Dream - Polisi menduga pembunuhan sekretaris bos provider XL Axiata, Hayriantira, sudah direncanakan. Berangkat dari pengakuan pelaku dan pra rekonstrusi, penyidik merasa ada sejumlah kejanggalan.
" Keterangan pelaku ini memang berubah-ubah setiap hari," kata Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya Komisaris Besar Pol Krishna Murti usai menggelar pra rekontruksi di Garut, Jawa Barat, Jumat 7 Agustus 2015.
Menurutnya, beberapa hal yang memperlihatkan unsur pembunuhan berencana, antara lain memilih memakai mobil dengan pelat nomor palsu yang dibuat sendiri.
Lalu usai membunuh, pelaku membuang baju dan ponsel korban di Halte Guntur. " Dia mengaku tahu Halte Guntur dari aplikasi Wazze. Tapi itu kami masih dalami," kata Krishna.
Ia menambahkan pelaku juga memilih tidak membawa apa-apa ke Garut. " Banyak hal yanag mencurigakan, kami akan selidiki dugaan pembunuhan ini direncanakan atau tidak," tuturnya.
Keluarga korban sendiri mengaku tidak percaya jika Andi Wahyudi sampai tega membunuh Rian. Keluarga Rian mengaku sudah mengenal Andi sejak ia masih duduk di bangku SMP. Andi adalah teman kakak korban. Mereka menduga ada motif lain di balik tewasnya Rian.
Advertisement

Hotel Terbesar di Dunia Ternyata Ada di Malaysia, Punya 7.351 Kamar

Cara Membuat Tubuh Tetap Sehat Walau Hanya Miliki Satu Ginjal Saja

El Niño dan La Niña: Dua Wajah Berlawanan dari Satu Siklus Iklim Pasifik

Kapan Waktu Terbaik Makan Sebelum Olahraga agar Energi Tetap Terjaga?

Teh Panas atau Es, Mana yang Lebih Banyak Mengandung Antioksidan?

Alkimia: Ilmu Kuno yang Dipelajari Berabad-Abad, Adakah Hubungannya dengan Kimia Modern?

5 Cara Membantu Tubuh Mengeluarkan Mikroplastik, Bisa Dimulai dari Konsumsi Makanan Bergizi