Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Ilustrasi Madrasah (Shutterstock.com)
Dream - Kementerian Agama mendapat alokasi anggaran Program Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) di sektor pendidikan. Anggaran tersebut terutaa digunakan untuk membantu sektor pendidikan keagamaan yang terdampak Covid-19.
Menteri Agama, Fachrul Razi, mengatakan besaran anggaran yang diterima Kemenag mencapai Rp5,7 triliun. Anggaran tersebut sudah dialokasikan untuk sejumlah program.
" Besar sekali anggaran itu dan kami manfaatkan sangat baik," ujar Fachrul, disiarkan channel YouTube Sekretariat Presiden.
Fachrul merinci penggunaan anggaran tersebut antara lain untuk penyelenggaraan pembelajaran jarak jauh di madrasah. Juga subsidi kuota internet untuk mahasiswa.
Kemudian bantuan operasional pendidikan keagamaan Islam, pondok pesantren, madrasah diniyah taklimiyah dan lembaga pendidikan Alquran. Juga untuk bantuan daring bagi pondok pesantren dan guru Raudlatul Athfal, madrasah, dan pendidikan agama Islam di sekolah umum.
Selain itu, Kemenag juga mendapatkan alokasi sebagian anggaran Bendahara Umum Negara. Anggaran ini digunakan untuk Bantuan Operasional Pendidikan guna menambah Biaya Operasional Sekolah dan optimalisasi belanja barang keperluan pendidikan.
Rincian alokasi anggaran dialokasikan untuk bantuan internet bagi mahasiswa, guru dan dosen pendidikan Islam dengan besaran Rp1.156.213.455.000. Dana tersebut diterima sebanyak 9.958.011 siswa madrasah.
Lalu ada alokasi Rp987.740.505.000 yang diberikan pada 1.123.153 mahasiswa. Ada juga alokasi bantuan lagi sebesar Rp168.472.950.000.
" Alhamdulillah, dananya sudah turun dan akan segera diturunkan (disalurkan). Dan saya yakin itu sangat bisa membantu, mahasiswa, murid dan guru," tuturnya.
Alokasi bantuan juga diberikan untuk pendidikan agama lain. Pendidikan Agama Kristen mendapatkan alokasi anggaran bantuan sebesar Rp3 miliar untuk 200 perguruan tinggi keagamaan Kristen swasta (PTKKS).
Alokasi bantuan untuk Ditjen Bimas Budha juga mendapat anggaran Rp316.200.000 yang diberikan pada 1.581 penerima terdiri dari 1.442 mahasiswa dan 139 dosen. Alokasi ini bersumber dari anggaran Ditjen Bimas Budha.
" Jadi bantuan ini tidak hanya untuk murid atau mahasiswa. Tetapi juga untuk guru dan dosen," kata Fachrul.
Selanjutnya, Ditjen Bimas Hindu Kemenag juga mengalokasikan bantuan sebesar Rp1.645.800.000. Bantuan untuk guru pratama widya pasraman, adiwidya pasraman, madyama widya pasraman, utama widya pasraman dan pendidikan tinggi keagaman Hindu.
Kemudian juga terdapat bantuan paket data internet bagi guru agama Islam, Kristen, Katholik, Hindu, Budha dan Konghucu di sekolah masing-masing. Terkait bantuan ini, Kemenag telah menerbitkan petunjuk melalui Keputusan Menteri Agama Nomor 0715 Tahun 2020 tentang pedoman penggunaan kuota data internet.
Selalu ingat #PesanIbu untuk selalu mencuci tangan, memakai masker, dan menjaga jarak untuk pencegahan virus COVID19. Jika tidak, kamu akan kehilangan orang-orang tersayang dalam waktu dekat.
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya