Kasus Perampokan di SPBU, Polisi: Ada Mata-mata di Bank

Reporter : Muhammad Ilman Nafi'an
Rabu, 14 Juni 2017 16:32
Kasus Perampokan di SPBU, Polisi: Ada Mata-mata di Bank
Mata-mata itu memilih target secara acak.

Dream - Peristiwa perampokan di SPBU Daan Mogot, Cengkareng, Jakarta Barat, diduga berawal dari aksi mata-mata yang mengamati Davidson Tantono saat mengambil uang di bank. Informasi itu didapat setelah polisi menjalani olah tempat kejadian perkara (TKP).

" Jadi kami mendapatkan informasi, di bank yang bersangkutan ternyata di dalammnya sudah ada mata-mata. Artinya mata-mata dari kelompok ini," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Raden Prabowo Argo Yuwono di Mapolda Metro Jaya, Jakarta, Rabu 14 Juni 2017.

Menurut dia, mata-mata tersebut bertugas memantau siapa saja yang mengambil uang di bank dengan jumlah banyak tanpa pengawalan.

" Lebih dari satu orang di dalam itu, dia menunggu, melihat, dari pagi sampai sore, pagi sampai sore terus, di saat mencari bank juga random," ucap dia.

Setelah itu, ada juga pelaku yang berada di luar bank yang bertugas membuntuti korban. Saat ini, polisi tengah menggali jaringan pelaku tersebut.

" Kita sudah mengerucutkan siapa pelakunya, sekarang kita tinggal mencari lokasinya," ujar dia.

Seperti diketahui, Davidson dirampok usai mengambil uang di bank. Saat itu, ban mobil korban telah digembosi oleh pelaku. Kemudian korban masuk ke dalam SPBU untuk mengisi angin ban mobilnya.

Tetapi, disaat yang sama, seorang pelaku menghampiri mobil korban dan mencoba mengambil tas korban berisi uang sebesar Rp300 juta. Merasa ada perlawanan, pelaku kemudian menembak dada bagian kiri Davidson.(Sah)

Beri Komentar
5 Kiat Meningkatkan Daya Tahan Tubuh Biar Nggak Gampang Sakit Bersama Tolak Angin