Sepucuk Surat MSCI Bikin Rontok Bursa Saham RI
Bisakah Menunda Menopause hingga Usia 60 Tahun? Ini Kata Para Ahli
Seberapa Dalam Lautan Bumi? Titik Terdalamnya Bisa Menenggelamkan Gunung Everest
3 Tanda Tubuh Cukup Serat Tanpa Harus Menghitung Setiap Gram
Kenapa Orang Tua Selalu Bilang Anak Zaman Sekarang Makin Buruk? Ini Kata Penelitian
Burnout Orang Tua Bisa Memicu Pengasuhan yang Keras, Kenali Tanda-Tandanya Sejak Dini
Tandyo Budi Revita: Petarung dari Pajang di Pucuk TNI AD
Bisa Nggak Wahyu Ningsih Jadi CEO Microsoft?
Virus Corona (Shutterstock.com)
Dream - Pintu masuk perjalanan luar negeri resmi diperketat, menyusul kemunculan virus corona varian Omicron yang sedang melanda Afrika. Untuk sementara, kedatangan luar negeri dari Afrika dilarang.
Keputusan itu dituangkan dalam Surat Edaran Direktorat Jenderal Imigrasi Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia dan mulai berlaku pada 29 November 2021. SE itu melarang kedatangan dari delapan negara di Afrika.
Keputusan tersebut diambil untuk mencegah masuknya varian B11529 yang dinamai Omicron. Varian tersebut saat ini sudah menyebar di sejumlah negara Afrika.
" Penangguhan sementara pemberian visa kunjungan dan visa tinggal terbatas bagi warga negara Afrika Selatan, Botswana, Namibia, Zimbabwe, Lesotho, Mozambique, Eswatini, dan Nigeria," demikian bunyi keputusan tersebut.
Penangguhan ini juga berlaku kepada orang yang baru singgah dari delapan negara tersebut. Baik WNI ataupun warga negara lain yang sempat datang ke daftar negara tersebut kemudian terbang menuju Indonesia.
Pendatang baru dibolehkan masuk Indonesia juga sudah 14 hari meninggalkan delapan negara tersebut. Tetapi, aturan ini tidak berlaku bagi pendatang yang berkaitan dengan dengan KTT G20.
" Surat edaran ini berlaku pada tanggal 29 November 2021 dan akan dievaluasi lebih lanjut," bunyi edaran tersebut.
WHO menetapkan Omicron dalam daftar varian yang diwaspadai. Varian ini menunjukkan terjadinya peningkatan risiko penularan.
Varian ini dilaporkan pertama kali muncul di Afrika Selatan pada 24 November 2021. Dalam waktu relatif singkat, infeksi varian ini sudah muncul di Botswana, Belgia, Hong Kong, hingga Israel, dikutip dari Merdeka.com.
Advertisement

Diagnosis ADHD dan Autisme Meningkat Tajam, Studi Besar Ungkap Perubahan Siapa yang Terdiagnosis

Kuku Tiba-Tiba Memerah? Perubahan Kecil Ini Bisa Jadi Tanda Penyakit Tersembunyi

Orang Tua Baru Rentan Burnout, Riset Menunjukkan Kerja Sama Pasangan Bisa Jadi Penangkalnya

Megalodon Pernah Jadi Raja Lautan, Mengapa Predator Raksasa Ini Akhirnya Punah?

Bisakah Menunda Menopause hingga Usia 60 Tahun? Ini Kata Para Ahli

Seberapa Dalam Lautan Bumi? Titik Terdalamnya Bisa Menenggelamkan Gunung Everest

3 Tanda Tubuh Cukup Serat Tanpa Harus Menghitung Setiap Gram