Curiga Tanah Makam Berantakan, Pas Dibongkar Tali Pocong Raib

Reporter : Ahmad Baiquni
Senin, 30 Juli 2018 14:00
Curiga Tanah Makam Berantakan, Pas Dibongkar Tali Pocong Raib
Diduga pelaku sedang menjalani ritual ilmu hitam.

Dream - Masyarakat Desa Medalem, Kecamatan Tulangan, Sidoarjo, Jawa Timur, digegerkan kasus pencurian tiga tali pocong dari makam almarhum Janji, 56 tahun. Insiden ini diketahui pada Sabtu, 28 Juli 2018.

Istri almarhum Janji, Buarah, mengatakan suaminya meninggal pada Kamis, 19 Juli 2018, bertepatan dengan hari pasaran Kliwon. Menurut dia, makam suaminya sudah dijaga keluarga.

Berdasarkan tradisi yang berlaku di masyarakat, makam orang yang meninggal pada Kamis Kliwon atau Jumat Legi harus dijaga selama 7 sampai 40 hari. Terdapat kepercayaan kebiasaan ini dilakukan untuk mencegah adanya hal-hal yang tidak diinginkan.

" Memang sejak almarhum meninggal di Kamis Kliwon atau besoknya Jumat Legi itu dijaga anak-anak secara bergantian sampai 7 hari. Ini pesan orang-orang sepuh dari keluarga saya," ujar Buarah, 51 tahun, dikutip dari beritajatim.com, Senin 30 Juli 2018.

 

1 dari 3 halaman

Digali 7 Hari Kematian

Menurut Buarah, makam Janji ditemukan berlubang seperti bekas galian. Diduga, penggalian itu terjadi pada Jumat malam, 27 Juli 2018, tujuh hari usai Janji dimakamkan.

Orang yang pertama kali melihatnya adalah Suryat pada Sabtu lalu. Saat itu, Suryat sedang memanen sayur sawi di sawahnya yang terletak di dekat makam.

Saat berjalan di pinggir makam usai panen, Suryat jatuh tersandung batu. Saat itulah dia melihat keanehan di makam Janji.

Merasa curiga, Suryat melihat lebih dekat. Dia lalu yakin makam tersebut baru saja dibongkar dan segera memberitahu salah satu keluarga Janji, Mujiono.

Mujiono kemudian menyampaikan kabar tersebut kepada Buarah. Bersama keluarganya, Buarah langsung menuju makam suaminya.

Benar saja. Makam Janji terlihat seperti habis dibongkar

" Saat saya datang ke makam, kuburan suami saya bekas digali seseorang. Urukan tanah juga tidak merata dan masih menjorok ke dalam," kata Buarah.

Dia mengatakan pada malam terakhir dijaga keluarganya, kondisi makam suaminya masih utuh. Tanah bagian atas makam masih tertimbun.

2 dari 3 halaman

Tiga Tali Kafan Hilang

Buarah pun yakin ada yang berbuat tidak baik pada makam suaminya. Dia juga menemukan batok kelapa yang diduga digunakan pelaku untuk menggali tanah dan bekas tapak kaki yang menempel di dinding yang mengelilingi kuburan.

Akhirnya, dia dan anak-anaknya sepakat untuk menggali kembali makam Janji. Buarah ingin memastikan apa yang terjadi pada makam suaminya.

" Ternyata setelah dibongkar dan bagian usuk kayu atas mayit di liang lahat dibongkar, saya bersama keluarga dan aparat desa melihat semuanya, tiga tali kain kafan mayat suami saya, mulai bagian atas kepala, perut dan tali bagian kaki, semuanya tidak ada," kata Buarah.

 

 

3 dari 3 halaman

Diduga Pelaku Jalani Ritual Ilmu Hitam

Kejadian itu kemudian dilaporkan ke perangkat desa dan Polsek Tulangan. Mendapat laporan tersebut, petugas segera turun ke lokasi.

Kanit Reskrim Polsek Tulangan, Ipda Sudarsono, menduga pencurian tiga tali pocong itu dilakukan seseorang yang sedang mendalami ilmu hitam. Menurut dia, pihak keluarga dan warga sepakat untuk memperbaiki makam.

" Ya kita semua berdoa semoga kebaikan almarhum diterima di sisi-nya dan khilafnya diampuni," ucap Sudarsono.

Sumber: beritajatim.com

Belajar Jadi Orangtua yang Lebih Baik di Fimelahood #MindfulParenting