Ilustrasi Madu. (Foto: Shutterstock)
Dream – Produsen madu kecil-kecilan di Prefektur Oita, Jepang, menuai kontroversi online. Produknya, Honey with Hornet, benar-benar memiliki tawon mati. Tawon tersebut ditemukan mengambang di cairan manis itu.
Dikutip Dream dari Oddity Central, Senin, 25 Maret 2019, madu ini dijual di sebuah e-commerce Jepang. Harganya per toples 1.260 yen (Rp162.373). Untuk ukuran sebesar 150 gram, madu itu terbilang mahal.

Honey with Hornets menarik perhatian publik setelah pengguna Twitter @yusai00 mengunggah foto penampakan yang mengerikan itu.
Keputusan penggunaan tawon ini memang dipertanyakan. Apalagi, faktanya, tawon ini dimasukkan ke dalam madu dalam kondisi hidup-hidup.
SoraNews24 mengabarkan tawon ini pada dasarnya merupakan musuh lebah madu. Tawon ditangkap oleh peternak madu ketika binatang malang itu mencoba mengusik area lebah madu.
Produsen madu menjadikan tawon sebagai dekorasi toples madu.
Mereka mengklaim, selain untuk hiasan, ekstrak tawon mati ini bisa membuat madu lebih enak dan lebih sehat. Walaupun begitu, produsen juga meminta konsumen untuk tidak makan tawon. Pelanggan hanya bisa minum madu.
Bagaimana, kamu tertarik untuk membelinya?(Sah)
Advertisement