Anak Ditinggal Sendirian saat Masih Kecil, Di Mana Batas Kebebasan dalam Pola Asuh?
Benarkah Sarden Kalengan Bukan Makanan Olahan? Ini Penjelasannya
Kalau Semua Informasi Ada di Socmed, Apa Alasan Kita Membaca?
Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%
Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan
Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?
10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah
Color Analysis, Cara Memilih Warna Pakaian agar Penampilan Lebih Menonjol
Relief Aktivitas Memasak Manusia Zaman Silam. (Foto: Shutterstock)
Dream - Arkeolog yang melakukan penelitian di sebuah situs di timur laut Yordania membuat penemuan yang mengejutkan. Bukan fosil kerangka manusia atus situs purbakala seperti banyak dipamerkan selama ini.
Mereka menemukan sepotong roti di dalam sebuah alat pemanggang yang dibuat dari batu basalt di tengah sebuah pondok. Roti itu ditaksir telah berusia 14.500 tahun.
Temuan bersejarah itu membuktikan bahwa manusia purba telah menguasai teknik pembuatan roti, ribuan tahun sebelum mereka menemukan teknik bercocok tanam.
Penemuan penting yang diumumkan belum lama ini menunjukkan bahwa peradaban di Timur Mediterania itu telah berhasil mencapai kemajuan luar biasa dalam produksi roti.
Menurut penyelidikan arkeolog, umur roti itu diperkirakan lebih tua 4.000 tahun dari manusia mulai bercocok tanam.
© Alat pemanggang roti purba terbuat dari batu basalt. (Foto: Alexis Pantos/Handout via REUTERS
Roti yang ditemukan di situs arkeologi Black Desert itu diyakini tidak dicampur dengan ragi dan memiliki bentuk seperti roti pita.
Roti berusia 14.500 tahun itu kemungkinan diproduksi dari tanaman serelia liar seperti gandum, oats purba, dan tepung yang dibuat dari akar pohon papirus.
Diperkirakan pula bahwa roti itu mungkin berasal dari budaya Natufian, yang memiliki kebudayaan menetap di tengah-tengah gaya hidup nomaden saat itu.
''Penemuan roti dengan usia yang sedemikian tua sungguh mengejutkan," kata Amaia Arranz-Otaegui, seorang arkeolog di Universitas Copanhagen.
© Alat pemanggang roti purba terbuat dari batu basalt. (Foto: Alexis Pantos/Handout via REUTERS
Roti tertua sebelumnya yang dibuat oleh manusia yang ditemukan di Turki berusia 9.100 tahun.
" Kami sedang mempelajari apakah ada hubungan antara produksi roti dan aktivitas bercocok tanam pada tahap awal," tambah Amaia.
Menurut Amaia, pembuatan roti itu kemungkinan berkaitan dengan awal mula manusia mulai menemukan teknik bercocok tanam.
" Mereka bercocok tanam untuk mendapatkan bahan utama yang dibutuhkan dalam produksi roti. Mungkin karena mereka mulai makan dan menghasilkan lebih banyak roti," katanya.
Amaia dan timnya telah mencoba membuat roti menggunakan teknik dan resep yang ditemukan di situs purba itu.
Sejauh ini mereka telah berhasil memproduksi tepung dari akar pohon papirus.
" Rasa umbinya cukup kasar dan asin, tetapi memiliki rasa sedikit manis," kata Amaia.
(Sumber: Siakapkeli.my)
Advertisement
Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Dua Petani Indonesia Masuk Daftar 100 Pahlawan Perempuan FAO

Sepucuk Surat MSCI Bikin Rontok Bursa Saham RI

Tandyo Budi Revita: Petarung dari Pajang di Pucuk TNI AD


5 Kebiasaan Setelah Makan Malam yang Bisa Membantu Menjaga Gula Darah Semalaman

8 Kombinasi Makanan yang Bisa Membantu Tubuh Menyerap Lebih Banyak Nutrisi

5 Negara Paling Beragam Secara Etnis di Dunia, Nomor 1 Punya Lebih dari 800 Bahasa

8 Kebiasaan yang Diam-Diam Bisa Merusak Kesehatan Jantung Menurut Ahli

Anak Ditinggal Sendirian saat Masih Kecil, Di Mana Batas Kebebasan dalam Pola Asuh?

Benarkah Sarden Kalengan Bukan Makanan Olahan? Ini Penjelasannya

Kalau Semua Informasi Ada di Socmed, Apa Alasan Kita Membaca?