Montase Adalah Kumpulan Gambar Dalam Satu Frame, Begini Penjelasan Lengkapnya

Reporter : Ulyaeni Maulida
Selasa, 3 November 2020 09:40
Montase Adalah Kumpulan Gambar Dalam Satu Frame, Begini Penjelasan Lengkapnya
Montase adalah karya seni tempel yang menggabungkan berbagai gambar berbeda.

Dream – Montase adalah salah satu karya seni yang masih digemari hingga saat ini. Teknik pembuatannya pun semakin modern, seiring perkembangan zaman.

Montase adalah karya seni tempel yang menggabungkan berbagai jenis gambar dalam satu frame. Kombinasi gambar-gambar tersebut memberikan efek indah yang mampu memanjakan mata.

Meski begitu, montase tak hanya sekedar menempel dan menggabungkan gambar, namun juga setiap gambar memiliki makna dan saling berkaitan.

Dalam istilah modern montase adalah photomontage. Karya montase pun tetap bertahan di industri kreatif, terutama yang berkaitan dengan fotografi. Mengandalkan software editing gambar dengan teknik croping, layering, dan eksposisi.

1 dari 6 halaman

Sejarah Singkat Montase

Ilustrasi© Pixabay.com

 

Sergei Eisenstein memiliki nama asli Sergei Mikhailovich Eizenshtein. Eisenstein adalah kunci kedua sebagai sineas dalam perfilman Rusia. Tahun 1923, Sergei Eisenstein mulai merancang dan merumuskan teori montase atau montage. Sergei Eisenstein dikenal sebagai “ Bapak Montase Dunia”

Pada tahun tersebut Eisenstein membuat karya film pertamanya yang berjudul Glumov’s Diary. Diikuti dengan Strike (1925), dan The Battleship Potemkin (1925) yang mendapat apresiasi dan diakui di seluruh dunia.

Dengan latar belakang di bidang teater dan juga desain, Eisenstein berusaha untuk menerjemahkan pelajaran dari Griffith dan Karl Marx kedalam pengalaman penonton tunggal. Eisenstein berusaha untuk berteori tentang pengeditan film sebagai benturan gambar dan ide.

Pada tahun 1929 dalam esainya “ Beyond the Shot” Eisenstein menjelaskan teorinya tentang daya tarik montase dengan membandingkan montase dengan hieroglif Jepang. Dia menunjukan bahwa dua simbol yang disatukan dapat membuat makna baru.

© Dream
2 dari 6 halaman

Pengertian Montase

Ilustrasi© Pixabay.com

 

Montase adalah karya seni tempel yang mengkombinasikan gambar-gambar dari berbagai sumber dalam sebuah frame. Setiap gambar memiliki keterkaitan dan makna yang saling berhubungan.

Montase adalah karya seni yang menggabungkan gambar dari berbagai sumber. Sumber tersebut dapat berasal dari majalah bekas, koran, ataupun buku yang sudah tak terpakai. Namun, gambar yang diambil tetap memiliki makna yang saling berhubungan.

Dulunya, montase adalah karya perakitan yang hanya mengubah dua dimensi. Seiring perkembangan zaman dan teknologi, teknik montase pun semakin berkembang. Bahkan mampu menampilkan karya montase tiga dimensi.

Montase saat ini juga lebih banyak dikaitkan dengan fotografi. Sehingga montase adalah bentuk modifikasi gambar baik analog maupun digital.

Montase modern lebih dikenal dengan Photomontage. Photomontage adalah proses dan hasil pembuatan foto komposit dengan memotong dan menggabungkan dua atau lebih foto menjadi ilusi subjek nyata.

 

3 dari 6 halaman

Teknik Montase

Ilustrasi© Freepik

 

Montase adalah kombinasi dari generalisasi komposisi tentang gambar dan gambar itu sendiri: fusi dari unsur-unsur komposisi yang disatukan bersama dengan kontur gambar yang umum (Eisenstein, 2010).

