Suara-Suara di DPR Soal Ijazah Gibran
Huawei Gandeng LinkAja, Pembayaran QRIS Bisa Lewat Smartwatch HUAWEI WATCH GT 7 Series
Gandeng Bilal Indrajaya, Lyodra Beri Pesan Tak Menyerah pada Album Terkunci Di Kamu
7 Jenis Tanaman yang Bisa Mengundang Ular ke Halaman Rumah, Bukan karena Baunya
Kenapa Tikus Suka Bersarang di Mesin Mobil, dan Cara Mengusirnya untuk Selamanya
Dua Seniman Indonesia Raih Grand Prize MR.D.I.Y. Regional Art Competition 2026
3 Suplemen yang Diam-Diam Bisa Mengganggu Tidur, Salah Satunya Sering Dikonsumsi
MK Sudah Putus, Drama Ijazah Gibran Belum Tamat
© MEN
Dream - Kisah tentang banjir zaman Nabi Nuh masih menjadi misteri para ilmuwan. Banyak yang penasaran kemana air banjir itu surut.
Pada 2016, ilmuwan Rusia mengklaim telah menemukan bukti banjir besar yang terjadi di zaman Nabi Nuh di lubang terdalam di dunia, Kola Deep Borehole, di Rusia. Lubang terdalam itu berada di kedalaman 12 km.
Bukkti itu ditemukan ketika ilmuwan menggali lubang terdalam di dunia di Oblast Murmansk, Rusia. Penggalian itu menemukan sesuatu yang mengejutkan.
Alih-alih lapisan berbatu padat dan kering di bawah Kola Superdeep Borehole, ilmuwan menemukan penemuan air dalam jumlah besar, sehingga menunjukkan bahwa bumi tak hanya terdiri dari kerak, mantel, dan inti bumi.
Plano Existencial yang merilis video proses penggalian lubang ini mengklaim, di sinilah air banjir besar yang terjadi pada zaman Nabi Nuh bersemayam, seperti yang diceritakan di Alkitab dan Alquran.
Dalam kitab suci diceritakan, saat banjir besar di zaman Nabi Nuh terjadi, air bah menutupi seluruh bumi hingga ketinggian lebih dari 6,7 meter di atas puncak gunung tertinggi di dunia akibat hujan besar terus menerus.
Air surut 150 hari kemudian dan ini diyakini sebagai azab Allah SWT. Menurut peneliti, air itu mengalir ke celah yang sangat dalam.
" Batu tidak keropos tetapi ada air di sana, mendukung klaim bahwa ada banjir besar yang menutupi seluruh bumi," kata para peneliti, dikutip dari Express.
Kola Superdeep Borehole merupakan palung terdalam di dunia dengan kedalaman 12.262 meter atau 12 km. Pada awal 1990-an, lubang itu pernah ditutup tanpa alasan jelas.
Konon, penutupan dilakukan karena ilmuwan menemukan sesuatu yang aneh di sana. Berdasarkan rumor yang beredar, ketika ilmuwan mengebor lubang, mereka mendengar suara-suara yang diyakini merupakan jeritan jiwa yang sedang disiksa di neraka.
Sedangkan berdasarkan studi ilmiah, peneliti menemukan unsur helium, hidrogen, nitrogen, dan karbon dioksida di dalam lubang tersebut. Mereka juga menemukan fosil di kedalaman 6,5 kilometer.
Laporan : Erdyandra Tri Sandiva
Advertisement
Kasus Ijazah Gibran, Sudah Selesai atau Belum?

Menilik 5 Green Movement Seru di Synchronize Festival

Deal Lepas 10,08 Miliar, Low Tuck Kwong Tambah Porsi Lego Saham Bayan Resources ke Jhonlin Baratama

IHSG Dibuka Menguat, Investor Pantau Laporan Cadev RI

MK Tak Temukan Bukti Gibran Punya Ijazah Setara SMA, Tapi Tak Bisa Batalkan Status Wapres


Kenapa Pekerjaan Baru di Usia 30-an Bisa Membuat Kita Merasa Bodoh Lagi?

Setir Mobil Tiba-Tiba Berat Diputar? Ini 4 Penyebab dan Cara Mengeceknya


Pepaya vs Mangga, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah dan Pencernaan?


Huawei Gandeng LinkAja, Pembayaran QRIS Bisa Lewat Smartwatch HUAWEI WATCH GT 7 Series

Gandeng Bilal Indrajaya, Lyodra Beri Pesan Tak Menyerah pada Album Terkunci Di Kamu