Heboh Percakapan Mirna dan Kembarannya Soal Jessica

Reporter : Maulana Kautsar
Sabtu, 13 Februari 2016 10:35
Heboh Percakapan Mirna dan Kembarannya Soal Jessica
Beredar juga foto-foto Mirna dan Jessica saat di Australia.

Dream - Belum lagi kasus kematian Wayan Mirna Salihin dituntaskan kepolisian, muncul gambar tangkapan layar (screenshot) percakapan Mirna, Sandy Salihin (kembaran Mirna), Hani, dan Vera Rusli.

Percakapan keempat perempuan diunggah oleh akun Instagram @allaboutrans. Adapun tangkapan layar diambil dari akun Facebook milik Vera.

Tampak dalam akun itu, keempat perempuan itu membicarakan bayi yang digendong Jessica Kumala. Sosok Mirna yang menjadi orang pertama yang berkomentar atas foto tersebut.

" Jesss gw culikkk yaaa?" tulis Mirna.

Tak berselang lama, Sendy membalas komentar kembarannya. Sendy mempertanyakan anak yang digendong Jessica kepada Mirna.

" Itu anak siapa mir?" kata Jessica.

Setelah kedua saudara itu saling berkomentar, dua sahabat lainnya Hani dan Vera ikut berkomentar. Mereka berbincang soal bocah yang digendong Jessica dengan penuh kegembiraan.

Hanie Juwita Boon: anaknya jessica sand, heehehhehe lucu yah

Vera Rusli: bukan anaknya jessica hann tp anaknya kakaknya jessica hihihi

Hanie Juwita Boon: hahahaha iyah gw tau ver. cm isengin jess aja...gila deh andrew lucu banget ya.gw jg mau culik donk jess..klo boleeh ^^ cc klo butuh childcare qta jagain aja si andrew haha gaya bgt gw

Vera Rusli: haha aku jg maw menculiknyaaa huhuhu iya jes kakak lo butuh babysitter gak hehehe

Made Sandy salihin: HAH?? hahaha kaget gw kira anaknya jess beneran haha

Anehnya, dalam percakapan itu tak muncul sosok yang dibincangkan, yaitu Jessica. Pembicaraan itu tercatat pada tanggal 2-4 Januari 2009. Jika dilihat sekilas, pengambilan gambar keempat sahabat itu dilakukan usai melaksanakan prosesi wisuda.

Saat Dream mencoba menelusuri kembali gambar ini di akun Facebook Vera Rusli, gambar tersebut juga tidak muncul.

1 dari 5 halaman

Beredar Foto Mesra Mirip Jessica dan Mirna

Dream - Beberapa hari pasca ditetapkannya Jessica Kumala sebagai tersangka, beredar foto mesra mirip Jessica dan Wayan Mirna Salihin.

Tetapi, kabar itu buru-buru dibantah Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya, Komisaris Besar Krishna Murti.

Menurut Krishna, foto yang terlihat diambil dari potongan video itu bukanlah foto Jessica dan Mirna. " Kayak gini banyak hoax. Banyak polemik di media," kata Krishna, Jumat 5 Februari 2016.

Meski begitu, kata Krishna, tim penyidik hingga kini masih berkutat untuk mengumpulkan fakta-fakta untuk kasus Mirna. Krishna enggan membeberkan fakta itu, sebab bahan itu hanya untuk proses pengadilan.

" Sekarang tugas kami melengkapi berkas. Bahan yang akan kami serahkan ke pengadilan sudah kami miliki. Tapi, tidak untuk kami," ujar dia.

Dia berharap publik bersabar dalam pengungkapan kasus Mirna. Ia akan menjelaskan secara gamblang jika berkas acara kasus itu telah diserahkan ke pengadilan.

" Kami minta nanti lihat saja di pengadilan, sekarang apa yang kami miliki diserahkan ke jaksa," ucap dia. (Ism) 

2 dari 5 halaman

Pesan Jessica ke Mirna: Mau Dong Dicium Sama Loe

Dream - Ayah Mirna, Darmawan Salihin mengungkap pesan mengejutkan dari Jessica Kumala Wongso, tersangka pembunuh putrinya yang dikirim untuk anaknya, Wayan Mirna Salihin. Pesan itu ditemukan dalam messenger WhatsApp di ponsel putrinya. 

