JK: Wapres dan 3 Menteri Pengurus DMI, Kelewatan Kalau Masjid Tak Maju

Reporter : Syahid Latif
Minggu, 25 November 2018 17:34
JK: Wapres dan 3 Menteri Pengurus DMI, Kelewatan Kalau Masjid Tak Maju
Rakernas Dewan Masjid Indonesia (DMI) menghasilkan 7 rekomendasi salah satunya larangan menggunakan masjid sebagai sarana kegiatan ekonomi praktis.

Dream - Dewan Masjid Indonesia (DMI) merekomendasikan pelarangan masjid sebagai sarana kegiatan politik praktis untuk kepentingan jangka pendek. Imbauan itu tersebut merupakan satu dari tujuh rekomendasi hasil Rapat Kerja Nasional pertama (Rakernas I) DMI.

Meski melarang kegiatan politik praktis, DMI menegaskan mendukung penuh proses demokrasi yang aman, damai, dan demokratis.

Rekomendasi itu dibacakan Ketua Panitia Pengarah Rakernas I PP DMI, Kiai Haji Manan Abdul A Ghani, di Hotel Grand Sahid, Jakarta, Minggu, 25 November 2018.

Selain soal larangan penggunaan masjid untuk kegiatan politik praktis, DMI juga merekomendasikan soal-soal internal diantaranya seperti penguatan konsolidasi menyeluruh dan percepatan implementasi dan penajaman program DMI, kaderisasi dan suksesi kepemimpinan di semua tingkatan organisasi itu.

 Penutupan Rakernas I DMI

Rakernas diikuti sekitar 250 pengurus pusat, daerah, dan badan otonom DMI yang telah berlangsung tiga hari dan ditutup Wakil Presiden yang juga Ketua Umum DMI, Jusuf Kalla.

Hadir dalam penutupan itu antara lain Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi, Syafruddin, yang juga Wakil Ketua Umum DMI, serta Menteri Komunikasi dan Informasi Rudiantara yang merupakan salah satu pengurus pusat DMI.

 Penutupan Rakernas I DMI

Seusai pembacaan rekomendasi, Wakil Ketua Umum DMI, Syafruddin mengukuhkan dua badan otonom yang bernaung di bawah DMI yakni Perhimpunan Remaja Masjid (Prima) DMI dan Badan Pembina Taman Kanak-Kanak Islam (BPTKI) DMI.

Syafruddin juga menyerahkan Sertifikat DMI kepada PT Unilever Tbk sebagai penghargaan terhadap perusahaan itu yang telah berpartisipasi dalam kegiatan bersih-bersih masjid yakni di 1.100 masjid sepanjang tahun 2017 dan 2.200 masjid tahun 2018.

 Penutupan Rakernas I DMI

Dalam sambutan penutupannya, Ketua Umum DMI Jusuf Kalla menyampaikan semua target dan rencana yang telah dicanangkan oleh DMI sejauh ini berjalan dengan baik. “ Upaya-upaya kita untuk memakmurkan masjid sungguh-sungguh telah berjalan dengan baik,” katanya.

Menurut JK, DMI beberapa tahun ini telah berupaya memperbaiki penampakan fisik bangunan dan perlengkapan masjid. Upaya meningkatan kemampuan sumber daya manusia pengurus masjid juga telah dilakukan.

Ke depan, JK berharao ada sinergi dan keseimbangan antara tiga hal yakni fisik masjid, pengurus, dan yang mengisinya. “ Masjid ini kekuatan untuk meningkatkan harkat umat,” katanya.

Sambil berseloroh, JK bahkan mengatakan, “ Kalau masjid tidak maju, kelewatan. Ketuanya Wakil Presiden, tiga menteri jadi pengurusnya. Ada Menteri PANRB Pak Syafruddin, Menkominfo Rudiantara, Menteri Agraria Sofyan Djalil. Dan mereka jadi pengurus bukan sekadar pasang nama. Betul-betul mengurusi DMI,” katanya.(Sah)

Beri Komentar
Tutorial Ikuti Audisi LIDA 2020 Indosiar di KapanLagi Lewat Handphone