Dream - Kasus tewasnya Wayan Mirna Salihin turut diulas oleh salah satu media terkemuka di Australia, news.com.au. Media itu menulis Polda Metro Jaya meminta bantuan Kepolisian Australia atau Australia Federal Police (AFP).
Masih dalam laporan itu, AFP diminta bantuan untuk menyelidiki hubungan pertemanan antara Mirna dengan dua saksi mata kematiannya bernama Jessica dan Hani.
" Kami telah menghubungi AFP untuk memperoleh infomasi tambahan," ujar Direktur Kriminal Umum Polda Metro Jaya, Komisaris Besar Polisi Khrisna Murti dalam pertemuannya dengan AFP, Rabu kemarin.
Keterlibatan AFP sangat diperlukan mengingat ketiganya pernah sama-sama mengenyam pendidikan di Australia yakni, Universitas Billy Blue dan Universitas Swinburne di Melbourne.
Ketiganya lulus sekolah di 2008. Saat semua teman pulang ke Indonesia, Jessica memilih menetap di Australia. Jessica kerja sebagai desainer grafis di Australia.
" Mereka memang bersahabat, karena sama-sama dari Indonesia juga. Tetapi, keduanya tidak tinggal di rumah yang sama. Jessica tinggal sendirian, sedangkan Mirna tinggal bersama orangtuanya," kata Pengacara Jessica, Yudi Wibowo.
Lama di Negeri Kangguru, Jessica pulang pada 5 Desember 2015. Dia pulang ke Tanah Air untuk mencari pekerjaan. Sehari setelah pulang, empat sahabat itu berencana berkumpul kembali di kafe Olivier Grand Indonesia pada 6 Januari 2015. (Ism)
Advertisement


5 Langkah Mengasah Pikiran Positif untuk Hidup yang Lebih Bahagia

Puting Lecet Saat Olahraga: Penyebab, Cara Mencegah, dan Mengatasinya

5 Ritual Mingguan yang Bisa Membuat Hubungan Tetap Harmonis dan Dekat Menurut Terapis

Gus Kikin Resmi Berkantor di PBNU, Kemaslahatan Umat Jadi Prioritas Utama

Generasi Indonesia Bertutur: Indonesia Menghadapi Disrupsi dari Segala Arah

Penggemar Musik Metal Ternyata Bisa Menahan Rasa Sakit Lebih Lama, Ini Penjelasannya