Dua Jalan Berbeda Bursa Saham di 2 Tahun Pemerintahan Prabowo VS Jokowi
Di Balik 8 Kali Reshuffle Kabinet Prabowo
Kepuasan Publik Setelah Dua Tahun Prabowo-Gibran
Jalan Ekonomi Hijau Indofood
Orang Pintar Juga Bisa Luput Melihat dan Memahami Hal Sepele, Ini Penjelasan Ilmiahnya
JK di NIU: Transisi Energi Hijau Tak Mudah, Butuh Koloborasi Pemerintah dan Dunia Usaha
Jarang Minum Air Putih Setelah Bangun Tidur? Ini 6 Dampaknya bagi Tubuh
Cara Menyiapkan Mental Sebelum Melakukan Downsizing atau Downgrading, Hal Apa yang Harus Jadi Prioritas?
Bos Dermawan, Beri Hadiah Karyawan Tas Mewah Seharga Rp10 Jutaan. (Foto: Twitter / Nilima Promi)
Dream - Mendapatkan perhatian dari pimpinan perusahaan menjadi sebuah pengalaman yang mungkin sulit dilupakan oleh seorang karyawan.
Apalagi jika bentuk perhatian tersebut berupa barang mewah yang tak mungkin bisa dibeli dengan gaji yang didapat.
Seperti dialami seorang asisten perusahaan akuntansi di Inggris, Nilima Promi, yang mendapat rezeki tak terduga dari bosnya.
Promi begitu senang ketika sang bos, Abul Iman, memberi hadiah berupa tas tangan mewah merek Gucci.
Promi langsung mengunggah foto hadiah senilai 580 Poundsterling atau Rp10,4 juta itu di Twitter sehingga menjadi viral.
Beserta cuitannya tersebut, gadis berusia 22 tahun itu menulis, " Bos membelikan kami semua tas Gucci."
Di foto lainnya, Promi terlihat memakai tas Dionysus GG Supreme Super Mini yang juga adalah hadiah dari bosnya.
Cuitan Promi langsung viral dengan mendapat 35.000 tanda jempol. Postingan tersebut juga membuat netizen iri.
Namun tidak semua netizen merasa iri atau kagum dengan hadiah yang diterima Promi dari bosnya.
Ada sebagian yang bahkan mencibir Promi dan hadiah yang diberikan oleh Iman tersebut.
" Kamu mungkin bekerja pada bos kartel?" kata akun @TheTrapB23. Sementara akun @Steff1885 berkomentar, " Aku ingin tahu apa yang diinginkan atasanmu sebagai balasan."
Promi langsung membalas cibiran haters dengan kata-kata yang cukup menohok.
" Aku bekerja sebagai asisten di sebuah perusahaan akuntansi yang berkantor di area East/Central. Tas belanja itu tidak kosong, aku juga memakai tas Gucci yang aku beli sendiri," kata Promi.
Dia juga mengatakan bahwa perusahaan asuransi di mana dia bekerja sekarang sedang membuka lowongan pekerjaan.
Iman kemudian bercerita kalau dirinya adalah anak dari keluarga imigran yang hidup susah saat baru datang ke Inggris.
Katanya, dia anak seorang imigran yang hanya punya pendapatan 10 Poundsterling (Rp180 ribu) seminggu dari menyeterika jaket kulit di pabrik.
" Saya bekerja dari bawah hingga sukses seperti sekarang. Saya tidak lupa bagaimana rasanya hidup susah dan betapa beruntungnya saya sekarang. Jadi tidak masalah sedikit berbagi," katanya.
Iman, 43 tahun, mengatakan hadiah yang diberikan kepada sembilan karyawannya itu adalah sesuatu yang sudah biasa.
" Tidak ada acara khusus. Itu hanya sebagai bentuk penghargaan kepada mereka karena telah bekerja keras," kata Iman.
Iman mengatakan sejak Promi memposting foto hadiah yang diberikannya, dia sekarang banjir surat lamaran.
" Saya sekarang kebanjiran surat lamaran pekerjaan sejak karyawan saya memposting hadiah dari saya," pungkas Iman.
(Sumber: Mirror Online)
Advertisement

Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?

4 Tanda Awal Penyakit Jantung pada Perempuan yang Sering Dianggap Sepele


Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia

Dua Jalan Berbeda Bursa Saham di 2 Tahun Pemerintahan Prabowo VS Jokowi

