Selasa, 20 Oktober 2026 Cari

Jokowi: Pandemi Datang, Memori Masyarakat Tangguh Bencana Kembali Hidup

Reporter : Ahmad Baiquni
Senin, 9 November 2020 19:00
Jokowi: Pandemi Datang, Memori Masyarakat Tangguh Bencana Kembali Hidup
Jokowi bersyukur masyarakat Indonesia terwarisi sikap optimistis dan pantang menyerah dari nenek moyang.

Dream - Delapan bulan sudah Indonesia dilanda pandemi Covid-19. Namun, Presiden Joko Widodo mengatakan Indonesia sangat beruntung karena punya sifat optimis sehingga tidak menyerah saat dibekap pandemi.

" Kita beruntung mewarisi sikap optimistis dan pantang menyerah bangsa kita yang terbentuk dari tantangan alam dan kondisi geografis Nusantara," ujar Jokowi di Instagram @jokowi.

Jokowi mengatakan, nenek moyang Indonesia mewariskan semangat untuk bersahabat dengan tantangan. Juga menjaga harmoni dengan alam serta membangun kebudayaan berdasarkan nilai-nilai keutamaan.

" Saat pandemi datang, memori budaya masyarakat tangguh bencana kembali hidup," kata Jokowi.

 
 
 
Lihat postingan ini di Instagram

Selamat pagi. Delapan bulan sudah kita menghadapi pandemi Covid-19 ini. Dan kita beruntung mewarisi sikap optimistis dan pantang menyerah bangsa kita yang terbentuk dari tantangan alam dan kondisi geografis Nusantara. Selama berabad-abad, nenek moyang kita berusaha bersahabat dengan semua tantangan itu dan menjaga harmoni dengan alam lingkungan, membangun kebudayaan dan nilai-nilai keutamaan di atasnya. Saat pandemi datang, memori budaya masyarakat tangguh bencana kembali hidup. Sembari terus memupuk solidaritas, gotong royong, dan mendukung langkah-langkah pemerintah dalam mengatasi pandemi, masyarakat kembali berupaya menghidupkan kearifan lokal seperti mengangkat lagi jamu-jamu tradisional untuk meningkatkan imunitas tubuh, dan sebagainya. Mari kita terus berkarya dengan tetap mematuhi protokol kesehatan. Mari terus menggali kearifan lokal untuk memperkuat kemampuan kita dalam menghadapi bencana.

Sebuah kiriman dibagikan oleh Joko Widodo (@jokowi) pada

 

1 dari 4 halaman

Solidaritas Masyarakat Terus Terpupuk

Masyarakat, menurut Jokowi, terus memupuk solidaritas, gotong royong, dan mendukung langkah-langkah pemerintah dalam mengatasi pandemi. Selain itu, berusaha membuat inovasi dengan menghidupkan tradisi khususnya dalam menghadapi wabah.

" Masyarakat kembali berupaya menghidupkan kearifan lokal seperti mengangkat lagi jamu-jamu tradisional untuk meningkatkan imunitas tubuh, dan sebagainya," ucap dia.

Jokowi mengajak masyarakat untuk terus berkarya dengan mematuhi protokol kesehatan. Juga menggalakkan kembali kearifan lokal.

" Mari terus menggali kearifan lokal untuk memperkuat kemampuan kita dalam menghadapi bencana," kata dia.


Selalu ingat #PesanIbu untuk selalu mencuci tangan, memakai masker, dan menjaga jarak untuk pencegahan virus COVID19. Jika tidak, kamu akan kehilangan orang-orang tersayang dalam waktu dekat.

2 dari 4 halaman

Cegah Penularan Covid-19, Kemenkes Minta Jemaah Umroh Tak ke Peternakan Unta

Dream - Umat Islam Indonesia kini kembali bisa melaksanakan umroh setelah ditutup oleh Pemerintah Arab Saudi akibat pandemi Covid-19. Mulai tanggal 1 November 2020 lalu, jemaah umroh Indonesia berangsur-angsur terbang ke Tanah Suci.

Terkait hal itu, Kepala Pusat Kesehatan Haji Kemenkes, Eka Jusup Singka, mengimbau jemaah Indonesia untuk disiplin dalam menerapkan protokol kesehatan. Imbauan ini ditujukan untuk para jemaah yang sudah berangkat maupun berencana melaksanakan umroh di masa pandemi Covid-19.

" Jemaah agar selalu mematuhi protokol kesehatan yang ada, selalu menggunakan masker, mencuci tangan dan menjaga jarak," ujar Eka.

Otoritas Saudi menerapkan pembatasan jumlah jemaah yang boleh menjalankan umroh. Ini dimaksudkan agar para jemaah dapat menjaga jarak ketika melaksanakan seluruh ritual ibadah.

 

3 dari 4 halaman

Hindari Kerumunan

Namun demikian, Eka meminta jemaah untuk benar-benar menjaga jarak dan mengindari kerumunan. Sebab selain agenda umroh, biasanya terdapat jadwal lain di luar ibadah yaitu berkunjung ke sejumlah destinasi wisata di Saudi.

Kondisi ini tidak menutup kemungkinan bakal terjadi kerumunan orang lintas negara. Eka pun meminta jemaah mengindari kerumunan dan sebisa mungkin tidak ke peternakan unta.

" Hindari melakukan kegiatan yang tidak perlu. Sebisa mungkin hindari kerumunan orang dan jangan mengunjungi peternakan unta," kata Eka.

Lebih lanjut, Eka kembali mengingatkan agar jemaah umroh Indonesia selalu menerapkan perilaku hidup sehat dan mengonsumsi makanan bergizi. Sehingga imunitas dapat terjaga dan terhindar dari penyakit tidak hanya Covid-19 namun juga MERS-CoV yang pernah melanda Saudi.

 

4 dari 4 halaman

Tanggung Jawab PPIU

Penyelenggara umroh, kata Eka, diharapkan bertanggung jawab akan aspek keselamatan dan kesehatan jemaahnya. PPIU wajib mengingatkan para jemaah untuk patuh terhadap semua ketentuan kesehatan yang ditetapkan otoritas Saudi.

Apabila protokol kesehatan dilanggar bakal berisiko meningkatkan jumlah kasus Covid-19 dari jemaah umroh di Saudi. Sebisa mungkin jangan sampai abainya penyelenggara dan jemaah terhadap protokol kesehatan dapat menambah kasus positif dan memunculkan klaster baru, dikutip dari Kemkes.go.id


Selalu ingat #PesanIbu untuk selalu mencuci tangan, memakai masker, dan menjaga jarak untuk pencegahan virus COVID19. Jika tidak, kamu akan kehilangan orang-orang tersayang dalam waktu dekat.

Beri Komentar