Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Halaman Buku Agama (Facebook/ Rika Rahma Dewi)
Dream - Isi buku pelajaran agama Islam untuk sekolah dasar (SD) membuat heboh dunia maya. Sebab, dalam buku tersebut tertera bahwa banci boleh menjadi Imam apabila seluruh makmumnya perempuan.
Foto isi buku itu diunggah oleh Rika Rahma Dewi. Dalam profilnya, Rika menulis bahwa pekerjaannya adalah dokter di Puskesmas Mandau dan tinggal di Riau. Foto isi buku itu dia unggah pada Selasa 3 Maret 2015.
“ Allah menciptakan manusia itu laki2 dan perempuan. Ini buku kok masukin kriteria banci...hati2 bunda, perhatikan waktu anak kita belajar,” demikian tulis Rika dalam dinding Facebook, sebagaimana dikutip Dream, Kamis 5 Maret 2015.
Halaman buku itu menerangkan syarat menjadi Imam salat. Pada bagian awal halaman menuliskan bahwa syarat menjadi Imam adalah laki-laki yang baik akhlaknya dan fasih membaca Alquran.
Halaman itu kemudian menuliskan orang yang boleh dijadikan sebagai Imam. Pertama, laki-laki apabila makmumnya laki-laki, perempuan, dan banci. Kedua, perempuan, apabila seluruh makmumnya perempuan. Dan ketiga adalah banci, apabila seluruh makmumnya perempuan. Bagian selanjutnya, buku itu menulis orang yang tak boleh menjadi Imam.
Rika tak menyebut secara khusus penerbit dan di mana buku tersebut beredar. Yang jelas, unggahan foto buku itu mendapat banyak tanggapan dari para pengguna Facebook lainnya.
Salah satu pengguna Facebook yang berkomentar di bawah unggahan ini adalah Firdaus Herliansyah. “ Kayaknya permasalahan translasi ini ka,” tulis Firdaus.
Menurut Firdaus, buku tersebut salah menerjemahkan khuntsa, orang yang terlahir dengan dua alat kelamin, yang diterjemahkan menjadi banci. “ Padahal sejatinya khuntsa itu bukan banci yg dibuat-buat seperti zaman sekarang ini. kalo khuntsa memang masuk dalam pembahasan kitab-kitab fiqh para 'ulama.. mungkin kedepannya tim penerjemah buku harus lebih teliti lagi,” tulis Firdaus. Baca Juga: Bandar Narkoba Dieksekusi Mati, Ini Kata MUI Begini Tata Cara Terpidana Narkoba Ditembak Mati Kumpulan Eksekusi Mati Terzalim Heboh `Fatwa` Penghancuran Piramida dan Spinx Kader PKS Meninggal Usai Setor Hafalan Alquran Misteri Bayi yang Dibakar di Jatinegara Terungkap Pemuda Tewas Mengenaskan Usai Main Internet 19 Jam
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya