Imam Besar New York: Kami Sudah Kebal dengan Donald Trump

Reporter : Maulana Kautsar
Kamis, 17 Desember 2015 09:42
Imam Besar New York: Kami Sudah Kebal dengan Donald Trump
Shamsi Ali mengatakan ancaman Trump tidak akan berpengaruh terhadap pertumbuhan muslim di AS.

Dream - Reaksi terhadap pernyataan kandidat calon presiden Partai Republik Donald Trump yang akan melarang muslim masuk Amerika Serikat kian memanas. Banyak kecaman muncul dari seluruh dunia terkait pernyataan tersebut.

Meski demikian, Imam Besar New York Ustaz Shamsi Ali yang merupakan Warga Negara Indonesia (WNI) tidak terlalu memperhatikan pernyataan tersebut. Dia tidak heran dengan pernyataan Trump yang memang selalu kontroversial.

" Donald Trump memang dikenal sebagai sosok kontroversial. Jadi, bukan hal yang baru sebenarnya pernyataan itu," ujar Shamsi saat berbincang panjang dengan Dream di Jakarta, Selasa, 15 Desember 2015.

Shamsi mengatakan, tidak mau ambil pusing dengan pernyataan Trump. Bagi dia dan sebagian besar muslim di Negeri Paman Sam itu, pernyataan itu tidak akan membahayakan.

" Saya sebagai seorang warga New York dan Imam tidak begitu mengurusi pernyataan Trump. Kami sudah kebal dengan pernyataan dia," ucap dia.

Selanjutnya, kata Shamsi, pernyataan Trump tak lebih dari mencari sensasi belaka untuk meraih simpati publik AS. Sehingga dia berkesimpulan hal itu tidak akan mengganggu perkembangan Islam di AS.

" Saya merasa itu tidak akan mengganggu perkembangan Islam di Amerika. Sama sekali tidak," kata Syamsi. (Ism) 

Beri Komentar
Istri Akui Cemburuan, Daus Mini: Coverboy Sih Nggak ya