Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?
Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?
Kalau Semua Informasi Ada di Socmed, Apa Alasan Kita Membaca?
Bisa Nggak Wahyu Ningsih Jadi CEO Microsoft?
Jika Guru Digaji Lebih Layak, Apakah Kualitas Pendidikan Indonesia Akan Meningkat?
Dunia Endgame Gita Wirjawan
Dunia Endgame Gita Wirjawan
Air Di Death Valley (Foto: Shutterstock)
Dream - Fenomena alam beberapa waktu lalu muncul di Death Valley, California, Amerika Serikat. Di lokasi yang dikenal sebagai paling kering di muka Bumi itu muncul danau.
Danau tersebut muncul setelah seminggu hujan lebat, badai, dan banjir. Danau tersebut tertangkap kamera fotograger, Elliot McGucken, yang sebetulnya hendak ke Badwater Basin.
"Rasanya tidak masuk akal melihat begitu banyak air di tempat paling kering di dunia," kata Elliot, dilaporkan IFL Science, Selasa 19 Maret 2019.
"Agak ironis, walaupun aku tidak bisa turun ke Badwater Basin. Secara keseluruhan, kupikir potret ini mungkin lebih unik."
Tidak jelas ukuran persis danau itu, tetapi para pejabat dari National Park Service memperkirakan panjangnya 16 kilometer. Sejak hujan minggu lalu, danau itu masih ada, tetapi semakin kecil.
Taman Nasional Death Valley tercatat memegang rekor temperatur udara terpanas di Bumi dengan 56,7 derajat Celcius pada 10 Juli 1913. Sementara itu suhu permukaan di Death Valley tercatat pernah mencapai 93,9 derajat Celcius pada 15 Juli 1972.
Sementara suhu rerata pada bulanan pada siang dan malam hari yang pernah tercatat mencapai 42,3 derajat Celcius pada Juli 2018.
Meski dikenal menjadi gurun terpanas, hujan juga sesekali muncul. Tetapi, curah hujannya sangat minim.
Death Valley memiliki curah hujan rata-rata tahunan 6 sentimeter selama setahun. Dengan catatan itu menjadikannya salah satu tempat paling kering di Bumi juga.
Kemunculan danau tersebut juga membuktikan fakta langka. Meski begitu, sebenarnya tidak terlalu mengejutkan bahwa genangan air dapat terbentuk di padang pasir.
"Tanah gurun kering dan padat," kata ahli meteorologi National Weather Service, Todd Lericos kepada SFGate. "Ini seperti menaruh air di atas beton."
Meski dikenal sebagai lokasi terpanas, tak jarang peristiwa kemunculan pelangi juga terlihat.
Advertisement

Mengapa Ada Pusar Bodong dan Pusar Masuk? Ini Penjelasan Ilmiahnya

Deforestasi Amazon Brasil Turun ke Level Terendah, Ini 5 Pelajaran yang Bisa Ditiru Indonesia

Cuma 10 Menit Olahraga Sehari Bisa Bikin Tidur Lebih Nyenyak, Ini Temuan Peneliti

Sering Tersengat Listrik Saat Memegang Gagang Pintu? Ini Penyebab dan Cara Mencegahnya

Buah Kalengan Ternyata Bisa Menyehatkan, tetapi Perhatikan 2 Hal Ini Sebelum Membelinya


Jangan Remehkan Obrolan Basa-Basi, Ternyata Bisa Bantu Mengurangi Kesepian dan Menjaga Kesehatan