Tas Berisi Uang Tunai Tertinggal Di Tepi Jalan (emirates247.com)
Dream - Modus baru pencurian uang ATM terjadi di New Jersey, Amerika Serikat. Teknisi ATM diduga sengaja menaruh tas berisi uang tunai sebesar USD 150,000 atau sekitar Rp 2 miliar di pinggir jalan. Modusnya, lupa alias tertinggal.
Insiden yang sempat terekam kamera CCTV itu terjadi ketika sebuah mobil yang dikemudikan dua teknisi mesin ATM, terparkir di sebuah kawasan industri. Salah satu teknisi keluar mobil dan menuju ATM untuk mengisi mesin itu dengan uang tunai.
Teknisi itu kembali ke mobil sembari membawa tas berisi uang sisa. Tas itu diletakkan di trotoar dekat mobil dan dibiarkan beberapa lama.
Entah apa yang ada di pikiran si teknisi. Ia masuk mobil tanpa membawa tas berisi uang tunai tadi. Mobil tersebut kemudian melaju dan meninggalkan tas itu.
Sepintas insiden tersebut cukup konyol. Tetapi, polisi justru mengidentifikasi insiden tersebut merupakan modus perampokan baru.
Sebab, beberapa lama setelah tas itu tertinggal, ada satu unit mobil mendekat. Mobil itu kemudian menyambar tas yang berada di trotoar dan melaju kencang ke sebuah bengkel.
Polisi menduga teknisi ATM tersebut telah bekerjasama dengan perampok.
(Ism, Sumber: emirates247.com)
Advertisement
Refuse Derived Fuel (RDF), Saat Sampah Jadi Bahan Bakar Alternatif

Perusahaan Milik Orang Terkaya Indonesia Bakal Rekrut 1.000 Pegawai Baru

Sempat Terpeleset 20 Menit, IHSG Bergerak Menguat di Paruh Pertama Perdagangan

Sosok 2 Orang Terkaya Indonesia yang Masuk Wantimpres Presiden Prabowo

Sederet Alasan untuk Investasi Emas 'Hijau'


5 Cara Membantu Tubuh Mengeluarkan Mikroplastik, Bisa Dimulai dari Konsumsi Makanan Bergizi

Alkimia: Ilmu Kuno yang Dipelajari Berabad-Abad, Adakah Hubungannya dengan Kimia Modern?

Teh Panas atau Es, Mana yang Lebih Banyak Mengandung Antioksidan?

Benarkah Uang Bisa Membeli Kebahagiaan? Studi Ungkap Jawabannya Tak Sesederhana Itu

Pengeluaran Rp1,65 Juta, BPS Bongkar Uang WNI Menguap Kemana Saja

Refuse Derived Fuel (RDF), Saat Sampah Jadi Bahan Bakar Alternatif

Perusahaan Milik Orang Terkaya Indonesia Bakal Rekrut 1.000 Pegawai Baru