Kalah Pilihan, Calon Kades Tembok Jalan Antardesa

Reporter : Maulana Kautsar
Selasa, 8 Januari 2019 16:15
Kalah Pilihan, Calon Kades Tembok Jalan Antardesa
Menganggap pilkades ada kecurangan.

Dream - Politik tingkat desa tak kalah panas dengan kancah nasional. Salah satu contohnya terjadi di Desa Rejosari, Kecamatan Kalikajar, Kabupaten Wonosobo, Jawa Tengah.

Seorang calon kepala desa yang kalah dalam Pilihan Kepala Desa (Pilkades) memblokir jalan antardesa. Jalan alternatif itu ditembok dan ditanami kaca pada bagian atas.

Dikutip dari laman Liputan6.com, Selasa 8 Januarii 2019, jalan pintas ini merupakan jalur pintas untuk pesepeda motor dan pejalan kaki. Dengan jalur utama, warga desa Rejosari yang hendak ke Desa Sindupaten, Kecamatan Kertek, harus menempuh perjalanan selama 20 hingga 30 menit.

Pemblokiran itu dilakukan calon Kades, Soim Pamuji, di atas tanah pribadinya. Soim merupakan bekas Sekretaris Desa atau Carik Desa Rejosari.

Jalan pintas itu juga punya cerita tersendiri. Konon, Kepala Desa Rejosari yang sedang menjabat meminjam tanah Soim untuk dibuat jalan alternatif ke desa sebelah. Permintaan ini muncul setelah jalan alternatif antardesa itu tergerus sungai.

" Peminjamannya sekitar enam tahun lalu," ucap Kapolsek Kalikajar, Iptu Budi Rustanto, 8 Januari 2019. Soim merelakan tanahnya dibuat jalan pintas. Warga pun dapat kembali beraktivitas.

1 dari 2 halaman

Pemkab Wonosobo Turun Tangan

Pemblokiran itu terjadi karena Soim kecewa kalah dalam pertarungan menjadi kepala desa yang digelar 12 Desember 2018. Soim beranggapan ada kecurangan dalam Pilkades Rejosari.

Upaya mediasi yang dilakukan Kecamatan Kalikajar pun tak mudah. Sebab, tembok yang dibangun itu berlokasi di kecamatan berbeda, yaitu Kecamatan Kertek.

" Yang jelas, Pemkab sudah mulai turun ikut memantau, untuk memediasi penutupan jalan ini. Tetapi, kita masih menunggu tensi Pilkades turun," kata Kepala Humas Pemkab Wonosobo, Hapipi.

 

2 dari 2 halaman

Lima Calon Kepala Desa

Pilkades Rejosari diikuti lima calon kades. Selain Soim, petahana kepala desa, Edi, turut maju kembali.

Tetapi, keduanya kalah. Edi berada di urutan kedua. Adapun Soim, hanya finish di peringkat tiga.

Pemenang pilkades yaitu mantan kepala desa terdahulu, M Nur. Kecewa lantaran kalah dan calon petahana juga kalah, Soim pun menutup jalan ini dengan tembok.

Sumber: Liputan6.com/Muhammad Ridlo

Beri Komentar