Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Doni Monardo (Foto: YouTube/BNPB Indonesia)
Dream - Ketua Satuan Tugas Penanggulangan Covid-19, Letjen TNI Doni Monardo, mengimbau masyarakat untuk menghindari kegiatan yang menimbulkan kerumunan. Sebab, aktivitas berkerumun sangat berpotensi terjadi penularan Covid-19.
" Sejumlah aktivitas yang menciptakan kerumunan hampir pasti bisa menimbilkan penularan, menulari dan tertular satu sama lainnya," kata Doni Monardo di Jakarta, Minggu 15 November 2020.
Doni juga mengingatkan penyelenggara acara yang menimbulkan kerumunan akan mendapatkan sanksi. Tak hanya dari pemerintah, menurut Doni, penyelenggara acara juga akan dimintai pertanggungjawaban oleh Tuhan.
" Mereka yang menyelengarakan kegiatan tersebut nantinya bukan hanya mendapatkan sanksi di dunia oleh pemerintah, tetapi kelak di kemudian hari akan mendapat permintaan pertanggungjawaban dari Allah SWT, karena kegiatan-kegiatan yang menimbulkan kerumunan itu terjadi penularan," tegas dia.
Menurut Doni, penanganan kasus Covid-19 di Indonesia termasuk bagus. Namun dalam dua pekan belakangan terdapat kenaikan kasus baru karena libur panjang pada akhir Oktober silam. Sehingga, yang bisa dilakukan adalah meningkatkan disiplin kolektif untuk tidak melakukan berbagai macam acara yang dapat menimbulkan kerumunan.
" Sekali lagi semua aktivitas yang berhubungan dengan timbulnya kerumunan, tolong dihindari, dan kami juga mengajak kepada seluruh keluarga besar bangsa Indonesia untuk mengingatkan keluarga kita satu sama lainnya agar jangan menghadiri acara-acara yang menimbulkan kerumunan," kata Doni.
Upaya mencegah kerumunan memang tidak mudah. Data yang diperoleh Doni menunjukkan tingkat pemakaian masker dan kesadaran mencuci tangan pada masyarakat sudah bagus, namun untuk urusan menjaga jarak dan menghindari kerumunan belum optimal.
" Oleh karenanya, sekali lagi, seluruh pihak di manapun berada, untuk tidak menyelenggarakan acara yang menimbulkan kerumunan, karena potensi tertular Covid-19 pasti akan tinggi," tegas Doni Monardo.
Selalu ingat #PesanIbu untuk selalu mencuci tangan, memakai masker, dan menjaga jarak untuk pencegahan virus COVID19. Jika tidak, kamu akan kehilangan orang-orang tersayang dalam waktu dekat.
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya