Korban Tewas Gempa Lombok Capai 16 Orang, 1 WN Malaysia

Reporter : Ahmad Baiquni
Senin, 30 Juli 2018 12:02
Korban Tewas Gempa Lombok Capai 16 Orang, 1 WN Malaysia
Para korban meninggal akibat tertimpa reruntuhan.

Dream - Gempa berkekuatan 6,4 Skala Richter mengguncang Pulau Lombok, Nusa Tenggara Barat pada Minggu, 29 Juli 2018, pukul 06.47 WITA. Sebanyak 16 orang dilaporkan tewas dalam bencana ini.

" Jumlah korban meninggal dunia yang dilaporkan hingga pukul 20.00 WITA (Minggu)," ujar Kepala BPBD NTB, H Mohammad Rum dikutip dari merdeka.com, Senin 30 Juli 2018.

Sebagian besar korban meninggal akibat tertimpa reruntuhan rumah. Dari 16 korban tersebut, satu orang merupakan Warga Negara Malaysia.

Selain meninggal, terdapat sejumlah korban mengalami luka berat, sedang, maupun ringan. Di Kecamatan Sambelia, dilaporkan korban luka sebanyak 122 orang dan di Kecamatan Sembalun sebanyak 29 orang.

Di Kabupaten Lombok Utara, sebanyak lima orang luka berat dan 41 orang lainnya luka ringan. Sebanyak 800 orang lebih pendaki terjebak di puncak Gunung Rinjani.

Hingga pagi tadi, terjadi sekitar 265 gempa susulan di Lombok. Kepala Bidang Informasi Gempa Bumi dan Peringatan Dini Tsunami Badan Metereologi, Klimatologi, dan Geofisika, Daryono, meminta masyarakat tidak perlu panik.

Dia mengatakan gempa susulan justru pertanda baik. Menurut Daryono, gempa susulan merupakan sarana pelepasan energi gempa yang masih tersimpan.

" Jadi, lebih baik ada gempa susulan. Kalau tidak, malah ditakutkan terjadi gempa yang besar lagi," kata Daryono.

Berikut daftar korban meninggal gempa Lombok.

Kecamatan Sambelia, Lombok Timur:
1. Papuk Bambang, 60 tahun,
2. Zahra, 3 tahun,
3. Adiatul Aini, 27 tahun,
4. Herniati, 35 tahun,
5. Firdaus, 7 tahun,
6. Mapatul Akherah, 7 tahun,
7. Baiq Nila Wati, 19 tahun,
8. Herli, 9 tahun,
9. Fatmirani, 27 tahun.

Kecamatan Sembalun, Lombok Timur:
1. Inak Marah, 80 tahun.

Kabupaten Lombok Utara:
1. Juniarto, 8 tahun,
2. Rusdin, 34 tahun,
3. Sandi, 20 tahun,
4. Nutranep, 13 tahun.

Warga luar Nusa Tenggara Barat:
1. Siti Nur Ismaida, 30 tahun, pendaki asal Malaysia
2. Muhammad Ainul Muksin asal Makassar, Sulawesi Selatan.

(ism, Sumber: Merdeka.com)

Beri Komentar
Summer Style 2019