Langkah Tepat Lindungi Kulit dari Paparan Sinar UV
6 Suplemen yang Mulai Perlu Diperhatikan Saat Memasuki Usia 40-an
Jalan Secepat Apa yang Bisa Bantu Panjang Umur? Peneliti Sebut Angka Idealnya
Air Dingin atau Suhu Ruang, Mana yang Lebih Baik untuk Kesehatan?
5 Buah yang Bisa Bantu Atasi Lemas dan Tambah Energi, Pisang Salah Satunya
Laut Naik 56 Cm pada 2100, 770 Juta Orang Terancam: Bukan Cuma Pantai yang Bisa Hilang
Cinta Laura Ajak Anak Muda Mulai Sustainability dari Langkah Kecil
Tak Perlu Trial and Error Pilih Susu Formula Anak, Cukup Scan & Check AceKid Sumber Susunya Transparan
Dream - Kebakaran yang terjadi di Ruang Udara Bertekanan Tinggi (RUBT) milik Rumah Sakit Angkatan Laut (RSAL) Mintohardjo masih menjadi misteri. Hingga saat ini, penyebab kebakaran pada ruang terapi ozon tersebut belum diketahui
Kapolda Metro Jaya Inspektur Jenderal Polisi Tito Karnavian menganggap ada dugaan lain selain terpicunya konsleting listrik. Menurut dia, para pasien VVIP di ruangan itu kemungkinan membawa barang-barang pemicu api.
" Siapa tahu ada yang bawa korek gas atau handphone itu juga berbahaya," kata Tito, di Polda Metro Jaya, Selasa, 15 Maret 2016.
Meski begitu, Tito enggan menegaskan asumsinya mengenai adanya kelalaian itu. " Kita jangan berandai dulu. Tunggu hasil penyelidikan saja," ujar dia.
Menurut Tito, ruangan untuk terapi itu memiliki karakteristik seperti panci presto. Sehingga, oksigen yang ada di dalam ruangan itu akan mudah terlecut jika ada percikan api.
Namun Tito enggan terburu-buru mengambil kesimpulan dan menyerahkan hasil penyelidikan pada tim Pusat Laboratorium Forensik (Puslabfor) Mabes Polri yang sedang bekerja pengungkapan kejadian ini.
" Jangan saya digiring harus ambil kesimpulan, Labfor sedang bekerja dulu," ucap dia.
Seperti diketahui, RSAL Mintohardjo, Bendungan Hilir, Jakarta Pusat, kemarin (Senin,14 Maret 2016) mengalami kebakaran sekitar pukul 13.00 WIB. Api pertama kali muncul di ruang tabung chamber hingga menimbulkan ledakan.
Insiden tersebut menewaskan empat orang pasien yang terdiri dari dua orang pejabat kepolisian, satu orang anggota DPD, dan seorang dokter. Kasus ini ditangani POM AL dan dibantu oleh Puslabfor Mabes Polri.
Advertisement

Apa Sebenarnya yang Memisahkan Satu Samudra dari Samudra Lain? Ternyata Tak Selalu Ada Garis Batas

Terjaga Setelah Tengah Malam Bisa Mengubah Cara Otak Bekerja, Ini Penjelasan Ilmuwan

Punya Rumah atau Masih Menyewa, Ketahui Mana yang Lebih Memengaruhi Kebahagiaan

Rute Kereta Terpanjang yang Bisa Ditempuh dalam Sekali Jalan, Tembus 10.000 Kilometer Lebih


6 Suplemen yang Mulai Perlu Diperhatikan Saat Memasuki Usia 40-an

Jalan Secepat Apa yang Bisa Bantu Panjang Umur? Peneliti Sebut Angka Idealnya