Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Pisah Sambut Kapolri (Foto: Merdeka.com)
Dream - Presiden Joko Widodo baru saja memberikan penghargaan Bintang Mahaputera Adipradana kepada beberapa purnawiran polisi. Penghargaan tersebut dilakukan dan diberikan di Istana Negara, Rabu 11 November 2020.
Dari puluhan tokoh yang menerima bintang penghargaa itu, terdapat salah satu purnawirawan polisi yang menarik perhatian publik. Penampilan mantan Kapolri Jenderal (Purn) Sutarman terlihat begitu berbeda dari sebelumnya.
Mantan Jenderal bintang empat di kepolisian itu yang meninggalkan ibu kota ini sekarang tampil dengan kumisnya. Selain itu, Sutarman juga memilih hidup di kampung dengan menjadi seorang petani.
Langkah Sutarman mengikuti jejak sejumlah perwira tinggi polisi dengan yang memilih kehidupan baru sebagai petani. Yuk telusuri siapa saja perwira tinggi polisi yang menjalani kehidupan baru itu.
Komjen Pol (Purn) Susno Duadji pernah menghebohkan publik dengan pernyataannya atas KPK serta Polri pada tahun 2009 lalu.
Akibat pernyataannya itu, Komjen Pol (Purn) Susno Duadji harus berhenti dari karier yang tengah dicapainya.
Tak hanya itu, nama mantan Jenderal Polisi ini juga ikut tersangkut kasus yang melibatkan banyak nama penting di kepolisian dan beberapa pejabat. Hingga akhirnya ikut mendekam di balik bui.

Namun, sejak bebas dari jeruji besi, Susno Duadji memilih untuk kembali ke kampung halamannya di Sumatera Selatan. Bukan untuk menjadi seorang Polisi kembali, Susno Duadji memutuskan untuk bekerja di bidang pertanian. Mulai dari sawah, ladang tembakau hingga ladang cabai dikelola oleh pensiunan jenderal bintang tiga ini.
30 tahun lebih berkarier sebagai seorang anggota kepolisian tak membuat Susno Duadji terus mengembangkan sayap kariernya.
Pensiunan jenderal tiga ini telah merasakan pahit getirnya, bahkan sudah banyak kasus yang melibatkan namanya hingga membuatnya mundur dari jabatan.
Setelah melewati masa tahanan, Susno Duadji kembali ke kampung halaman dan mulai berprofesi sebagai petani.
“ Karena habitat saya petani. Orang tua saya petani, keluarga petani, kok nyasar ke polisi 32 tahun,” ujar Susno Duadji saat diwawancara oleh Deddy Corbuzier di pertengahan tahun 2019 lalu.

Tak ingin main-main, Susno Duadji bahkan ikut turun tangan langsung dalam mengelola lahannya. Meski ada beberapa lahan yang dilimpahkan ke orang lain dan ada yang bagi hasil juga.
“ Sebagian saya kelola sendiri, sebagian saya limpahkan, sebagian lagi bagi hasil,” jelas Susno Duadji di salah satu wawancara, 27 Juni 2020.

Kapolri Jenderal (Purn) Sutarman juga menjadi jenderal polisi yang memilih hidup di kampung halaman.
Pada tahun 2015, Kapolri Jenderal (Purn) Sutarman diberhentikan sebagai Kapolri sesuai dengan keputusan Presiden Joko Widodo.
Mantan jenderal ini mengaku ikhlas dengan keputusan sang presiden. Setelah dicopot, Sutarman mengungkapkan tak ingin terjun lagi ke ranah pemerintahan.
Bahkan, Sutarman juga mengutarakannya langsung kepada Presiden Joko Widodo. Padahal, sebenarnya Presiden Joko Widodo telah mengajaknya untuk mengisi beberapa posisi dalam pemerintahan. Salah satunya sebagai Duta Besar.
Sutarman justru ingin terjun ke dalam kegiatan sosial dan ikut membantu sang ayah di kampung halaman. Tidak tanggung-tanggung, mantan Jenderal Polisi ini ingin membantu ayahnya yang berprofesi sebagai seorang petani.
“ Saya loyal 100 persen pada presiden apapun yang diputuskan, bahkan sampai beliau menawari saya beberapa jabatan. Saya katakan saya akan pensiun menikmati sisa-sisa hidup ini. Saya bilang ke presiden akan bantu bapak saya bertani,” kata Kapolri Jenderal (Purn) Sutarman.
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya