Cerita Tante Heidi Punya 9 Anak Tetap Kepincut `Brondong`

Reporter : Puri Yuanita
Rabu, 6 Desember 2017 08:03
Cerita Tante Heidi Punya 9 Anak Tetap Kepincut `Brondong`
Heidi bahkan berencana untuk menikah dengan pemuda itu dan masuk Islam.

Dream - Seorang ibu sembilan anak mengaku tidak menyesal meninggalkan suami dan anak-anaknya, agar bisa bersama dengan berondong yang usianya 12 tahun lebih muda darinya.

Heidi Hepworth meninggalkan suami yang sudah dinikahinya selama 23 tahun, untuk menjalani hidup baru bersama pemuda berusia 32 tahun bernama Salieu Jallow.

Heidi bahkan berencana untuk menikah dengan pemuda Gambia itu dan masuk Islam. Kisah cinta Heidi dengan Salieu bermula dari perkenalan mereka melalui Facebook.

Setelah menjalani masa pacaran, Heidi meninggalkan suaminya, Andy, dan terbang ke Gambia untuk bertemu Salieu.

Heidi punya 9 anak dari dua perkawinan sebelumnya. Dengan Andy, Heidi punya 6 anak berusia antara 6 dan 23 tahun.

Sementara dari perkawinan sebelum Andy, Heidi punya 3 anak berusia antara 24 dan 29 tahun.

Heidi mengaku sudah lama tidak merasa bahagia dan tidak menyesal dengan keputusannya. Dia akan menikah dengan Salieu setelah proses perceraiannya dengan Andy tuntas. 

1 dari 2 halaman

Bersedia Memeluk Islam

Dream - Yang lebih mengejutkan lagi, Heidi bersedia memeluk Islam, agama yang dianut Salieu.

Sementara itu, suaminya, Andy, menuduh istrinya itu mengalami krisis kehidupan paruh baya.

Andy mengungkapkan kata-kata yang cukup menohok kepada Heidi. Dia bilang 'ibu yang sayang keluarga tidak mungkin keluyuran ke seluruh Afrika'.

Namun Heidi membalas suaminya, dengan mengatakan bahwa cintanya kepada Salieu adalah tulus dan murni.

Awal perkenalan mereka dimulai ketika Salieu menambahkan Heidi di daftar teman, setelah wanita itu mengaku pernikahannya selama ini tidak memberi kebahagiaan.

Setelah berkenalan dan sering mengobrol, di hati keduanya mulai tumbuh rasa cinta.

Heidi akhirnya setuju terbang ke Gambia untuk bertemu Salieu pada bulan Oktober selama satu bulan.

" Sangat sulit bagiku untuk meninggalkan anak-anakku. Tapi mereka tidak bisa ikut denganku. Jadi aku tidak punya pilihan lain.

" Jika orang berpikir aku pergi ke Gambia dan tidak memberi mereka pemahaman, mereka sangat salah.

" Tapi setelah mengatakan itu, aku tidak menyesal karena mengikuti isi hatiku. Aku sudah lama tidak bahagia dan aku rasa telah menemukan seseorang untuk menghabiskan sisa hidupku sekarang," jelas Heidi panjang lebar tentang keputusannya itu. 

2 dari 2 halaman

Kisah Asmaranya Dicibir

Dream - Keputusan Heidi untuk terbang ke Gambia mengundang kecurigaan pihak berwenang. Mereka segera melakukan penyelidikan tentang perlindungan anak.

Namun polisi tidak menemukan kesalahan. Anak-anak Heidi diasuh dan dirawat oleh anak-anak lainnya yang sudah dewasa.

Heidi sering melakukan panggilan video dengan anak-anaknya saat berada di Gambia. Mereka bahkan berbincang-bincang dengan Salieu.

Meski begitu, Andy yang bekerja sebagai montir tetap menyalahkan Salieu yang telah merusak rumah tangganya.

Namun Heidi membalas dengan mengatakan, Andy juga selingkuh dengan wanita lain. Heidi menuding Andy sering berkirim pesan secara sembunyi-sembunyi kepada selingkuhannya itu.

Setelah sebulan di Gambia, Heidi kembali ke Inggris dan berencana untuk terbang kembali ke negara di Afrika Barat itu untuk bertemu Salieu lagi awal tahun depan.

Heidi bilang kemungkinan pindah ke sana secara permanen bersama keluarganya - atau Salieu bisa datang ke Inggris.

Banyak yang mencibir kisah asmara Heidi dan Salieu. Namun Heidi menegaskan, Salieu tidak mengincar tiket gratis agar bisa keluar dari Gambia.

Seperti diketahui, Gambia adalah salah satu negara paling miskin di Benua Hitam. Hampir dua juta orang di negara itu hidup di bawah garis kemiskinan.

" Dia jatuh cinta dan mencintaiku. Dia tidak punya pikiran agar bisa dapat kehidupan baru di luar negeri," pungkas Heidi.

(ism, Sumber: mirror.co.uk)

Beri Komentar