Ada Bukti DPR Tak Pernah Bahas Pasal 18 Ayat 3 PKPU
Dua Survei, Dua Wajah Kepuasan pada Pemerintah
Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya
AXIS Nation Cup 2026 Hadirkan Grand Final Futsal Pelajar, Laga Para Juara dengan Panggung Musik di Istora Senayan
Anak Ditinggal Sendirian saat Masih Kecil, Di Mana Batas Kebebasan dalam Pola Asuh?
Benarkah Sarden Kalengan Bukan Makanan Olahan? Ini Penjelasannya
Kalau Semua Informasi Ada di Socmed, Apa Alasan Kita Membaca?
Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%
Empat Tentara TNI AD Yang Ditawari Hadiah Oleh Jokowi (Merdeka.com)
Dream - Permintaan empat personil TNI AD di hadapan presiden Joko Widodo (Jokowi) benar-benar tak terduga. Diminta mengajukan hadiah akibat jasa dan penemuannya yang bermanfaat untuk masyarakat, keempat prajurit itu malah meminta balasan tak terduga.
Keempat prajurit TNI itu bertugas di wilayah Kodam XIV.Hasanuddin dan secara khusus dalam acara pengarahan di depan 2 ribu Bintara Pembina Desa di Makassar, Minggu 29 Juli 2018. Di acara tersebut hadir presiden Jokowi.
Serma Musbah, prajurit yang bertugas du Kodim 1416, Muna, Sulawesi Tenggara berjasa menyelamatkan korban kapal penumpang yang terbakar di perairan Muna pada 2016.
Prajurit lain adalah Koptu Yahya Salam yang bertugas di Kodim 1421, Kabupaten Pangkep, Sulawesi Selayan. Di tangannya dia menemukan pupuk cair organik dan diberi nama Pupuk Kopral yang mampu meningkatkan produksi udang.
Selanjutnya, Sertu Asmulyadi yang bertugas di Kodim 1423 Kabupaten Soppeng, Sulawesi Selatan. Dia berhasil membuat kincir angin yang menghasilkan tenaga listrik sebesar 5.000 watt di Desa Bulue, Kabupaten Soppeng.
Dan terakhir, Serka Muhammad Darwis yang bertugas di Kodim 1412, Kabupaten Koalaka, Sulawesi Tenggara. Aksinya mendapat perhatian karena membantu anak sekolah menyeberangi sungai menggunakan gondola lantaran tidak ada jembatan.
Keempat tentara itu diminta maju ke hadapan Jokowi di depan ribuan prajurit lain. Kepada mereka, presiden menanyakan hadiah yang diinginkan berkat jasanya tersebut.
Tepuk tangan membahana kala itu. Namun tak ada jawaban dari keempat prajurit. Presiden sampai mengajukan pertanyaan kembali ke para prajurit itu.
" Tidak ada jawaban. Belum tentu saya beri, tapi minta hadiah aja," ujar Jokowi membuat hadirin tertawa.
Mendengar jawaban tersebut, Serma Musbah dari Kepulauan Muna akhirnya mengutarakan keinginannya. Musbah meminta petunjuk bagi anak-anak pulau yang bercita-cita meniti karir di militer.
Satu per satu prajurit TNI yang lain mengajukan permintaannya. Koptu Yahya Salam meminta fasilitas untuk warga dalam melanjutkan pembuatan pupuk cair organik seperti alat molen.
Sementara Sertu Asmulyadi meminta aliran listrik yang lebih luas lagi untuk warga desa. Terakhir, Serka Muhammad Darwis meminta sepeda motor untuk Babinsa lain di daerah tugasnya. Alasannya, masih banyak Babinsa yang belum memiliki sepeda motor untuk menunjang tugasnya.
Mendengar permintaan itu, Jokowi kembali mengapresiasi permintaan para prajuritnya itu. Presiden menyanjung para prajurit karena mengajukan hadiah bukan untuk dirinya sendiri.
" Ini yang saya senang. Disuruh minta hadiah tapi masih memikirkan yang di sana. Tadi itu yang saya minta untuk pribadi bapak-bapak tapi tidak ada yang minta, yah sudah," canda Jokowi.
Namun di akhir acara sebelum meninggalkan lokasi, panita penyelenggara menyampaikan bahwa Presiden Jokowi akan memberikan keempat Babinsa itu hadiah Umroh sebagai tanda jasa telah mengabdi dengan baik kepada daerah tempat bertugas masing-masing.
(Sah, Sumber: Merdeka.com)
Advertisement
Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Dua Petani Indonesia Masuk Daftar 100 Pahlawan Perempuan FAO

Sepucuk Surat MSCI Bikin Rontok Bursa Saham RI


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%



Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya