Cara Menyiapkan Mental Sebelum Melakukan Downsizing atau Downgrading, Hal Apa yang Harus Jadi Prioritas?
5 Latihan Tanpa Beban yang Bisa Membantu Membentuk Otot Setelah Usia 50 Tahun
6 Pelajaran Hidup Gen Z yang Perlu Dipelajari Oleh Generasi yang Lebih Tua, Bantu Hidup Lebih Tenang
Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Ilustrasi
Dream - Rencana Kementerian Agama (Kemenag) mensertifikasi khatib sholat Jumat mendapat reaksi dari DPR. Komisi VIII DPR RI beranggapan pemerintah sudah tidak seharusnya mengurusi terlampau jauh persoalan dakwah.
Anggota Komisi VIII DPR Desi Ratnasari mengatakan rencana sertifikasi khatib mengandung unsur ketidakadilan. Sebab, rencana tersebut hanya menyasar pemuka agama Islam.
" Perlakuan (sertifikasi) seluruh agama. Don't take it for granted," kata Desi, Senin, 30 Januari 2017.
Ketua Komisi VIII Ali Taher, wacana sertifikasi khatib tidak pada momentum yang tepat.
" Untuk peningkatan kompetensi dan kualitas, saya rasa bagus, tapi momentumnya saya kira (tidak tepat)," ujar Ali.
Menanggapi pernyataan anggota DPR, Menteri Agama (Menag) Lukman Hakim Saifuddin menegaskan, wacana sertifikasi khatib murni muncul dari aspirasi umat Islam. Lukman menyebut wacana itu muncul dari beberapa organisasi Islam, antara lain Majelis Ulama Indonesia (MUI), Nahdlatul Ulama (NU), Muhammadiyah dan lainnya.
" Kami sebenarnya tidak mau mengatur itu. Untuk itu kami mengajak MUI, NU, Muhammadiyah, untuk menyikapi kriteria dan kualifikasi khatib sholat Jumat," ujar dia.
Nantinya, jika gagasan itu disetujui DPR, Lukman akan memposisikan diri sebagai fasilitator. Untuk standar, dia menyerahkan kepada para ulama dan organisasi masyarakat Islam.
" Siapa yang akan mengeluarkan standar itu? Itu bukan domain kami, itu domain ormas," ucap dia.(Sah)
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?

4 Tanda Awal Penyakit Jantung pada Perempuan yang Sering Dianggap Sepele


Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia


5 Latihan Tanpa Beban yang Bisa Membantu Membentuk Otot Setelah Usia 50 Tahun

6 Pelajaran Hidup Gen Z yang Perlu Dipelajari Oleh Generasi yang Lebih Tua, Bantu Hidup Lebih Tenang