Jenazah Pendaki Gunung yang Hilang 45 Tahun Teridentifikasi

Reporter : Ahmad Baiquni
Senin, 10 Agustus 2015 08:00
Jenazah Pendaki Gunung yang Hilang 45 Tahun Teridentifikasi
Dua pendaki asal Jepang dinyatakan hilang sejak 1970 saat mendaki gunung Matterhorn. Jenazahnya baru ditemukan tahun lalu dan baru terindentifikasi tahun ini.

Dream - Dua orang pendaki berkewarganegaraan Jepang, Michio Oikawa dan Masayuki Kobayashi dinyatakan hilang saat mendaki gunung Matterhorn di Swiss tahun 1970. Selama 45 tahun, tidak ada informasi terkait keberadaan mereka.

Tetapi pada September tahun lalu ditemukan jasad yang tinggal tulang yang terbungkus pakaian saat salju tengah mencair. Jasad tersebut kemudian diidentifikasi menggunakan tes DNA.

Sejumlah dokter forensik mengambil DNA dari tulang-tulang tersebut dan mencocokkan dengan sampel dari keluarga mereka. Hasilnya, jazad tersebut identik dengan Michio can Masayuki.

Pasangan ini menghilang saat berada di Puncak Zermatt. Kala itu, tim pencari tidak berhasil menemukan keduanya.

Juru bicara kepolisian setempat Stephane Vouardoux mengatakan keduanya sempat bermalam di sebuah gubuk sehari sebelum kejadian pada 17 Agustus 1970. Menurut dia, keduanya lalu naik ke Puncak Zermatt untuk bisa melihat pemandangan sisi utara Matterhorn.

" Mereka mungkin terkejut ada badai salju kemudian mereka menghilang. Badai berlangsung selama beberapa hari menghambat proses pencarian oleh tim penyelamat," ujar Vouardoux.

Para ahli forensik menguji DNA dari tulang-tulang yang ditemukan. " Kepolisian bekerjasama dengan Konsulat Jepang Genewa untuk memanggil para keluarga mereka," ungkap salah satu juru bicara.

Michio Oikawa merupakan pria yang lahir di tahun 1947 dan tinggal di Chiba. Sedangkan Masayuki Kobayasi lahir pada 1948 dan tinggal di Tokyo.

Otoritas Jepang telah membuat sejumlah persiapan untuk memulangkan kedua jenazah tersebut.

Sumber: mirror.co.uk

Beri Komentar