Hal itu terungkap dalam acara Indonesia Lawyers Club di tvOne, Selasa malam 2 Februari 2016. Bermula saat advokat Hotman Paris Hutapea melontarkan pertanyaan kepada Darmawan. 

" Apakah ada pesan seolah-olah Jessica marah saat ditinggal Mirna menikah," tanya Hotman di acara yang sama. 

Mulanya, Darmawan agak ragu menyampaikan ini di media karena terkait materi penyidikan. Tapi akhirnya, Darmawan menjawab pertanyaan advokat nyentrik itu. 

" Mau dong dicium sama loe, udah lama," Darmawan mengutip pesan Jessica di ponsel putrinya. " Yang saya lihat seperti itu," tegas Darmawan membacakan pesan 'mesra' itu. 

Darmawan mengaku, masih ada lagi beberapa pesan dari Jessica ke putrinya, namun itu akan dibuka di pengadilan.

Menurut Darmawan, Jessica sempat menghilang lama. Tetapi, mendadak muncul dan mencari Mirna.

Bantah

Pengacara Jessica, Yudi Wibowo, membantah kliennya itu penyuka sesama jenis. " Enggakbenar itu. Jessica itu punya pacar bule," kata Yudi.

Yudi mengakui, Jessica tidak menyukai pria Indonesia. Sepengetahuannya, Jessica selalu menjalin cinta dengan pria asing. Tapi, Yudi tak menjelaskan dari negara manakah kekasih Jessica berasal.

" Dia nggak suka (cowok) Indonesia. Kekasihnya berwarga negara asing itu namanya Patrick," ucap Yudi beberapa waktu lalu. 

Yudi menuturkan kedekatan yang terjalin antara Jessica dan Mirna hanya sebatas pertemanan. Keduanya, kata Yudi, dekat karena sekolah di universitas yang sama di Sidney, Australia.

" Mereka memang bersahabat, karena sama-sama dari Indonesia juga. Tetapi, keduanya tidak tinggal di rumah yang sama. Jessica tinggal sendirian, sedangkan Mirna tinggal bersama orangtuanya," kata dia. (Ism) 

3 dari 5 halaman

Jessica Peragakan Adegan Ini Saat Menunggu Mirna

Dream - Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya melalukan rekonstruksi terkait kematian Wayan Mirna Salihin di Kafe Olivier, West Mall, Grand Indonesia (GI), Tanah Abang, Jakarta Pusat, Minggu 7 Februari 2016.

Dalam rekonstruksi itu dihadirkan Jessica Kumala, tersangka kasus tersebut dan Hani, teman mengopi Mirna yang lain.

Selain itu, tampak juga peran Cindy yang diduga sebagai pelayan Kafe Olivier saat kejadian tewasnya Mirna usai menenggak es kopi Vietnam di kafe tersebut.

Berdasarkan pantauan Dream.co.id di lokasi rekontruksi, Jessica yang mengenaikan seragam tahanan berwarna orange memperagakan saat ia memesan kopi untuk mirna.

Jessica kemudian terlihat tengah memegang menu makanan sambil memainkan ponsel di meja yang telah dipilihnya.

Saat menunggu dua sahabatnya, Mirna dan Hani datang, di meja sudah tersaji dua minuman.

Polisi menjaga secara ketat jalannya proses rekonstruksi. Pengunjung yang melintas dilarang memotret jalannya proses rekonstruksi.

4 dari 5 halaman

Temuan Mengejutkan Soal Jessica di Australia

Dream - Penyidik Polda Metro Jaya terus bekerja sama dengan Australian Federal Police (AFP), untuk mendapatkan bukti-bukti yang bisa mengaitkan tewasnya Wayan Mirna Salihin dengan tersangka Jessica Kumala Wongso.

Jessica diduga melakukan pembunuhan berencana terhadap temannya sendiri, Mirna pada 6 Januari lalu.

Jika terbukti bersalah, Jessica akan menghadapi tuntutan hukuman penjara minimal 20 tahun. Dan hukuman maksimal penjara seumur hidup atau hukuman mati.

Portal berita Australia, News.com.au mengungkapkan Jessica, orangtuanya dan dua saudaranya adalah penduduk tetap Australia. Mereka pindah kewarganegaraan dari Indonesia sekitar delapan tahun lalu. Keluarga Jessica selama ini tinggal di Sydney.

