. Perampokan ini berbarengan dengan pembelian besar-besaran peralatan kebersihan karena kelangkaan saat wabah virus corona, Covid-19, menyebar.

Polisi mengatakan seorang sopir truk ditahan tiga orang pria di luar sebuah supermarket di Mong Kok, distrik kelas pekerja dengan sejarah " Triad" geng kejahatan terorganisir Hong Kong.

" Seorang pengantar barang diancam oleh tiga pria yang memegang pisau yang mengambil tisu toilet senilai lebih dari dollar Hong Kong 1.000 (Rp1,75 juta)," kata seorang juru bicara kepolisian.

Cuplikan dari Now TV menunjukkan simpatisan polisi berdiri di sekitar beberapa krat tisu toilet di luar supermarket Wellcome. Salah satu peti hanya setengah ditumpuk.

Warga Hong Kong bereaksi dengan campuran kebingungan dan kegembiraan terhadap pencurian tersebut.

Dilaporkan Channel News Asia, tisu toilet menjadi salah satu properti `panas` bisnis. Meski ada jaminan dari pemerintah bahwa persediaan tisu toilet tersedia, masyarakat rupanya tidak terpengaruh.

3 dari 5 halaman

Antrean Panjang

Supermarket telah berusaha mengisi rak peralatan kesehatan yang kadang menyebabkan antrean panjang.

Di samping tisu toilet, bahan makanan pokok seperti nasi dan pasta serta sanitiser tangan dan barang pembersih turut menjadi buruan.

Kasus virus corona di Hong Kong, dilaporkan telah menjangkiti 57 orang. Warga saat ini mengalami kekurangan masker wajah.

4 dari 5 halaman

Taiwan Umumkan Kasus Kematian Pertama Pasien Virus Corona

Dream - Taiwan mengumumkan kasus kematian pertama akibat virus corona atau Covid-19 pada Minggu malam, 16 Februari 2020 waktu setempat. Pasien yang meninggal diidentifikasi sebagai pria berusia 61 tahun.

Pasien tersebut meninggal di rumah sakit pada Sabtu pekan lalu dan dinyatakan positif terjangkit virus corona. Pria itu memang mengalami masalah kesehatan namun tidak ditemukan riwayat dia bepergian ke luar negeri, menurut pernyataan resmi pejabat setempat.

Kematian pria Taiwan ini menjadi korban kelima virus corona yang meninggal di luar Tiongkok. Empat kasus sebelumnya terjadi di Filipina, Hong Kong, Jepang, dan Prancis.

" Kasus terakhir ini adalah seorang sopir taksi tidak berlisensi. Klien utamanya adalah orang-orang yang pernah ke Tiongkok, Hong Kong dan Makau," ujar Menteri Kesehatan dan Kesejahteraan Taiwan, Chen Shih-cung, dilaporkan Channel News Asia.

Chen mengatakan pihak otoritas setempat tengah mempelajari daftar klien si sopir taksi dan riwayat perjalanan mereka. Langkah ini untuk melacak kemungkinan sumber infeksi.

5 dari 5 halaman

Kerabat Pasien Ikut Tertular

Seorang kerabat pria dari pasien ini berusia 50 tahun dikonfirmasi turut tertular, kata Chen. Meskipun kerabat pasien tersebut tidak menunjukkan tanda-tanda terjangkiti.

Taiwan mengkonfirmasi saat ini ada 20 kasus infeksi corona di negara tersebut.

Sebelumnya, Prancis mengumumkan kasus kematian akibat corona pada Sabtu lalu. Ini merupakan kasus kematian pertama di luar Asia dan di Eropa.

Hampir 1.000 warga Taiwan masih menunggu langkah retapriasi di Prrovinsi Hubei setelah Beijing dan Taipei saling tuding kasus ini adalah manipulasi politik.

Sejauh ini, jumlah kematian di seluruh akibat virus corona tercatat mencapai 1.775 jiwa. Jumlah terbanyak masih terjadi di Provinsi Hubei dengan total mencapai 1.696 jiwa.

Beri Komentar