Tertukar Saat Masih Bayi, Gadis di Spanyol Gugat Pemerintah Rp50 Miliar

Reporter : Ahmad Baiquni
Jumat, 10 September 2021 19:01
Tertukar Saat Masih Bayi, Gadis di Spanyol Gugat Pemerintah Rp50 Miliar
Tes DNA membuktikan wanita itu bukan darah daging ayahnya.

Dream - Seorang wanita melayangkan gugatan ganti rugi kepada Departemen Kesehatan Spanyol sebesar 3 juta euro, setara Rp50,4 miliar. Alasannya, dia dirawat oleh keluarga yang salah ketika lahir di sebuah rumah sakit dua dekade lalu.

Otoritas kesehartan di wilayah La Rioja menyatakan telah terjadi insiden bayi tertukar secara tidak sengaja dan murni merupakan kesalahan manusia. Pernyataan itu muncul setelah keluar hasil tes DNA yang menyatakan wanita tersebut tidak memiliki tanda-tanda identik dengan keluarga yang merawatnya.

Pada 2002 lalu, dua bayi berjenis kelamin wanita lahir di sebuah rumah sakit di La Rioja. Mereka lahir di hari yang sama namun berbeda waktu selama lima jam.

Perawat menempatkan masing-masing bayi di inkubator karena beratnya di bawah rata-rata. Kemudian, satu bayi diserahkan kepada orangtuanya dan satunya kepada neneknya.

 

1 dari 7 halaman

Karena Ayah Tak Mau Mengakui

Masalah baru muncul ketika nenek yang mengasuh salah satu bayi, saat ini sudah dewasa, mengeluh lantaran ayah anak itu tidak mau bertanggung jawab dengan menanggung biaya hidupnya. Sementara ayah wanita itu tidak mau mengakui dia sebagai anaknya.

Untuk membuktikannya, wanita tersebut menjalani tes DNA. Hasilnya membuktikan dia memang bukan darah daging dari pria yang selama ini dianggap ayahnya.

Penemuan itu mendorong penyelidikan oleh otoritas kesehatan regional. Mereka menyimpulkan hanya ada satu bayi lain yang secara tidak sengaja tertukar dengannya.

" Itu adalah kesalahan manusia dan kami belum dapat menemukan siapa yang harus disalahkan," ujar kepala kesehatan regional La Rioja, Sara Alba.

 

2 dari 7 halaman

Sistem Tidak Terkomputerisasi

“ Sistem saat itu berbeda dan tidak terkomputerisasi seperti sekarang,” kata Alba.

Media setempat melaporkan wanita lain yang diserahkan kepada orangtua yang salah telah diberitahu tentang kesalahan tersebut.

Pengacara pengadu, Jose Saez Morga, mengatakan kliennya yang berusia 19 tahun meminta ganti rugi 3 juta euro. Sebab, kliennya telah menderita kelalaian yang sangat serius sehingga itu berbicara sendiri, dikutip dari The Guardian.

3 dari 7 halaman

Mirip Sinetron! Si Wanita Tertukar Pas Lahir di Keluarga Miskin Selama 30 Tahun

Dream - Seorang wanita di Arab Saudi akhirnya mendapatkan kompensasi sebesar 2 juta riyal, setara Rp7,5 miliar, atas peristiwa masa lalu yang dia alami. Saat lahir, secara tidak sengaja dia tertukar dengan bayi lain dan akhirnya dibesarkan oleh keluarga kurang mampu selama lebih dari 30 tahun.

Wanita tersebut, saat ini berusia 35 tahun, mengajukan gugatan ke pengadilan. Dia mengaku terlahir di sebuah rumah sakit pemerintah dengan orangtua berada.

Tetapi, seorang perawat yang memandikan bayi baru lahir membuat kesalahan secara tidak sengaja. Perawat itu menyerahkan bayi wanita kepada keluarga yang salah.

Laporan media lokal Al Watan menyatakan wanita itu merasa memiliki perbedaan dengan keluarganya. Hal itu dia jalani dari kecil hingga dewasa.

" Dia menjalani masa kecil dan masa mudanya selama hampir 35 tahun dengan keluarga yang berbeda secara warna kulit, karakter, budaya, pendidikan, standar hidup, dan selera," tulis media tersebut.

 

4 dari 7 halaman

Tes DNA Membuktikan

Akhirnya, wanita itu memutuskan untuk memeriksa garis keturunan melalui tes DNA tidak lama setelah dia menikah. Dari pernikahan itu, dia telah memiliki seorang anak.