Seorang sumber yang dekat dengan keluarga mengatakan, Jessica sedang liburan di Indonesia dengan orangtuanya.

Jessica sebenarnya harus kembali bekerja beberapa minggu setelah penangkapannya. Di Australia, Jessica bekerja sebagai desainer grafis di Sydney.

" Dia tidak bersalah," kata sumber itu, yang selalu melakukan kontak dengan Jessica.

" Dia hanya warga Australia biasa; seorang wanita muda 27 tahun yang minum kopi kemudian mendapat masalah untuk sesuatu yang dia tidak lakukan" .

" Dia berada di tempat yang salah pada waktu yang salah dan (sekarang) dia bisa mati," tambah si sumber. 

Sebelum datang ke Indonesia, Jessica pernah bekerja di layanan ambulans Departemen Kesehatan New South Wales (NSW Ambulance) selama setahun lebih.

Menurut pernyataan News Ambulance yang diterima News.com.au, Jessica bekerja sebagai kontraktor lepas di posisi administratif dari Juli 2014 hingga pengunduran dirinya pada November 2015.

Ketika didesak tentang sosok Jessica selama bekerja di sana, NSW Ambulance menolak untuk berkomentar.

" Karena masalah ini dalam penyelidikan polisi, NSW Ambulance tidak dapat berkomentar lebih lanjut."

Seperti diketahui, Jessica dan Mirna sama-sama pernah kuliah di Australia, tepatnya di kampus Billy Blue College of Design, Sydney. Keduanya sama-sama lulus kuliah pada 2008.

Meski kuliah di kampus yang sama, Mirna dan Jessica mengambil jurusan yang berbeda.

5 dari 5 halaman

Dugaan Mengejutkan Motif Pembunuhan Mirna

Dream - Sudah hampir sebulan kasus pembunuhan Wayan Mirna Salihin berjalan. Tetapi, hingga kini kepolisian Polda Metro Jaya belum mengungkapkan motif di balik pembunuhan Mirna.

Dharmawan Salihin, ayah Mirna menepis kabar terbunuhnya putrinya berlatar belakang bisnis. Sebab, menurut dia, antara Jessica dan Mirna tidak memiliki ikatan bisnis.

" Wah kejauhan, nggak ada kaitannya. Om kerja apa, dengan Mirna dan Jessica ngak ada kaitannya. Dia (Jessica-red) baru pertama kali lihat," kata Dharmawan usai mendatangi Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya, Rabu 10 Februari 2016.

Dharmawan mengatakan posisi sebagai pemimpin perusahaan miliknya terbilang sudah cukup lama. Tapi, Dharmawan menyebut, proses belajar Mirna untuk memimpin perusahaan miliknya terbilang baru.

" Dari dulu juga sudah menjabat. Tapi kan ngajarin kerjanya baru pas pulang dari Australia dan nikah," ujar dia.

Lebih jauh, mengenai aktivitas Mirna dan Jessica di Negeri Kanguru itu, yang diselidiki Polisi Federal Australia (AFP), Dharmawan enggan menanggapi.

Meski telah mendengar informasi yang diberikan polisi Australia kepada Polda Metro Jaya, dia enggan membeberkan hasil temuan itu.

" Saya kalau ngomong semua, sama saja saya telanjangin semuanya," ucap dia.

Menurut dia yang terpenting saat ini adalah kasus ini dapat cepat disidangkan. Sebab, sejauh pengelihatannya polisi dan jaksa telah mengoreksi berkas kasus kematian Mirna.

" Insya Allah doain saja supaya kasus ini cepat disidangkan. Mudah-mudahan bisa cepat nih, nggak ada kurang apa-apa," kata dia.

Seperti yang diketahui sebelumnya, perngacara Jessica yaitu Yudi Wibowo sempat membuka dugaan kasus yang menimpa kliennya.

Kala itu, Yudi mengatakan jika motif warisan bisa saja muncul dan menjerat Arief Soemarko, suami Mirna.

‎" Siapa yang ngomong warisan. Jessica kan nggak ada saudara sama Bapaknya Mirna. Kalau dapat warisan motifasinya ya suaminya (Arief-red)," ujan dia menerangkan. (Ism) 

Beri Komentar