Dalam istilah perfilman teknik montase adalah teknik mengedit potongan film tematik (footage) yang telah diambil dan terpisah kemudian menggabungkannya ke dalam rangkaian yang disusun dan tertata rapi. Potongan gambar-gambar yang bergerak disusun dengan teliti oleh sutradara, editor film, teknisi visual dan suara.

© Dream
4 dari 6 halaman

Fungsi Montase

Ilustrasi© Freepik

 

Dalam pembuatan montase diperlukan berbagai teknik khusus dan kreatif. Teknik montase tersebut pun memiliki fungsi masing-masing. Berikut fungsi dari teknik montase adalah:

  • Fungsi praktis montase adalah fungsi yang terdapat pada benda sehari-hari. Sebuah karya montase dapat digunakan sebagai dekorasi atau dekorasi rumah.
  • Fungsi edukatif montase adalah dapat mengembangkan pikiran, emosi, estetika, dan kreatifitas.
  • Fungsi ekspresi montase adalah teknik perakitan yang menggunakan bahan dan tekstur berbeda sebagai bentuk ekspresi.
  • Fungsi psikologis montase adalah mengembangkan ide dan emosi yang dapat mengurangi beban psikologis.
  • Fungsi sosial montase adalah berbagai karya yang dibuat dapat membantu menciptakan lapangan kerja dengan kreatifitas.
5 dari 6 halaman

Cara Membuat Montase Sederhana

Ilustrasi© Pexels.com

 

Untuk membuat montase dapat dimulai dengan benda-benda disekitar kamu. Lengkapi dengan ide kreatif yang membuat karya montase semakin menarik.

Untuk membuat montase sederhana, kamu dapat mengikuti langkah-langkah berikut ini.

  1. Siapkan barang yang diperlukan. Usahakan barang tersebut mudah untuk ditemukan.
  2. Sediakan alat untuk membuatnya. Seperti, gunting, lem, pensil warna, kertas HVS, dan buku gambar.
  3. Tentukan tema yang kamu inginkan.
  4. Mulai kumpulkan gambar yang berkaitan dengan tema yang telah ditentukan.
  5. Usahakan setiap gambar memiliki makna yang saling berkaitan.
  6. Potong sesuai dengan keinginan kamu dan tempelkan gambar tersebut sesuai kreatifitas kamu.
  7. Tambahkan warna arsiran dengan crayon atau pensil gambar yang telah kamu siapkan.
  8. Jika dirasa telah selesai, kamu dapat melihat kembali hasil karyamu untuk menentukan apakah perlu adanya perbaikan atau tidak.
  9. Selesai.
© Dream
6 dari 6 halaman

Cara Membuat Montase Digital

Ilustrasi© Pexels.com

 

Seperti yang telah dijelaskan sebelumnya, jika pembuatan karya montase pun semakin berkembang. Bahkan montase dapat dibuat secara digital dengan memadukan berbagai teknik fotografi.

Berikut adalah langkah-langkah membuat montase digital.

  1. Siapkan software digital yang bisa digunakan untuk menempel gambar.
  2. Bisa gunakan Adobe Ilustrator, Adobe Photoshop, Adobe Indesign, PicsArt, dan lain sebagainya.
  3. Siapkan gambar yang diinginkan untuk membuat montase.
  4. Pastikan gambarnya tak terlalu sulit digabungkan dengan gambar yang lain.
  5. Buka software yang dimiliki.
  6. Import gambar yang sudah disiapkan
  7. Pertama masukkan gambar yang akan menjadi background.
  8. Lalu masukkan gambar pendukung yang akan ditempelkan.
  9. Pastikan software yang digunakan sudah dikuasai agar teknik croping, layering, dan eksposisi bisa dipraktikkan dengan benar.
  10. Lakukan secara perlahan sehingga hasilnya sesuai yang diinginkan.
  11. Gunakan kreatifitas untuk memadukan warna dan gambar sehingga menjadi karya montase yang indah.

 

(Sumber: Liputan6.com, elib.unikom.ac.id dan sumber lainnya)

Beri Komentar