Kemenag Selidiki Adanya Pelanggaran Kecelakaan Jemaah Umroh

Reporter : Muhammad Ilman Nafi'an
Selasa, 26 Juni 2018 15:02
Kemenag Selidiki Adanya Pelanggaran Kecelakaan Jemaah Umroh
Para jemaah korban kecelakaan tak didaftarkan asuransi.

Dream - Kementerian Agama (Kemenag) mengusut kasus kecelakaan lalu lintas yang dialami tujuh jemaah umroh asal Indonesia di Arab Saudi pada 18 Juni 2018. Dari ketujuh jemaah itu, tiga di antaranya meninggal dunia.

Direktur Bina Umrah dan Haji Khusus Kemenag, Arfi Hatim, mengatakan bahwa saat ini Penyelenggara Perjalanan Ibadah Umrah (PPIU) yang memberangkatkan para jemaah itu, PT Tarwiyah Semesta, telah dipanggil.

" Hasil telaah awal, musibah ini sepertinya kecelakaan murni yang disebabkan ban pecah sebelah kanan dan bersamaan dengan badai pasir sehingga mobil terguling," kata Arfi, dikutip Dream dari laman kemenag.go.id, Selasa 26 Juni 2018.

Arfi menuturkan, Kemenag saat ini tengah menyelidiki adanya dugaan pelanggaran standar pelayanan minimal. Dugaan itu muncul lantaran PPIU mengaku tujuh jemaah yang mengalami kecelakaan itu belum didaftarkan asuransi.

Padahal, lanjut Arfi, berdasarkan ketentuan pasal 20 ayat 1 Peraturan Menteri Agama (PMA) No 8 Tahun 2018, PPIU harus memberikan perlindungan kepada jamaah meliputi asuransi jiwa, kesehatan dan kecelakaan.

" PT Tarwiyah Semesta tidak mengasuransikan ketujuh jemaah ini. Mereka beralasan waktunya mendesak dengan jadwal keberangkatan karena rombongan ini mendaftar dua minggu sebelum ditutupnya pelayanan VVIP," ucap dia.

Arfi menegaskan, sanksi akan segera diberikan kepada PT Tarwiyah jika terbukti melanggar standar pelayanan minimal. Biaya perawatan korban selamat ditanggung sepenuhnya PPIU.

" Akomodasi dan konsumsi jemaah selama masa perawatan ditanggung oleh PT Tarwiyah Semesta. Perwakilan mereka juga akan segera berangkat menuju Arab Saudi sebagai wujud tanggung jawab," kata dia.

Kecelakaan di Madinah itu dialami keluarga Azwar Umar. Tiga orang meninggal dunia yakni Frieda Said (mertua Azwar) Ulfana Said (istri Azwar) dan Elfina Said (adik ipar Azwar).

Sementara Azwar mengalami patah tulang rusuk, Dea (anak Azwar) menderita patah tulang belakang. Dua anak Azwar yang lain, Adel dan Lifia mengalami luka ringan di tangan dan kaki. Keluarga ini berangkat ke Tanah Suci pada 5 Juni 2018.

Beri Komentar
Rumah Emas Selamat dari Tsunami, Ini Amalan Sang Pemilik