Jenderal Tito Karnavian Dan Jenderal Badrodin Haiti Berfoto Bersama Usai Pelantikan Di Istana Negara (ANTARA FOTO/Yudhi Mahatma)
Dream - Masa jabatan Jenderal Pol Badrodin Haiti memimpin Kepolisian Republik Indonesia (Polri) telah berakhir. Hal ini ditandai dengan dilantiknya Komisaris Jenderal Pol Tito Karnavian menjadi kapolri baru oleh Presiden Joko Widodo pada Rabu, 13 Juli 2016.
Hari ini, Badrodin resmi meletakkan jabatan pada upacara serah terima yang digelar di lapangan Stadion Perguruan Tinggi Ilmu Kepolisian (PTIK).
Dalam serah terima tersebut, Badrodin mengenang kondisi Polri saat dia pimpin. Kala itu, dia memimpin kepolisian di masa-masa sulit lantaran kepercayaan masyarakat terhadap Korps Bhayangkara tengah berkurang.
" Dalam kajian strategis, saya melihat Polri pada saat itu pada posisi yang sangat sulit dan tidak menguntungkan. Masyarakat ragu dan berkurang tingkat kepercayaan kepada Polri," ujar Badrodin di hadapan peserta upacara, Kamis, 14 Juli 2016.
Kondisi ini membuat Polri bekerja keras mengembalikan kepercayaan masyarakat. Dia mengajak seluruh jajaran anggota Polri untuk membangun kembali soliditas dalam bekerja.
" Kuncinya ada dua, pertama itu bagaimana menempatkan kepentingan institusi Polri menjadi kepentingan utama, dan mengutamakan fokus kerja Polri," ucap dia.
Advertisement
Dari Rumah BUMN hingga Pameran, Cara UMKM Menembus Pasar Global

AI Makin Ancam Manusia, PBB Ingatkan Dunia Jangan Terlambat Mengendalikannya

Inilah Peta Baru Dunia Versi PBB: Eropa dan Amerika Jadi Lebih Kecil. Mengapa?

Tak Lagi ke Bantargebang, Sebagian Limbah Jakarta Belok ke Bank Sampah

Sampah Bisa Jadi Voucher Belanja hingga Pengganti Batubara


Masalah Keuangan Berkepanjangan Bisa Berkaitan dengan Penuaan Otak Lebih Cepat, Ini Penjelasannya

Pemeriksaan Kesehatan yang Penting untuk Perempuan Usia 20-an, 30-an, 40-an, dan 50-an


Tembus 21 Juta Views, 'Kasih Aba-Aba 2.0' Naykilla & Tenxi Jadi Tren TikTok Untuk Sambut Shopee 9.9


Tak Cukup Lihat Klaim di Kemasan, Orang Tua Perlu Lihat Bukti di Balik Susu Formula Anak

Dari Rumah BUMN hingga Pameran, Cara UMKM Menembus Pasar Global