6 Pelajaran Hidup Gen Z yang Perlu Dipelajari Oleh Generasi yang Lebih Tua, Bantu Hidup Lebih Tenang
Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Presiden Joko Widodo Meminta Indonesia Percaya Diri.
Dream – Presiden Joko Widodo (Jokowi) meminta rakyat Indonesia untuk percaya diri. Dengan kepercayaan diri, Indonesia bisa mengejar ketertinggalannya.
“ Kita harus percaya pada kekuatan bangsa kita sendiri. Banyak bukti yang menunjukkan bahwa kita mampu untuk meraih kemajuan,” kata Jokowi di Jakarta, dilansir dari setkab.go.id, Rabu 16 Agustus 2017.
Misalnya, kata dia, perbankan nasional sempat minder dan takut bank asing masuk ke Indonesia. Kini, ketakutan itu sirna.
“ Ternyata, bank-bank nasional kita mampu bersaing dan kini telah menjadi bank-bank yang besar,” kata dia.
Selain itu, Jokowi menyebut Indonesia punya kekuatan di generasi muda. Dikatakan bahwa banyak anak muda yang berprestasi. Misalnya berpretastasi secara akademis maupun non akademis. Untuk yang akademis misalnya, menjuarai olimpiade sains, sedangkan yang non akademis ada yang menjadi penghapal Alquran.
Generasi muda, kata wali kota Solo, turut menjadi penggerak perekonomian. Banyak mereka yang berkecimpung di industri kreatif.
“ Demikian pula dengan industri kreatif dan film-film nasional kita yang banyak digerakkan oleh anak-anak muda, semakin digemari dan ditonton oleh banyak orang,” kata dia.
Namun, Jokowi mengingatkan semua keunggulan tersebut tak boleh membuat Indonesia terlena. “ Masih banyak janji kemerdekaan yang harus ditunaikan,” kata dia.
Mental Budak
Pada bagian lain, Jokowi juga mengingat Indonesia adalah bangsa yang besar. Indonesia bukan hanya besar karena jumlah pendudukn, pulau, sumberdaya alam yang melimpah. Negara ini besar karena bisa tetap kokoh bersatu sampai menginjak usianya ke-72 tahun.
Indonesia, lanjut Jokowi juga bangsa petarung yang berani berjuang dengan kekuatan sendiri meraih dan merebut kemerdekaan. Semua itu, harus membuat rakyat Indonesia semakin bangga.
“ Kita harus meninggalkan warisan kolonialisme, yang menjadikan bangsa kita bermental budak, karakter rendah diri, pecundang dan selalu pesimis dalam melihat hari esok,” kata Jokowi.
Kepala Negara juga berpesan agar rakyat INdonesia harus bisa membuang jauh-jauh mentalitas negatif yang membuat sesama anak bangsa saling mencela, saling mengejek, dan saling memfitnah. " Karena kita adalah bersaudara, saudara se-Bangsa dan se-Tanah Air."
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?

4 Tanda Awal Penyakit Jantung pada Perempuan yang Sering Dianggap Sepele


Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia

6 Pelajaran Hidup Gen Z yang Perlu Dipelajari Oleh Generasi yang Lebih Tua, Bantu Hidup Lebih Tenang

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
