Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?
Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?
Kalau Semua Informasi Ada di Socmed, Apa Alasan Kita Membaca?
Bisa Nggak Wahyu Ningsih Jadi CEO Microsoft?
Jika Guru Digaji Lebih Layak, Apakah Kualitas Pendidikan Indonesia Akan Meningkat?
Dunia Endgame Gita Wirjawan
Dunia Endgame Gita Wirjawan
Dewan Juri Daqu Award (PPPA Daarul Quran)
Dream - Gelaran Daqu Award yang dihelat PPPA Daarul Quran mendapat banyak apresiasi. Program ini menjadi penghargaan yang pertama kali diadakan untuk memberi perhatian kepada dunia tahfiz yang selama ini dinilai terpinggirkan.
"Ini ajang yang baik yang saya harapkan akan semakin memotivasi mereka yang selama ini telah berjuang untuk pemuliaan Alquran di Indonesia," kata pakar Ilmu Tafsir dan Hukum Islam sekaligus juri Daqu Award, KH Ahsin Sakho Muhammad, melalui keterangan tertulis diterima Dream, Selasa 16 Mei 2017.
"Saya berharap nantinya akan banyak muncul pelaku dakwah Alquran sekaligus mengangkat derajat para pemulia Alquran," tambah dia.
Ahsin berharap dapat menemukan mereka yang berkontribusi besar bagi perkembangan dakwah Alquran di Indonesia. Dia cukup yakin ada banyak orang yang sudah berjasa mengenalkan Alquran.
"Saya meyakini banyak da'i ataupun tokoh masyarakat yang selama ini berjuang untuk mengenalkan Alquran baik dari membaca hingga menghafalnya," kata Ahsin.
Anggota dewan juri lainnya, Huzaimah T Yango, mengatakan, penghargaan ini dapat meningkatkan dunia tahfiz di Indonesia. Perkembangan dunia tahfiz di Indonesia, tambah dia, begitu pesat dan membanggakan.
"Kini menghafal Alquran tidak hanya di pesantren-pesantren tetapi juga sekolah-sekolah umum. Bahkan ada sekolah yang memulai pelajaran dengan membaca ayat suci Alquran," kata Huzaimah.
Sementara itu, cendekiawan Islam, Adian Husaini, berharap Daqu Award dapat menjadi pelopor bagi upaya pengembangan tahfizul Quran di Indonesia.
"Nah, sekarang tugasnya adalah bagaimana mendorong lahirnya para pemikir-pemikir Alquran di kalangan tokoh-tokoh muda Islam yang misalnya dapat melahirkan tafsir Alquran," ucap Adian.
Apresiasi juga disampaikan Kepala Lajnah dan Pentashihan Mushaf Alquran Badan Litbang Kementerian Agama, Muchlis M Hanafi. Meski banyak yang harus disempurnakan, Muchlis mengakui Daqu Award merupakan sebuah terobosan.
"Ini sangat bagus dan saya harapkan dapat menjadi syiar bagi perkembangan dunia tahfizhul Alquran di Indonesia," kata Muchlis.
Penganugerahan Daqu Award akan dihelat pada 20 Mei mendatang di Balai Sudirman, Jakarta. Kegiatan ini merupakan rangkaian perayaan Milad Daarul Qur’an ke-14 yang akan jatuh pada tanggal 5 Juli 2017.
Advertisement

Mengapa Ada Pusar Bodong dan Pusar Masuk? Ini Penjelasan Ilmiahnya

Deforestasi Amazon Brasil Turun ke Level Terendah, Ini 5 Pelajaran yang Bisa Ditiru Indonesia

Cuma 10 Menit Olahraga Sehari Bisa Bikin Tidur Lebih Nyenyak, Ini Temuan Peneliti

Sering Tersengat Listrik Saat Memegang Gagang Pintu? Ini Penyebab dan Cara Mencegahnya

Jangan Remehkan Obrolan Basa-Basi, Ternyata Bisa Bantu Mengurangi Kesepian dan Menjaga Kesehatan

Sudah Makan tetapi Masih Lapar? Ini 7 Penyebab yang Perlu Anda Ketahui
