Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Keluarga (Foto: Shutterstock)
Dream - Emosi dan kemarahan yang tak terkendali bisa memunculkan hal-hal buruk. Saat level emosi begitu tinggi hubungan keluarga bisa sampai terputus. Mungkin Sahabat Dream pernah mendengar insiden seorang ibu yang tak mau lagi mengakui anak kandungnyanya dan dianggap bukan keluarga lagi.
Ada juga yang sebaliknya, seorang anak yang tak mau berhubungan lagi dengan orangtua dan memutuskan komunikasi serta tak menganggapnya lagi. Seperti dikutip dari NU Online, sikap pemutusan hubungan darah semacam itu umumnya dipicu oleh gejolak emosional yang tinggi, lepas kendali, dan egosentrisme.
Kasus yang sama juga kadang terjadi pada hubungan antarsaudara kandung, cucu-kakek, paman-keponakan, dan seterusnya. Islam melarang keras sikap semacam itu. Alquran, sunnah, dan para ulama sepakat akan pentingnya tali kekeluargaan dan menilai pengingkaran terhadapnya sebagai perbuatan dosa.
Hadratussyekh Muhammad Hasyim Asy'ari, pendiri Nahdlatul Ulama, bahkan secara khusus mengarang kitab berjudul at-Tibyan fî Nahyi an Muqatha'atil Arham wal Aqarib wal Ikhwan (Penjelasan tentang Larangan Memutus Hubungan Mahram, Kerabat, dan Persaudaraan) yang mengutip banyak ayat dan hadist. Salah satunya adalah Annisa ayat 1:

Artinya: " Bertakwalah kepada Allah yang dengan (mempergunakan) nama-Nya kamu saling meminta satu sama lain, dan (peliharalah) hubungan silaturrahim. Sesungguhnya Allah selalu menjaga dan mengawasi kamu"
Bahkan dalam Surah Muhammad, Allah SWT memberi peringatan keras pada mereka yang memutus hubungan kekeluargaan. Merupakan orang yang dilaknat seperti ditulikan dan dibutakan.

Artinya: “ Maka apakah kiranya jika kamu berkuasa kamu akan membuat kerusakan di muka bumi dan memutuskan hubungan kekeluargaan? Mereka itulah orang-orang yang dilaknati Allah dan ditulikan-Nya telinga mereka dan dibutakan-Nya penglihatan mereka" .
Penjelasan selengkapnya baca di sini.
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya