Hoaks Imbauan Penuhi Tangki BBM Saat Nataru Karena Karyawan Pertamina Mogok Kerja

Reporter : Ahmad Baiquni
Sabtu, 25 Desember 2021 16:00
Hoaks Imbauan Penuhi Tangki BBM Saat Nataru Karena Karyawan Pertamina Mogok Kerja
Pertamina menyatakan kabar tersebut bohong.

Dream - Di media sosial sempat beredar imbauan kepada masyarakat untuk memenuhi tangki BBM kendaraan. Alasannya, karyawan Pertamina akan mogol massal saat Natal dan Tahun Baru.

Imbauan ini disebar cukup banyak akun sejak beberapa hari lalu. Media sosial yang dipakai salah satunya adalah Facebook.

" DIHIMBAU...‼️ Mobil n Motor, Mulai 27 Des 2021 isi Penuh Tangki Bensinnya. Soalnya Karyawan Pertamina Mogok Kerja Massal, Mulai 29 Des 2021 ~ 7 Januari 2022," demikian bunyi imbauan tersebut.

Pesan ini sekilas tampak meyakinkan. Tetapi, kebenarannya sangat meragukan.

Hasil penelusuran tim Cek Fakta Liputan6.com didapat temuan artikel yang berkaitan dengan konteks imbauan tersebut. Tetapi, isi artikel tersebut bertolak belakang dengan bunyi imbauan yang tersebar.

Artikel tersebut berjudul Pertamina: Imbauan Isi Penuh Tangki Bensin Kendaraan Saat Nataru Hoaks. Artikel itu tayang di laman Liputan6.com edisi 23 Desember 2021.

1 dari 1 halaman

Hoaks!

Berikut konten dari artikel tersebut

Liputan6.com, Jakarta - PT Pertamina (Persero) menghimbau masyarakat tetap tenang menggunakan BBM dan LPG sesuai kebutuhan serta tidak melakukan pembelian secara berlebihan, karena pasokan energi tersedia aman dan mencukupi.

Terkait pesan yang menyebar luas di masyarakat tentang imbauan isi penuh tanki bensin motor atau mobilnya mulai 29 Desember 2021 sampai dengan 7 Januari 2022, Pertamina menegaskan informasi tersebut hoaks, tidak benar dan menyesatkan.

" Kami berharap masyarakat tidak melakukan panic buying, karena kami yakin seluruh pekerja Pertamina tetap mengedepankan kepentingan umum dan dapat bersama-sama menjaga kondusivitas dan kelancaran operasional," ujar Vice President Corporate Communication Pertamina Fajriyah Usman di Jakarta, Kamis (23/12/2021).

Menurut Fajriyah, saat ini Pertamina memiliki Satgas Natal dan Tahun Baru dan dilengkapi dengan PICC (Pertamina Integrated Command Center) yang melakukan monitoring 24 jam dan menjalankan kegiatan pengamanan ketersediaan dan distribusi BBM dan LPG, termasuk berkordinasi dengan Pemda dan pihak aparat.

Ini juga dijalankan untuk mitigasi pengamanan distribusi terkait dengan aksi serikat pekerja Pertamina.

Fajriyah menuturkan, Satgas Nataru 2021 melibatkan Direksi Pertamina maupun Direksi Sub Holding terkait, termasuk seluruh General Manager seluruh daerah yang telah melakukan pertemuan rutin memastikan kesiapan dan pengamanan distribusi BBM dan LPG.

Persiapan dilakukan mulai dari armada, build up stock di seluruh region, monitoring distribusi, hingga kesiapan dan keselamatan para pekerja yang bertugas.

" Pertamina juga memiliki pola distribusi RAE (reguler, Alternatif dan Emergency) untuk mengantisipasi kondisi emergency. sehingga pertamina tetap memastikan ketersediaan BBM dan LPG di seluruh wilayah," sambungnya.

Sebagai antisipasi Nataru, Pertamina telah menyiapkan 114 terminal BBM, 23 terminal LPG, 68 Depot Pengisian Pesawat Udara (DPPU), lebih dari 7.400 SPBU, serta seluruh rantai distribusi LPG mulai dari Stasiun Pengisian Bahan Bakar Elpiji (SPBBE) hingga agen dan pangkalan LPG baik yang subsidi maupun non subsidi memenuhi kebutuhan energi masyarakat.

Selain itu, Pertamina juga telah menyiapkan layanan dan fasilitas tambahan, seperti 1.077 SPBU Siaga dijalur reguler, 63 SPBU Siaga di jalur tol, 218 Motoris atau armada Pertamina Delivery Service (PDS), 144 titik kantong BBM SPBU, 34 unit Pertashop atau SPBU modular, serta lebih dari 48 ribu agen dan pangkalan LPG Siaga, layanan di 68 DPPU juga akan terus siaga memenuhi kebutuhan Avtur bagi seluruh maskapai penerbangan.

" Dengan kesiapan ini, kami berharap masyarakat dapat menikmati liburan Natal dan Tahun Baru dengan tenang bersama keluarga," pungkas Fajriyah.

Artikel di atas memuat klarifikasi dari pihak Pertamina. Dari penjelasan yang disampaikan Fajriyah, dapat disimpulkan pesan imbauan mengisi penuh tangki BBM karena karyawan Pertamina akan mogok massal adalah hoaks atau bohong.

Beri Komentar