Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?
Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?
Kalau Semua Informasi Ada di Socmed, Apa Alasan Kita Membaca?
Bisa Nggak Wahyu Ningsih Jadi CEO Microsoft?
Jika Guru Digaji Lebih Layak, Apakah Kualitas Pendidikan Indonesia Akan Meningkat?
Dunia Endgame Gita Wirjawan
Dunia Endgame Gita Wirjawan
Maruf Amin
Dream - Majelis Ulama Indonesia (MUI) mendukung keputusan pemerintah menghukum mati para bandar narkotika dan obat-obatan terlarang. Sebab, narkoba memiliki dampak yang sangat berbahaya bagi masyarakat.
“Ini adalah salah satu fatwa dari MUI. Mereka harus dihukum yang sangat berat karena dampaknya lebih dahsyat daripada minuman keras,” kata Wakil Ketua MUI, Maruf Amin, sebagaimana dikutip Dream dari laman mui.or.id, Kamis 5 Maret 2015.
Menurut Maruf, MUI telah mengeluarkan Fatwa Nomor 53 Tahun 2014 terkait hukuman bagi produsen, bandar, pengedar, dan penyalahguna narkoba. Fatwa itu berisi tentang haramnya narkoba sehingga perlu diberikan hukuman berat bagi bandar narkoba dibutuhkan untuk mencegah kerusakan masa depan bangsa.
Maruf menambahkan, hukuman berat bagi bandar narkoba itu perlu dilakukan untuk memberikan efek jera dan demi kemaslahatan bersama.
“Dari syariat pemberian hukum berat sampai hukuman mati untuk kejahatan itu boleh. Kalau sudah diberi hukuman mati, pemerintah tidak boleh melakukan pengampunan dan keringanan untuk mereka,” kata Maruf.
Menurut dia, keputusan Presiden Joko Widodo tidak memberi grasi kepada sejumlah bandar narkoba sudah sejalan dengan MUI. Dia berharap pemerintah juga konsisten dan tegas terhadap terpidana mati.
“Keputusan Presiden tidak memberi grasi itu sesuai MUI. Itu penting untuk dilakukan. Dasar-dasarnya sudah ada. Tidak boleh pemerintah memberi pengampunan,” ujar Maruf. Baca Juga: Begini Tata Cara Terpidana Narkoba Ditembak Mati Kumpulan Eksekusi Mati Terzalim Heboh `Fatwa` Penghancuran Piramida dan Spinx Kader PKS Meninggal Usai Setor Hafalan Alquran Misteri Bayi yang Dibakar di Jatinegara Terungkap Pemuda Tewas Mengenaskan Usai Main Internet 19 Jam Mengupas Senjata Mematikan Tatang Koswara, Sniper Handal Dunia Pengemis Kaya Sukabumi, Omzet Rp 15 Juta Punya Dua Istri
Advertisement

6 Pelajaran Hidup Gen Z yang Perlu Dipelajari Oleh Generasi yang Lebih Tua, Bantu Hidup Lebih Tenang

5 Latihan Tanpa Beban yang Bisa Membantu Membentuk Otot Setelah Usia 50 Tahun


Jarang Minum Air Putih Setelah Bangun Tidur? Ini 6 Dampaknya bagi Tubuh

IHSG Lanjutan Menguat ke Level 5.387, Saham Bank Pelat Merah Bermekaran

Teori Lipstik: Mengapa Penjualan Lipstik Mewah Bisa Meningkat Saat Ekonomi Memburuk?

Suka Camilan Gurih Dan Renyah? Ini Pilihan Untuk Temani Aktivitas Sehari-hari