Hotel Jemaah Haji Indonesia di Mekah Ditentukan dengan Undian

Reporter : Maulana Kautsar
Kamis, 31 Mei 2018 12:00
Hotel Jemaah Haji Indonesia di Mekah Ditentukan dengan Undian
Pengundian ini untuk memenuhi prinsip keadilan dalam layanan haji.

Dream - Ditjen Penyelenggaraan Haji dan Umrah (PHU) Kementerian Agama melaksanakan qur'ah (pengundian) pemondokan jemaah haji wilayah Mekah.

Direktur Jenderal PHU, Nizar Ali, mengatakan, pengundian merupakan tahap akhir dari persiapan akomodasi jemaah haji yang dilakukan Direktorat Pelayanan Haji Luar Negeri.

" Seluruh proses akomodasi Madinah dan Mekah sudah paripurna. Kita patut bersyukur tahun ini kita mendapatkan penempatan yang baik di Arab Saudi," ujar Nizar dalam keterangan tertulis yang diterima Dream, Kamis 31 Mei 2018

Nizar mengatakan, sesuai kesepakatan, penempatan jemaah kloter pertama dilakukan tanpa melalui undian. Keputusan ini untuk mengantisipasi kendala transportasi pasca-puncak haji.

Menurut Nizar, jemaah kloter awal akan ditempatkan pada lokasi terdekat Masjidil Haram. Dengan demikian, mereka bisa berjalan kaki dan tidak harus menunggu bus beroperasi saat akan menyelesaikan tawaf ifadah dan tawaf wada' jelang kepulangan.

" Kalau tahun sebelumnya jemaah kesulitan dalam hal transportasi. Inilah prinsip keadilan dalam konsep qur'ah sehingga tahun ini diharapkan tidak ada lagi kesulitan bagi jemaah seperti tahun sebelumnya," kata Nizar.

Direktur Pelayanan Haji Luar Negeri, Sri Ilham Lubis, menyebutkan undian ditetapkan sebagai mekanisme untuk pelayanan terbaik dan berkeadilan di Mekah.

" Untuk penempatan di Madinah, akan disesuaikan dengan kedatangan jemaah," kata Sri.

Hasil undian ini, kata Sri, akan disosialisasikan ke jemaah, baik melalui Kanwil Kemenag Provinsi maupun laman Kemenag.

Untuk tahun ini, jarak terdekat pemondokan di Mekah berkisar 900 meter dari Masjidil Haram. Sedang jarak terjauh sekitar 4.500 meter dari Masjidil Haram.

Beri Komentar