Hasil tes DNA menunjukkan dia tidak memiliki hubungan darah dengan keluarga yang membesarkannya. Ditambah, dokumen rumah sakit menunjukkan siapa ibu kandungnya.

Sayangnya, ibu kandungnya telah meninggal sebelum mengetahui kebenaran mengenai bayi yang tertukar. Wanita itu tak memiliki kesempatan untuk bertemu dengannya.

" Tidak mungkin menilai tingkat rasa sakit dan kekecewaan yang harus diderita orangtua dan wanita itu, karena mereka kehilangan kesempatan untuk menikmati hubungan orangtua-anak mereka untuk selamanya," demikian amar Pengadilan Umum di Mekah.

Wanita lain yang turut menjadi korban atas insiden itu juga mendapatkan kompensasi 1,7 juta riyal, setara Rp6,4 juta atas perintah Pengadilan Administrasi di Jeddah, dikutip dari Middle East Monitor.

 

5 dari 7 halaman

Tertukar, Bayi Orang Kaya Raya Diasuh Keluarga Miskin, Tapi...

Dream - Kisah bayi yang tertukar tak hanya ada dalam sinetron saja. Cerita itu benar-benar terjadi, di mana bayi yang baru saja dilahirkan tertukar dengan bayi orang lain.

Kisah ini bermula saat Zoya Tuganova melahirkan bayi perempuan berkulit putih, bernama Luciya, lewat operasi Caesar di sebuah rumah sakit di Cheliyabink, Uni Soviet --sekarang Rusia, pada 29 Januari 1987.

Sementara, di hari yang sama, seorang perempuan bernama Elvira Tuligenova dari etnis Bashkir juga melahirkan anak perempuan yang berkulit agak gelap. Anak itu diberi nama Katya.

Namun takdir menentukan lain. Karena keteledoran rumah sakit, Zoya, yang sekarang telah berusia 69 tahun, membawa pulang Katya. Sementara Elvira membawa pulang Luciya. Bayi mereka tertukar!

lucia© The Siberian Times

Zoya, Lucia, dan keturunannya

" Kukatakan pada mereka, aku tidak mungkin melahirkan bayi berkulit gelap -suamiku secara etnis memang Tatar, tapi dia kulitnya putih," kenang Zoya, sebagaimana dikutip Dream dari laman The Siberian Times.

Zoya yakin, bayi yang diberikan kepadanya bukan anak kandungnya. " Aku berteriak dan bersumpah, tapi dokter menegaskan bahwa aku mengalami halusinasi. Dokter bahkan mengancam akan membawaku ke seorang psikiater," tambah dia.

6 dari 7 halaman

Terkuak karena...

Karena saat itu Zoya bekerja di jawatan perkeretaapian, pemeriksaan mental akan menyebabkan dia kehilangan pekerjaan. Akhirnya Zoya menerima nasib dengan membesarkan Katya seperti anak kandungnya sendiri.

Namun hasil tes DNA yang dilakukan beberapa tahun belakangan membuktikan Zoya membawa pulang bayi yang salah.

Sekarang, dibantu oleh Katya, Zoya mencoba melacak keberadaan putri kandungnya, Luciya, yang tertukar sejak 30 tahun silam.

" Katya, melihat aku menderita, menawarkan bantuan untuk menemukan putriku. Untung aku ingat nama dan nama keluarga perempuan yang membawa Luciya.

" Begitulah cara kami menemukan darah dagingku, Luciya Tuligenova," kata Zoya.

7 dari 7 halaman

Saat Ditemukan Sangat Memprihatinkan

Zoya menemukan putri kandungnya itu dibesarkan oleh keluarga miskin di desa Kirzhakul.

Elvira, yang selama ini membesarkan Luciya, telah meninggal dunia karena menjadi pemabuk. Sementara 'ayah' Luciya dipenjara karena membunuh seorang tetangga di desanya.

Menurut Zoya, 'ayah' Luciya juga merasa heran dengan penampilan fisik putrinya yang tidak sama dengan dirinya dan anggota keluarga lainnya yang berkulit gelap.

Karena itu, 'ayah' Luciya menuduh Elvira telah berselingkuh. Dia bahkan membunuh seorang tetangga yang dicurigai telah berselingkuh dengan istrinya hingga melahirkan Luciya.

The Siberian Times melaporkan, karena ayah dipenjara dan ibu meninggal dunia, Luciya dan saudara-saudaranya tinggal di panti asuhan.

Beri Komentar