7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?
4 Tanda Awal Penyakit Jantung pada Perempuan yang Sering Dianggap Sepele
Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?
Ilustrasi Vaksinasi (Foto: Liputan6.com)
Dream - Program menggenjot vaksinasi untuk masyarakat terus dilakukan banyak pihak. Salah satunya dilakukan Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) yang menghadirkan layanan Senta Vaksinasi Covid-19 di kawasan MNC Center, Jalan Kebon Sirih, Jakarta Pusat.
Kehadiran sentra layanan vaksinasi ini diharapkan bisa mendukung upaya percepatan distribusi vaksin dan pemenuhan target penerima vaksin secara nasional.
" Pemerintah menggandeng berbagai pihak dan melakukan kolaborasi lintas sektor guna mempercepat distribusi vaksin di Tanah Air serta memudahkan masyarakat dalam mendapatkan vaksinasi," ujar Wakil Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Wamenparekraf), Angela Tanoesoedibjo baru-baru ini.
Dalam kegiatan tersebut, Kemenparekraf merangkul pihak swasta seperti MNC Peduli, Doktora Clinic, Traveloka, Mister Aladin dan GBI Glow Fellowship Center dengan menyediakan layanan yang beroperasi pada 23-27 Juli 2021. Layanan untuk dosis pertama ini akan mulai beroperasi pada pukul 08.00 WIB.
Sedangkan jadwal pemberiaan dosis kedua akan dilangsungkan pada 20-24 Agustus 2021.
Dengan target penerima 6.000 orang, Angela berharap layanan ini bisa dimanfaatkan masyarakat umum, termasuk lansia, untuk segera dapat mendaftarkan diri sebagai penerima vaksin dengan menunjukkan kartu identitas resmi tanpa syarat domisili.

Angela mengatakan, vaksinasi merupakan salah satu bentuk upaya kita bersama untuk dapat menangani pandemi Covid-19.
Dalam kesempatanm Agela mengaku jika sektor pariwisata dan ekonomi kreatif termasuk bidang usaha yang terkena dampak pandemi COvid-19 cukup berat. Kehadiran layanan vaksinasi ini diharapkan bisa mewujudkan target kekebalan komunal (herd immunity) di masyarakat.
Angela juga mengimbau rekan yang bekerja di industri parekraf untuk dapat memanfaatkan sentra vaksinasi dengan ikut divaksin.
" Ini agar dapat mempercepat pemulihan di salah satu industri yang paling terdampak ini. Harapan kami 90-95 persen dari 34 juta masyarakat yang menggantungkan hidupnya di sektor parekraf dapat menerima vaksin," ujar Angela.
Dream - Sejumlah daerah mengalami perlambatan vaksinasi Covid-19, padahal pemerintah pusat tengah gencar menggenjotnya untuk mencapai herd immunity. Salah satu penyebabnya, pasokan vaksin yang kurang.
Ketua Umum PB IDI, dr Daeng M Faqih, mengatakan, stok vaksin saat ini memang sulit didapat. Sebab, vaksin dari luar negeri sedang dicari banyak negara, tidak hanya Indonesia.
" Saat ini, vaksin menjadi rebutan 200 lebih negara di dunia, terutama India yang banyak penduduknya," ujar Daeng pada diskusi virtual bertajuk 'Dukungan Good Doctor untuk Program Vaksinasi Nasional dan Penanganan Covid-19 di Indonesia', Kamis, 22 Juli 2021.
Dalam kondisi ini, Daeng mengajak masyarakat terus menerapkan protokol kesehatan agar terhindar dari penularan Covid-19. Dia juga mendorong pemerintah untuk menggunakan berbagai saluran pengadaan vaksin, termasuk secepat mungkin meluncurkan Vaksin Merah Putih yang saat ini masih dalam penelitian.
Managing Director Good Doctor Indonesia, Danu Wicaksana, mengatakan, minat masyarakat untuk mendapatkan vaksinasi sangat tinggi. " Namun, tidak ada penjadwalan yang jelas untuk vaksinasi membuat membludaknya antrean," kata Danu.
Danu menyarankan masyarakat menggunakan 11 aplikasi telemedicine untuk mempermudah pendaftaran vaksinasi. Salah satunya dengan memanfaatkan aplikasi Good Doctor.
" Pandemi ini sangat sudah dan berat untuk diatasi, maka kita harus gotong royong dalam pandemi ini," kata dia.
Laporan : Delfina Rahmadhani
Advertisement
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?