Color Analysis, Cara Memilih Warna Pakaian agar Penampilan Lebih Menonjol
8 Kebiasaan yang Diam-Diam Bisa Merusak Kesehatan Jantung Menurut Ahli
5 Negara Paling Beragam Secara Etnis di Dunia, Nomor 1 Punya Lebih dari 800 Bahasa
8 Kombinasi Makanan yang Bisa Membantu Tubuh Menyerap Lebih Banyak Nutrisi
5 Kebiasaan Setelah Makan Malam yang Bisa Membantu Menjaga Gula Darah Semalaman
Dua Petani Indonesia Masuk Daftar 100 Pahlawan Perempuan FAO
BNI Masuk Top 4 BUMN dengan Layanan Terbaik
Sering Merasa Tidak Cocok Bergaul? Bisa Jadi Ini Penyebab yang Jarang Disadari
Ketua Grup Kerja Sama Bilateral (GKSB) DPR RI Dengan Parlemen Polandia Dave Akbarshah Fikarno Laksono
Ketua Grup Kerja Sama Bilateral (GKSB) DPR RI – Parlemen Polandia, Dave Akbarshah Fikarno Laksono, menegaskan pentingnya penguatan hubungan diplomatik antara Indonesia dan Polandia di tengah kondisi global yang semakin tidak stabil. Dalam pandangannya, ketika dunia tengah menghadapi perubahan besar dalam politik dan ekonomi serta konflik berkepanjangan, Indonesia perlu menjalin kerja sama dengan mitra yang dapat diandalkan.
Pernyataan tersebut disampaikan Dave seusai menerima kunjungan kehormatan dari delegasi Parlemen Polandia di Ruang Diplomasi BKSAP, Gedung Nusantara III DPR RI, Senayan, Jakarta, pada Selasa (8/4/2025). Dalam pertemuan tersebut turut hadir Anggota BKSAP DPR RI Amelia Anggraini, serta delegasi dari Parlemen Polandia, yakni Barbara Szymanowska (Duta Besar Polandia yang baru diangkat untuk Indonesia), Maciej Tumulej (Charge d’affaires a.i. Kedutaan Besar Polandia), Ecelino Ionescu (Sekretaris Pertama, Kepala Bagian Politik dan Ekonomi Kedutaan Besar Polandia), dan Lukas Tambunan (Staf Politik dan Ekonomi Kedutaan Besar Polandia).
Dalam wawancaranya bersama Parlementaria, Dave menyampaikan bahwa dinamika global saat ini menuntut adanya pendekatan-pendekatan baru dalam membangun relasi antarnegara. " Polandia bisa menjadi salah satu saluran penting untuk Indonesia dalam melobi negara-negara Uni Eropa, agar produk-produk Indonesia dapat lebih diterima di pasar global. Ini sangat penting, terutama dalam konteks ketergantungan kita terhadap Amerika Serikat yang baru-baru ini mengenakan tarif tinggi terhadap produk kita, yang juga berdampak pada Polandia," ujar Dave.
Ia juga menekankan pentingnya kolaborasi antara Indonesia dan Polandia dalam mengembangkan produk baru serta memperluas pasar, guna menghadapi tantangan ekonomi dunia yang terus berkembang. " Kita harus berpikir maju ke depan, bagaimana kita bisa bangkit dari situasi yang sulit ini. Kita harus bisa keluar dari ketergantungan yang ada dan menciptakan peluang-peluang baru di pasar yang lebih luas," tambah Dave, yang juga menjabat sebagai Wakil Ketua Komisi I DPR RI.
Menurut legislator dari Fraksi Partai Golkar tersebut, salah satu kendala yang sedang dihadapi Indonesia adalah kondisi pasar saham yang belum stabil, bahkan sempat mengalami beberapa kali suspensi. Meski kondisi tersebut cukup berat, Dave mendorong agar Indonesia tetap berpikir optimistis dan menyusun langkah strategis untuk ke depan.
Ia juga menyampaikan bahwa Indonesia memiliki potensi besar di sektor sumber daya alam yang bisa dikembangkan lebih lanjut sebagai bagian dari kerja sama dengan Polandia maupun negara-negara Eropa lainnya. " Kekayaan alam Indonesia sangat besar, dan sektor ini membutuhkan modal, teknologi, serta pasar untuk bisa dieksplorasi lebih lanjut. Oleh karena itu, kita harus mencari cara agar dapat menyediakan produk-produk setengah jadi atau produk akhir yang bisa disalurkan ke negara-negara Eropa Barat," pungkasnya.
Pernyataan Dave memperkuat pandangan bahwa hubungan bilateral yang erat antara Indonesia dan Polandia menjadi sangat strategis di tengah kondisi perekonomian global yang penuh ketidakpastian. Sinergi kedua negara di berbagai sektor seperti perdagangan, politik, dan ekonomi diharapkan terus diperkuat demi menciptakan peluang bersama yang saling menguntungkan.
Advertisement
Dua Petani Indonesia Masuk Daftar 100 Pahlawan Perempuan FAO

Sepucuk Surat MSCI Bikin Rontok Bursa Saham RI

Tandyo Budi Revita: Petarung dari Pajang di Pucuk TNI AD

Limbah Makanan di Indonesia Sangat Tinggi, Pastikan Lakukan 5 Hal Ini di Rumah

IHSG Dibuka Menguat ke Level 5.940 di Tengah Aksi Hati-Hati Investor


Sering Lewatkan Sarapan? Kebiasaan Ini Diduga Bisa Meningkatkan Risiko Tekanan Darah Tinggi

Makan Malam Jam Berapa agar Metabolisme Tetap Sehat dan Tidur Lebih Nyenyak? Ini Kata Penelitian

Mengenal Aroma Parfum: Apa Arti Oud, Musk, Amber, hingga Vetiver dalam Bahasa Indonesia?

8 Kebiasaan di Dapur yang Diam-Diam Bisa Membahayakan Kesehatan, Nomor 1 Sering Dilakukan

Color Analysis, Cara Memilih Warna Pakaian agar Penampilan Lebih Menonjol

8 Kebiasaan yang Diam-Diam Bisa Merusak Kesehatan Jantung Menurut Ahli

5 Negara Paling Beragam Secara Etnis di Dunia, Nomor 1 Punya Lebih dari 800 Bahasa