Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?
Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?
Kalau Semua Informasi Ada di Socmed, Apa Alasan Kita Membaca?
Bisa Nggak Wahyu Ningsih Jadi CEO Microsoft?
Jika Guru Digaji Lebih Layak, Apakah Kualitas Pendidikan Indonesia Akan Meningkat?
Dunia Endgame Gita Wirjawan
Dunia Endgame Gita Wirjawan
Ilustrasi (merdeka.com)
Dream – Dua orang meninggal dunia dalam insiden tenggelamnya Kapal Motor (KM) Orange yang ditumpangi oleh mahasiswa Institut Pertanian Bogor. Kapal pengangkut mahasiswa yang tengah melakukan Studi Satwa Primata (PSSP) Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) itu tenggelam di Lebak, Banten, sekitar pukul 14.10 WIB.
"Rektor IPB, Dr. Arif Satria menyatakan rasa duka cita yang sedalam-dalamnya atas musibah ini, terutama kepada keluarga kedua korban meninggal," ujar Rektor IPB, Dr. Arif Satria, dalam keterangan tertulis yang diterima Dream, Kamis 19 Juli 2018.
Dua orang yang meninggal dunia itu merupakan Staff bantuan dapur yakni Atiah (50) dan Emah (55). Jasad keduanya sudah dibawa ke rumah duka di Muara Binaungeun, Kampung Jati, Wanasalam, Lebak. Tim PSSP LPPM IPB akan diberangkatkan ke lokasi Muara Binuangeun untuk menyantuni keluarga korban.
Para mahasiswa yang berada di atas kapal tersebut tengah melakukan kegiatan bertajuk 28th Field Course, Conservation Biology and Global Health di Pulau Tinjil ini sejak 30 Juni 2018 dengan diikuti 20 peserta, baik dari kalangan mahasiswa lokal maupun asing serta sejumlah dosen dan peneliti.
Kecelakaan tersebut terjadi ketika hendak kembali ke Bogor setelah melakukan penelitian di Pulau Tinjil. Kapal tenggelam dihantam ombak besar ketika memasuki kawasan pantai Muara Binuangeun.
Berikut data penumpang kapal yang selamat:
© Ilustrasi (merdeka.com)
1. Madeline Monic (21 tahun, perempuan, WNA USA)
2. Vanseska Samanta (22 tahun, perempuan, WNA USA)
3. Lily Preya (21 tahun, perempuan, WNA USA)
4. Mathew Stuart (47 tahun, laki-laki, WNA USA)
5. Randall C Kyes (umur 59 tahun, laki-laki, WNA USA)
6. Kimberly Ann PH (umur 50 tahun, perempuan, WNA USA)
7. Pensi Kyes (umur 32 tahun, perempuan, WNA THAILAND)
8. Entang Iskandar (umur 51 tahun, laki-laki, alamat Sukabumi)
9. Rifqi Hendrik (umur 26 tahun, laki-laki, alamat Jakarta)
10. Bangkit Dika (umur 20 tahun, laki-laki, alamat Cilacap)
11. Amalia Rizki (umur 19 tahun, laki-laki, alamat Mojokerto)
12. Sofian Soleh (umur 22 tahun, laki-laki, alamat Sragen)
13. Aulia Fakhrurozi (umur 26 tahun, perempuan, alamat Aceh Timur)
14. Muhammad Annas (umur 22 tahun, laki-laki, alamat Pati)
15. Falen Sakti (umur 23 tahun, laki-laki, alamat Lampung)
16. Salmah Widiastuti, umur 22 tahun, perempuan, alamat Bekasi)
17. Desi Kurniasih (umur 21 tahun, perempuan, alamat Kebumen)
18. Aisyah Putri Muhtadin (umur 20 tahun, perempuan, alamat Sukoharjo)
19. Abdulatif (umur 20 tahun, laki-laki, alamat Banjarnegara)
20. Agung Satria Aji (umur 21 tahun, laki-laki, alamat Klaten)
Nama crew kapal KM Orange
1. Nahkoda : Suhenda (umur 43 tahun, laki-laki, alamat Kampung Muara 2 Kecamatan Cikeusik, Pandeglang)
2. Anak Buah Kapal: Yadi (umur 30, laki-laki, alamat Kampung Muara 2 Kecamatan Cikeusik, Pandeglang)
Advertisement

Mengapa Ada Pusar Bodong dan Pusar Masuk? Ini Penjelasan Ilmiahnya

Deforestasi Amazon Brasil Turun ke Level Terendah, Ini 5 Pelajaran yang Bisa Ditiru Indonesia

Cuma 10 Menit Olahraga Sehari Bisa Bikin Tidur Lebih Nyenyak, Ini Temuan Peneliti

Sering Tersengat Listrik Saat Memegang Gagang Pintu? Ini Penyebab dan Cara Mencegahnya

Apa yang Terjadi Jika Semua Hutan di Bumi Hilang? Bukan Cuma Hewan, Kehidupan Manusia Ikut Terancam

Buah Kalengan Ternyata Bisa Menyehatkan, tetapi Perhatikan 2 Hal Ini Sebelum Membelinya
